Penyebab dan Solusi Mengatasi Jerawat

Kenapa jerawat muncul pada kulit kita? Apakah disebabkan oleh konsumsi kacang-kacangan? Apakah disebabkan karena masa puber seseorang? Mungkin saja, tapi bukan itu penyebab utamanya. Kelenjar minyak yang berlebih dan penyerangan bakteri pada kulit tanpa kita sadari dapat menyebabkan munculnya jerawat pada diri Anda.

Kita semua tahu bahwa ada orang-orang yang kurang memperhatikan wajah mereka, namun tidak pernah mendapatkan masalah dengan jerawat. Sedangkan beberapa orang lainnya sangat memperhatikan wajahnya, namun tetap saja menghadapi jerawat yang membandel. Apakah hal yang menyebabkan beberapa orang rentan terhadap jerawat sedangkan yang lain tidak?

Jerawat disebut juga sebagai acne vulgaris. Jerawat merupakan masalah kulit yang paling umum terjadi.

A. Apa sih, Jerawat itu ??

Jerawat adalah suatu kondisi kulit yang tidak normal di mana terjadi infeksi dan radang pada kelenjadi minyak pada kulit manusia. Jerawat bentuknya memang tidak sedap dipandang mata, mengganggu dan membuat kita tidak pede di depan umum. Jerawat pun juga terkadang berasa sakit jika disentuh sehingga kita ingin segera sembuh dari serangan jewarat. Jerawat tidak boleh kita sepelekan agar tidak menjadi parah.

B. Penyebab Timbulnya jerawat ?

Penelitian mengungkapkan setidaknya empat penyebab jerawat yaitu : minyak berlebih, pori-pori tersumbat, bakteri, dan peradangan.

Untuk lebih jelasnya dari Sumber Penyebab Timbulnya jerawat biasanya terjadi karena hal-hal seperti :
1. Adanya sumbatan lapisan kulit mati pada pori-pori yang terinfeksi.
2. Kelenjar minyak yang diproduksi terlalu berlebih.
3. Karena faktor genetik turunan orangtua.
4. Faktor hormon seperti pada saat pubertas menginjak belia.
5. Adanya iritasi kulit.
6. Gaya hidup stres.
7. Pil KB.
8. dan lain sebagainya.

Biasanya minyak dan lapisan kulit mati yang tidak dibersihkan akan menyumbat pori-pori dan membentuk komedo. Komedi dapat menjadi radang jika terkontaminasi bakteri propionibacterium acnes atau p acnes. Radang itulah yang disebut jerawat. Setiap orang memiliki ketahanan masing-masing terhadap bakteri p acnes tersebut. Jerawat tidak hanya bisa muncul di wajah saja namun juga bagian lain seperti punggung, dada, lengan, kaki, pantat, dll.

Berikut ini ketiga penjelasan tentang penyebab timbulnya jerawat :   

1. Kelenjar Sebaceous yang terlalu aktif
Kelenjar Sebaceous berfungsi untuk menghasilkan sebum atau minyak yang diperlukan untuk melumasi permukaan kulit. Orang-orang yang rentan terhadap jerawat mengalami produksi sebum yang berlebihan. Sehingga sisa sebum tertinggal di pori-pori dan menyumbat saluran sebaceous, yang berakhir pada penyumbatan folikel.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari International Dermal Institute, sebum yang dimiliki oleh orang yang berjerawat memiliki komposisi yang berbeda dengan sebum orang pada umumnya. Sebum pada orang yang berjerawat mengandung lebih banyak squalene dan wax ester dibanding sebum normal, dan juga mengandung asam lemak bebas dan asam linoleat yang lebih sedikit. Komposisi sebum seperti ini merupakan habitat yang ideal bagi perkembangan bakteri pemicu jerawat.

2. Pengelupasan sel kulit mati yang tidak normal
Lapisan epidermis pada kulit secara rutin akan meluruhkan sel-sel kulit mati melalui sebuah proses yang dikenal sebagai desquamation. Pada proses ini, sel kulit mati diluruhkan dari stratum korneum dan diganti oleh sel-sel baru. Pada kulit yang rentan terhadap jerawat, proses ini akan memakan waktu empat hingga lima kali lebih lama dibanding proses desquamation pada kulit normal.

Selain itu, kulit penderita jerawat juga mengandung butiran Lamellar yang lebih sedikit dibanding kulit normal. butiran ini terdapat di stratum corneum. Butiran Lamellar berfungsi untuk melepaskan enzim yang mencerna sat-sat yang melekatkan sel-sel. Dengan kata lain, kulit yang rentan terhadap jerawat menghasilkan lebih banyak sel-sel kulit mati dibanding kulit normal. Lebih lanjut, sel-sel kulit mati tersebut tidak dilepaskan, tapi tertinggal di dalam folikel dan menghasilkan komedo.

3. Proliferasi bakteri
Propionibacteria acnes (P. acnes) merupakan bakteri yang paling banyak dijumpai di kulit yang berjerawat. Pada kulit berjerawat, populasi bakteri ini berkembang melewati batas. Sumbatan yang diciptakan oleh penumpukan sel kulit mati dan minyak di pori-pori menciptakan lingkungan anaerobic, dimana oksigen tidak dapat masuk. Lingkungan seperti inilah yang diperlukan oleh P. acnes untuk berkembang biak.

Bakteri P. acnes mencerna minyak yang terperangkap di dalam pori-pori dan menghasilkan limbah berupa asam lemak. Limbah inilah menyebabkan kemerahan dan iritasi pada kulit. Perlu diketahui bahwa kehadiran bakteri P. acnes tidak dipengaruhi dengan kebersihan kulit. Sehingga mencuci wajah saja tidak akan membersihkan kulit dari bakteri tersebut.

C. Jenis – Jenis Jerawat

TIPE 1: KOMEDO

Komedo adalah nama ilmiah dari pori2 yg tersumbat, bisa terbuka atau tertutup. Komedo yg terbuka disebut juga sebagai blackhead, terlihat seperti pori2 yg membesar dan menghitam. Sebenarnya yang berwarna hitam itu bukan kotoran tetapi penyumbat pori yg berubah warna karena teroksidasi dengan udara.

TIPE 2 : JERAWAT BIASA

Jenis jerawat `klasik’ ini mudah dikenal, tonjolan kecil berwarna pink atau kemerahan. Jerawat jenis ini terjadi karena pori2 yg tersumbat terinfeksi dgn bakteri. Bakteri ini bisa yg terdapat dipermukaan kulit, bisa juga dari waslap, kuas makeup, jari tangan, juga telepon.

TIPE 3: Cystic Acne (Jerawat Batu/Jerawat Jagung)

Inilah `godfather’nya jerawat, yang paling merusak tidak hanya secara fisik, tapi juga kepercayaan diri. Banyak yang mengatakan jerawat jenis ini diakibatkan alergi baik terhadap debu atau makanan tertentu, namun secara medis dapat dikatakan hal ini disebabkan oleh kekebalan tubuh terhadap bakteri penyebab jerawat sangat minim.

D. Ciri – Ciri dari Beberapa Bentuk Jerawat :

1. Komedo (whiteheads dan blackheads)

Komedo muncul ketika bukaan folikel rambut tersumbat dan tertutup oleh sekresi minyak, sel kulit mati, dan terkadang bakteri.

Jika komedo terbuka pada permukaan kulit maka disebut blackheads karena penampilan yang gelap di folikel rambut. Tapi jika komedo tertutup, disebut whiteheads, karena benjolan pada kulit berwarna putih.

2. Papula (Papules)

Papula adalah benjolan kecil yang menandakan adanya inflamasi atau infeksi pada folikel rambut. Papula berwarna merah dan lembut.

3. Pustules

Pustules berwarna merah, benjolan lembut dengan nanah putih di ujungnya.

4. Nodul (Nodules)

Nodul ukurannya besar, padat, dan benjolan yang menyakitkan di bawah permukaan kulit. Nodul dibentuk oleh penumpukan sekresi yang dalam di folikel rambut.

5. Kista (Cyst)

Kista sangat menyakitkan, ditandai benjolan yang dipenuhi nanah di bawah permukaan kulit. Infeksi ini bisa menyebabkan bekas luka

E.  Solusi untuk Mengobati/Membersihkan Jerawat pada Wajah :

1. Rajin Membersihkan Wajah / Muka

Rawat wajah kita sebaik mungkin dengan membuatnya tetap bersih. Kenali jenis kulit kita sebelum memilih sabun dan pembersih wajah. Sering membersihkan wajah akan sangat baik sekali tertama setelah bepergian ke tempat yang berudara kotor debu dan polusi. Bila ada dana ekstra jangan sungkan untuk facial.

Untuk perangkat pembersih muka ada baiknya memilih sabun yang khusus untuk kulit wajah yang kemudian dilanjutkan dengan lotion/cairan pembersih wajah dengan PH normal / PH balanced agar dapat mengangkat kotoran wajah dan minyak yang menempel erat. Dibandingkan kapas, kain lap akan jauh lebih baik dalam hal membersihkan kotoran yang menymbat pori-pori kulit muka.

Jerawat memang menggemaskan dan membuat malu. Tapi kita harus tetap menyikapi jrawat dengan kepala dingin dan tegar. Jangan pernah memijit atau memencet jerawat agar tidak terkena kotoran dan kuman yang menempel di tangan kita serta jerawat tidak infeksi. Biarkan jerawat pecah sendiri. Jerawat bisa semakin parah jika tidak disikapi dan ditanggulangi dengan baik.

2. Gaya Hidup Sehat

Makanlah makanan yang bergizi dan tidak berlebihan terutama makanan yang mengandung banyak minyak, banyak pengawet, berpenyedap rasa kuat, pedas, dsb. Hindarilah makanan dan minuman yang mengandung banyak lemak dan kolesterol serta makanan yang dapat memicu jerawat seperti keju, susu full cream, gorengan, dll.

Olahraga yang teratur, tidak begadang, tidak merokok, tidak mengkonsumsi narkoba, dll untuk membantu tubuh kita tetap memiliki pertahanan tubuh yang baik dan maksimal. Hindari zat radikal bebas yang dapat ditemukan dimana-mana serta menghadang dampak radikal bebas dengan minum teh atau lainnya yang mengandung antioksidan.

3. Obati Jerawat Yang Tidak Kunjung Sembuh Ke Dokter Spesialis Kulit

Jika jerawat terus membandel tidak mau hilang setelah melakukan berbagai tindakan pengobatan sendiri, maka sebaiknya kita konsultasi dengan dokter spesialis kulit untuk mendiskusikan jerawat yang kita miliki. Dokter akan membantu menghilangkan jerawat serta meminimalisir terbentuknya flek noda hitam pada wajah bekas jerawat.

Biasanya dokter akan memberikan obat antobiotik jika jerawat kita meradang dan bernanah. Ikuti petunjuk dokter dengan baik agar antibiotik tidak malah membuat kuman jerawat menjadi kebal obat-obatan. Jangan menggunakan obat jerawat sembarangan karena dapat memperparah keadaan jerawat Anda.

****

Solusi untuk TIPE 2 (jerawat biasa/klasik), Cara Pencegahan & Pengobatannya dengan :                                                  
Gunakan sabun wajah yang mengandung benzoyl-peroxida, atau sabun sulfur untuk membunuh bakteri-bakteri penyebab jerawat.Bila dengan obat jerawat yang dijual bebas tidak berhasil, pergilah ke dokter kulit untuk memeriksakannya sekaligus mendapatkan resep obat jerawat yang mengandung vitamin A derivatif seperti Retin-A.
Untuk mengurangi peradangan dan membunuh bakteri, pakailah obat jerawat yang mengandung benzoyl-peroksida.
Salep obat yang mengandung antibiotik seperti Garamicyn (bisa dibeli bebas) salah satunya, bisa dicoba. Salep ini bisa membunuh bakteri dan mengurangi pembengkakan juga peradangan.

Solusi untuk TIPE 3 (jerawat batu/jagung), Cara Pencegahan dan Pengobatannya dengan :

Percuma saja bila Anda menggunakan obat – obat jerawat yang dijual bebas karena tidak akan mampu menangani jerawat jenis ini. Anda harus berkonsultasi pada dokter kulit untuk mengobatinya. Untuk jerawat batu yang hanya satu-dua, penyembuhan yang efektif adalah meminta dokter kulit menyuntik jerawat dengan cortisone, yang membuat jerawat ini sembuh dalam waktu 48 jam.

F.  Cara Menghilangkan Bekas Jerawat

Dengan menggunakan madu sebagai masker wajah untuk menghilangkan jerawat dan bekasnya. Berikut cara penggunaannya :

1. Gunakan bandana untuk mencegah rambut terurai ke area wajah sebelum menggunakan masker wajah dari madu.

2. Hapus semua make-up dan cuci wajah dengan sabun lembut dan air hangat sebelum menggunakan masker madu.

3. Tuangkan satu sendok makan madu murni yang masih mentah ke dalam mangkuk kecil. Jika mau, Anda bisa menghangatkan madu selama 10 detik dalam microwave sebelum menggunakannya.

4. Oleskan madu menggunakan aplikator atau jari yang sebelumnya sudah dibersihkan. Oleskan madu dengan lapisan tebal ke seluruh area wajah. Biarkan madu menempel pada wajah selama 15 menit sampai satu jam.

5. Untuk menghilangkan madu, usapkan handuk kecil yang telah dibasahi dengan air hangat ke wajah. Ulangi proses ini sampai semua madu benar-benar bersih dari wajah.

Anda dapat menggunakan masker madu ini 2-3 kali dalam seminggu atau sesuai dengan keinginan.

SELAMAT MENCOBA…..!!!

6 Komentar (+add yours?)

  1. wahyun
    Jun 05, 2012 @ 23:37:03

    Terima kasih atas info yg bermanfaat ini.

    Balas

  2. Roy
    Jan 29, 2013 @ 19:48:37

    wajah saya sebum nya berlebihan sekali
    apa solusi nya?

    Balas

    • norma07dp
      Mar 06, 2013 @ 21:24:11

      Perbanyak Minum Air Putih..
      Rajin Membersihkan muka setelah beraktifitas.
      Rajin membersihkn muka habis bangun pagi dan sebelum tidur dgn air…
      Kurangi Makan makanan berlemak..
      jangan Menggunakan produk makeup yang mengandung terlalu banyak minyak..

      Balas

  3. devan
    Mar 02, 2014 @ 00:51:47

    makasih atas penjelasan nya

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: