Hacker VS Cracker

Awalnya kata “HACKER” ini diberikan untuk orang yang memiliki keahlian di bidang komputer dan ia mampu membuat program yang lebih hebat dibanding program yang dibuat oleh team programer. Di Indonesia, hacker identik dengan konotasi negatif, hacker lebih mengarah pada arti merusak website, membobol komputer, mendapatkan password atau yang negatif.

Asal pertama kata “Hacker” sendiri berawal dari sekitar tahun 60-an di Las Vegas di adakan sebuah permainan (Game) yang menggunakan system jaringan komputer (networking) dimana cara permainan itu satu sama lain berusaha untuk masuk ke system komputer lawan (pemain lainya) dan melumpuhkannya. dari sinilah kemudian orang-orang menamakan sekelompok anak-anak muda yang mengikuti permainanan ini sebagai “Hackers” yaitu sekelompok anak-anak muda yang mampu menjebol dan melumpuhkan system komputer orang.

Hacker juga ada kasta-kastanya (maksudnya tingkatan), mulai dari newbie, lamer, script kiddie, semi elite dan elite. Hacker sifatnya macam-macam, digolongkan menjadi 3 macam, black hat, white hat ma grey hat. Hacker juga ada jenisnya sendiri-sendiri, mulai dari cracker, defacer dan phreaker.

Tingkatan HACKER

Newbie
Tingkatan dasar hacker. Dia orang yang baru belajar komputer, cuma bisa pakai komputer dan browsing. Dia belum tahu dunia IT secara detail.

LAMER
Tingkatan yang lebih tinggi dari pada newbie. Dia orang yang baru bisa menggunakan tools yang ada, dia masih belum bisa membuat atau memodifikasi tools yang ada.

SCRIPT KIDDIE
Dia baru bisa menggunakan tools dan script yang sudah disediakan oleh hacker semi elite maupun hacker elite. Keahliannya cuma pamer, paling hebat dia cuma modif sedikit dari script yang uda di kasih sama hacker tingkat atas.
Banyak dari hacker yang berhenti di kelas ini karena mereka malas untuk belajar, dan mereka hanya meminta-minta ke hacker yang lebih ahli. Banyak hacker semi elite dan elite yang tidak menyukai sccript kiddie yang hanya mengemis tools dari para elite.

SEMI ELITE
Dia uda tau banyak seluk beluk dunia IT, uda bisa berbagai bahasa pemrograman.

ELIET
Masternya IT, dia biasanya kerja jadi ahli keamanan komputer, programer dan lain-lain.

SIFAT HACKER

BLACK HAT
Orang yang jahat, biasanya jadi cracker dan defacer. Di Indonesia termasuk hacker.

WHITE HAT
Orang yang baik, biasanya bagi ilmunya di forum-forum. Nah, kalau di luar negri ini yang disebut hacker.

GREY HAT
Orang yang kadang-kadang jahat, kadang juga baik. Biasanya anak muda yang hobi deface, biar terkenal tapi dia kasih tau ke adminnya celah keamanan web yang di deface itu. jadi dia gak cari keuntungan. hacking for fun.

Jenis-Jenis Hacker

CRACKER
ini yang biasanya ngerugi’in kita dengan mencuri password, membuat software perusak, membuat virus (virus maker), membuat software ilegal dan lain-lain. cracker juga dibagi menjadi 2 yaitu :

Dark-Side

Ini adalah ‘Iblis’nya dunia IT. Kemampuan merusaknya hebat banget. Dicari oleh banyak FBI maupun penegak keamanan yang lain soalnya merugikan dan sangat merugikan.

Malicious (berarti merugikan)

Ini adalah ‘setannya’ dunia IT. Pada level ini, kemampuan merusak mereka belum terlalu parah. paling cuma buat virus dan lain-lain.

PHREAKER
Orang yang hobi di bagian telekomunikasi. Contohnya sms gratis, telpon gratis dan lain-lain.

CARDER
Orang yang biasanya pakai kartu kredit orang lain untuk belanja-belanja gitu.

DEFACER
Orang yang suka dan bisa ganti tampilan website. Biasanya buat mencari ketenaran.

Para Hacker sejati sebetulnya memiliki kode etik yang pada awalnya diformulasikan dalam buku karya Steven Levy berjudul Hackers: Heroes of The Computer Revolution, pada tahun 1984.

Kode etik hacker tersebut, yang kerap dianut pula oleh para cracker, adalah :

1. Akses ke sebuah sistem komputer, dan apapun saja dapat mengajarkan mengenai bagaimana dunia bekerja, haruslah tidak terbatas sama sekali
2. Segala informasi haruslah gratis
3. Jangan percaya pada otoritas, promosikanlah desentralisasi
4. Hacker haruslah dinilai dari sudut pandang aktifitas hackingnya, bukan berdasarkan standar organisasi formal atau kriteria yang tidak relevan seperti derajat, usia, suku maupun posisi
5. Seseorang dapat menciptakan karya seni dan keindahan di komputer
6. Komputer dapat mengubah kehidupan seseorang menjadi lebih baik.

PERBEDAAN HACKER DAN CRACKER

  • Hacker adalah sebutan untuk orang atau sekelompok orang yang memberikan sumbangan bermanfaat untuk dunia jaringan dan sistem operasi, membuat program bantuan untuk dunia jaringan dan komputer. Hacker juga bisa di kategorikan perkerjaan yang dilakukan untuk mencari kelemahan suatu system dan memberikan ide atau pendapat yang bisa memperbaiki kelemahan system yang di temukannya.
  • Cracker adalah sebutan untuk orang yang mencari kelemahan system dan memasukinya untuk kepentingan pribadi dan mencari keuntungan dari system yang dimasuki seperti: pencurian data, penghapusan, dan banyak yang lainnya.

  • Hacker :

1. Mempunyai kemampuan menganalisa kelemahan suatu sistem atau situs. Sebagai contoh : jika seorang hacker mencoba menguji suatu situs dipastikan isi situs tersebut tak akan berantakan dan mengganggu yang lain. Biasanya hacker melaporkan kejadian ini untuk diperbaiki menjadi sempurna. Bahkan seorang hacker akan memberikan masukan dan saran yang bisa memperbaiki kebobolan system yang ia masuki.
2. Hacker mempunyai etika serta kreatif dalam merancang suatu program yang berguna bagi siapa saja.
3. Seorang Hacker tidak pelit membagi ilmunya kepada orang-orang yang serius atas nama ilmu pengetahuan dan kebaikan.
4. Seorang hacker akan selalu memperdalam ilmunya dan memperbanyak pemahaman tentang sistem operasi.

  • Cracker :

1. Mampu membuat suatu program bagi kepentingan dirinya sendiri dan bersifat destruktif atau merusak dan menjadikannya suatu keuntungan. Sebagai contoh : Virus, Pencurian Kartu Kredit, Kode Warez, Pembobolan Rekening Bank, Pencurian Password E-mail/Web Server.
2. Bisa berdiri sendiri atau berkelompok dalam bertindak.
3. Mempunyai website atau channel dalam IRC yang tersembunyi,
hanya orang-orang tertentu yang bisa mengaksesnya.
4. Mempunyai IP address yang tidak bisa dilacak.
5. Kasus yang paling sering ialah Carding yaitu Pencurian Kartu
Kredit, kemudian pembobolan situs dan mengubah segala isinya menjadi berantakan. Sebagai contoh : Yahoo! pernah mengalami kejadian seperti ini sehingga tidak bisa diakses dalam waktu yang lama, kasus klikBCA.com yang paling hangat dibicarakan beberapa waktu yang lalu.

  • Ada beberapa jenis kegiatan hacking, diantaranya adalah: Social Hacking, yang perlu diketahui : informasi tentang system apa yang dipergunakan oleh server, siapa pemilik server, siapa Admin yang mengelola server, koneksi yang dipergunakan jenis apa lalu bagaimana server itu tersambung internet, mempergunakan koneksi siapa lalu informasi apa saja yang disediakan oleh server tersebut, apakah server tersebut juga tersambung dengan LAN di sebuah organisasi dan informasi lainnya.
  • Technical Hacking, merupakan tindakan teknis untuk melakukan penyusupan ke dalam system, baik dengan alat bantu (tool) atau dengan mempergunakan fasilitas system itu sendiri yang dipergunakan untuk menyerang kelemahan (lubang keamanan) yang terdapat dalam system atau service. Inti dari kegiatan ini adalah mendapatkan akses penuh kedalam system dengan cara apapun dan bagaimana pun.
  • Jadi dapat diambil kesimpulannya bahwa Hacker yang ‘baik’ adalah orang yang mengetahui apa yang dilakukannya, menyadari seluruh akibat dari apa yang dilakukannya, dan bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya. Sementara hacker yang ‘jahat’ atau biasa disebut cracker adalah orang yang tahu apa yang dikerjakannya, tetapi seringkali tidak menyadari akibat dari perbuatannya. Dan ia tidak mau bertanggung jawab atas apa yang telah diketahui dan dilakukannya itu. Karena hacker adalah orang yang tahu dalam ketahuannya, di dunia hackers tentu saja ada etika yang mesti dipenuhi dan dipatuhi bersama.

Lebih jauh lagi tentang Cracker,

  • Cracker adalah seseorang yang berusaha untuk menembus sistem komputer orang lain atau menerobos sistem keamanan komputer orang lain untuk mengeruk keuntungan atau melakukan tindak kejahatan.

Inilah yang membedakannya dengan hacker,

  • Prinsip kerja hacker dan cracker sebenarnya sama. Yang membedakan keduanya adalah tujuannya. Dari segi kemampuan, cracker dan hacker juga tidak jauh berbeda. Tapi cracker seringkali memiliki ilmu yang lebih oke dan keberanian serta kenekatan yang lebih besar daripada hacker.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: