Domain dan Hosting

Masih banyak orang awam tidak tahu apa itu Domain dan Hosting…

Guys, aku  heran aja sih, pengalaman aku beberapa bulan yang lalu ada seorang teman sedang menyusun tugas akhir dan tema untuk tugas akhirnya itu adalah membuat sebuah Website untuk sebuah instansi..{upsszz..!!}..dan lucunya lagi ketika udah hampir mendekati presentasi hasilnya, yang seharusnya dan semestinya harus dihosting dulu. Tapi, aku tersentak kaget ketika aku bertanya padanya, “kamu udah hosting, belum…??”

Jawabnya adalah…”Haaaahhh, hosting itu apa!!!”

Aku berusaha untuk menjelaskannya tapi kayaknya dia rada kurang ngerti deh… {Gaptek oowwhhh..} mungkin itu cocok buat seseorang… Wetzz…aku jg nggak ngerti2 banget soalnya, tapi, aku gak begitu bodoh2 amat kayak gitu…hehehe..*(#@#%%^

Dan Satu lagi dari teman juga, “Adobe- pdf” (Seharusnya ngebahas bukan di sini sih!!)  juga gak tau, NGGAK  ngerti, “Yang gimana gitu,” Tanyanya….{Haiii Guyz}, Cantik-Cantik  tapi {Baka=Jepang:Bodoh..}, Penampilan sih, OK….tapi..hehehe….

{mungkin aku rada menjengkelkan kali’ ya, udah menghina orang,  udah merendahkan  orang,  merasa tau banget…tapi,  aku nggak bermaksud begitu, aku hanya ingin memotivasi orang-orang agar mereka bisa belajar,  jika suatu ucapannya itu membuat dirinya malu di depan semua orang}  (@_^)~~

Nah, bagi Anda yang ingin membuat sebuah website dan ingin agar website Anda online maka anda harus mengerti mengenai hosting dan domain. Aku  akan coba menjelaskan kepada Anda mengenai hosting dan domain tersebut.

Apa itu DOMAIN?

Domain/Domain Name adalah nama unik yang mewakili suatu alamat website sebagai identitas alamat website tersebut. Domain Name atau Nama Domain tersebut selalu terletak setelah tanda “http://” dan biasanya nama domain setelah tanda tersebut ada yang di awali dengan tanda “www.” dan ada yang tanpa “www.” dan kemudian berakhiran extension seperti; .com, .id, .web.id, dll sebagai alamat website. Coba perhatikan contoh alamat website misalnya: http://www.lifestyle.com dan http://lifestyle.com. Nah, yang menjadi nama domain alamat tersebut adalah “lifestye”. 

Dengan kata lain Domain adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di internet. Domain memberikan kemudahkan pengguna di internet untuk melakukan akses ke server dan mengingat server yang terdiri dari deretan angka-angka yang di sebut IP , Anda akan  lebih mudah mengingat nama domainnya bukan, daripada IP – nya.

Apa itu HOSTING?

Hosting berasal dari kata host yang jika pada komputer, host artinya lokasi penyimpanan. Nah, sekarang kita mengambil kesimpulan saja apa arti web hosting itu. Jika menurut kesimpulan saya, web hosting adalah lokasi penyimpanan file di web atau internet dan file tersebut adalah khusus untuk file-file website atau katakanlah file tersebut merupakan organ-organ tubuh website yang dikendalikan oleh server yang dikelola oleh individu atau suatu organisasi/perusahaan tertentu yang bertanggung jawab untuk menjadikan setiap website yang terkoneksi ke dalam jaringannya agar selalu online dengan bantuan komputer yang terkoneksi ke jaringan internet berkecepatan tinggi.

Dengan kata lain Hosting atau biasa disebut sebagai web hosting adalah layanan penyewaan ruang simpan data (space) yang digunakan untuk menyimpan data – data website agar halaman website tersebut bisa diakses dari mana saja. Data web tersebut meliputi file – file html, php script, cgi script, css, image, database, dan file lain yang dibutuhkan untuk menampilkan halaman web.

Perbedaan Domain dan Hosting
Dalam pengertian di atas jelas perbedaan antara domain dan hosting , Domain merupakan identitas dan hosting adalah space untuk menyimpan data , Dalam analogi sederhana :
Domain = Nomor telepon anda
Hosting = Perangkat Telepon selular anda (Nokia,Sony, Samsung, dll)

Domain, seperti yang kita ketahui adalah nama ataupun pengenal dari sebuah website/blog. Jadi dengan adanya domain, kita dapat mengenal, mengetahui dan dapat mengingat suatu website.

Jadi Hosting merupakan tempat untuk menyimpan dokumen HTML anda. Biasanya perusahaan yang menjual hosting juga menjual domain jadi anda membeli domain sekaligus menyewa hosting untuk menyimpan file HTML anda. Pembayaran hosting biasanya bulanan.

Dalam memilih hosting ada beberapa hal yang harus diperhatikan:

  1. Kapasitas: Anda perlu memperhatikan bearapa kapasitas yang dibutuhkan, apakah 25MB, 50MB atau 1GB. Anda harus memilih dengan cermat sesuai kebutuhan karena tentu saja semakin besar kapasitas biayanya semakin mahal.
  2. Teknologi yang digunakan: Apakah servernya Linux atau Windows, dan jika anda membuat file PHP apakah hostingnya mendukung file PHP? Demikian juga apabila anda membuat web menggunakan ASP, JSP, Perl, Python, dan Ruby apakah hostingnya mendukung? Karena itu anda harus teliti sebelum membeli, tanyakan langsung pada perusahaan hosting yang ingin anda beli. Jangan sampai anda membuat website dengan PHP tetapi anda membeli hosting yang tidak mendukung PHP.
  3. Suppot: Periksa apakah perusahaan hosting yang ingin anda beli memiliki layanan support yang baik selama 24jam, jadi apabila tengah malam tiba-tiba anda mendapat masalah dengan website anda maka anda dapat menanyakan langsung kepada perusahaan hosting anda.
  4. Database: Apabila anda membuat website dinamis, pastikan anda memeriksa apakah mereka menyediakan database. Periksa juga berapa jumlah database yang disediakan dan apa saja apakah MySQL, PostgreSQL, Access dll.
  5. Backup: Apakah hosting anda membackup data anda setiap hari. Ini penting karena ada banyak hosting kurang ajar yang tidak melakukan back up dan apabila data anda tiba-tiba hilang mereka tidak mau tahu (saya pernah mengalaminya).
  6. Bandwith: Anda harus memeriksa kapasitas bandwith yang disediakan. Bandwith merupakan besarnya data transfer dalam sebulan. Kira-kira begini maksudnya. Apabila sebuah perusahaan hosting menyediakan bandwith 1GB sebulan. Maka apabila anda memiliki sebuah file HTML dengan ukuran 20kb (sudah termasuk images) dan pengunjung website anda perhari sekitar 100 orang, maka anda menghabiskan bandwith perhari: 20kb x 100orang = 2000kb =2MB. Perbulan: 2MB x 31 = 62MB, apabila anda memiliki 10 halaman maka: 62MB x 10 = 620MB. Jadi perhatikan bandwith yang disediakan dengan ukuran file HTML anda, apabila pengunjung website anda semakin banyak tentu saja bandwithnya juga akan semakin besar. Kebanyakan hosting Indonesia menyediakan bandwith yang kecil, hosting luar negeri menyediakan bandwith yang lebih besar dan murah.

Tipe-Tipe Hosting

Hosting ada bermacam-macam, yang peling banyak digunakan adalah virtual (shared) hosting. Dimana didalam satu server terdapat banyak hosting (salah satunya milik anda) dan terdapat banyak domain. Biasanya hosting yang satu ini yang paling banyak digunakan, biayanya juga lebih murah. Free Hosting, nah kalau yang ini merupakan hosting gratisan, anda tidak perlu membayar apa-apa tetapi biasanya akan banyak iklan yang muncul pada website anda dan anda tidak bisa memiliki domain sendiri. Dedicated Hosting, nah yang ini merupakan solusi yang paling mahal. Karena anda memiliki server sendiri dan dalam satu server tersebut hanya ada satu hosting dan domain milik anda. Anda memerlukan tenaga ahli untuk merawatnya. Collocated Hosting, yang satu ini juga solusi yang mahal, sama seperti memiliki server sendiri dikantor / rumah anda, tetapi pada Collocated Hosting servernya terletak diperusahaan hosting dan mereka yang merawatnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: