PERANGKAT LUNAK (PL)

Perangkat lunak (PL) atau software adalah sebuah perangkat yang terdiri dari item-item / objek-objek yang merupakan konfigurasi dari :

  • Program : perintah (program komputer) yang bila dieksekusi memberikan fungsi dan unjuk kerja seperti yang diinginkan
  • Dokumen : menggambarkan operasi dan kegunaan program
  • Data : struktur data yang memungkinkan program memanipulasi informasi secara proporsional

 

Karakteristik PL :

  • PL merupakan suatu produk, sekaligus sarana untuk membangun suatu produk
  • PL dibangun dan dikembangkan (engineered, not manufactures). Berbeda dengan perangkat keras (hardware), PL dibuat dengan suatu perancangan yang kemudian setelah jadi dapat dikembangkan lebih lanjut. Biaya untuk PL dikonsentrasikan pada pengembangan.
  • PL tidak pernah usang (wear out) namun memburuk (deteriorate). PL tidak pernah usang karena adanya perawatan memungkinkan pengembangan PL untuk menyesuaikan dengan kebutuhan baru. Namun sekali PL rusak, maka tidak dapat diganti dengan PL lain, namun harus dilakukan pembuatan ulang karena tidak ada suku cadang dalam PL (berbeda dengan hardware).
  • Sampai saat ini kebanyakan PL masih dibuat menurut pesanan (custom built)

 

Perkembangan PL :

  • Tahun-Tahun Awal (1950 – 1965)
    • Orientasi batch -> update data pada periode tertentu
    • Distribusi terbatas
    • PL dibuat menurut pesanan
  • Era Kedua (1965 – 1975)
    • Multiuser -> ada pembagian hak akses, contoh : manager, karyawan
    • Real time -> update data langsung ketika ada perubahan
    • Database -> karena real time
    • Software produk
  • Era Ketiga (1975 – 1989)
    • Sistem terdistribusi
    • Embedded Intelligence
    • Hardware biaya rendah -> kalau dulu mahal karena ukurannya sangat besar
  • Era Keempat (1989 – sekarang)
    • Sistem desktop bertenaga kuat
    • Teknologi berorientasi objek (Object Oriented) -> kalau ada komponen rusak, tidak perlu membeli PL baru, cukup membeli komponen
    • Sistem pakar -> bertindak seperti pakar
    • Jaringan syaraf tiruan
    • Komputasi Paralel
    • Komputasi Jaringan

Aplikasi PL :
Kandungan dan determinasi informasi merupakan faktor penting dalam menentukan sifat aplikasi PL. Kandungan informasi merujuk pada arti dan bentuk informasi yang masuk dan keluar. Determinasi informasi merujuk pada prediktabilitas urutan dan timing informasi.

  1. System software : melayani program-program yang lain, contoh :kompiler, editor, prosesor telekomunikasi, sistem operasi, driver. Areanya ditandai dengan eratnya interaksi dengan hardware komputer, penggunaan oleh banyak user, operasi konkuren yang membutuhkan penjadwalan, tukar-menukar sumber dan pengaturan proses yang canggih serta struktur data yang kompleks dan interface eksternal yang ganda.
  2. Real-time software : program-program yang memonitor / menganalisis / mengontrol kejadian dunia nyata ketika kejadian tersebut terjadi. Elemen-elemennya meliputi komponen pengumpul data (mengumpulkan dan memformat informasi dari lingkungan eksternal), komponen analisis (mentransformasikan informasi ketika dibutuhkan oleh aplikasi), komponen kontrol / output (memberi respon real-time).
  3. Business software : merupakan area aplikasi PL yang paling luas. Sistem diskrit (contoh : penggajian/payroll, account receivable, inventory) telah mengembangkan PL SIM yang mengakses satu atau lebih database besar yang berisi informasi bisnis. Aplikasi dalam area ini menyusun kembali struktur data yang ada dengan suatu cara tertentu untuk memperlancar operasi bisnis atau pengambilan keputusan manajemen.
  4. Engineering / scientific software : ditandai dengan algoritma numerik (number crunching). Memiliki jangkauan aplikasi mulai astronomi sampai vulkanologi, analisis otomatif sampai dinamika orbit pesawat ruang angkasa, dan biologi molekular sampai pabrik yang sudah diotomatisasi. Namun aplikasi baru dalam area teknik atau ilmu pengetahuan sedang bergerak menjauhi algoritma numerik yang konvensional.
  5. Embedded software : ada dalam ROM, digunakan untuk mengontrol hasil serta sistem untuk keperluan konsumen dan pasar industri. Dapat melakukan fungsi terbatas serta fungsi esoterik (contoh : key pad control microwave yang bisa mematikan otomatis sesuai waktu) atau memberikan kemampuan kontrol dan fungsi penting (contoh : fungsi digital dalam sebuah automobil seperti kontrol bahan bakar, autopilot, penampilan dashboard, sistem rem).
  6. PC software, contoh :pengolah kata, manajemen database, multimedia, hiburan aplikasi keuangan bisnis dan personal, dll.
  7. AI software : menggunakan algoritma non-numerik untuk menyelesaikan masalah kompleks yang tidak sesuai untuk perhitungan maupun analisis secara langsung. Contoh : sistem pakar, aplikasi dengan jaringan syaraf tiruan, image dan suara, pembuktian teorema, permainan game.
  8. Aplikasi web : aplikasi berbasis web yang mendukung kegiatan-kegiatan bisnis maupun kegiatan lain, contoh : e-commerce, search engine.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: