12 Langkah Mudah Terbebas Dari Resiko KANKER

Kanker memang penyakit yang menakutkan. Namun beberapa penelitian mengungkapkan ternyata banyak hal kecil namun mengejutkan yang dapat Anda lakukan untuk mencegah penyakit ini menyerang tubuh Anda. 70 persen penyebab kanker bisa dihindari jika Anda memiliki gaya hidup sehat.

  • Karsinoma, merupakan kanker yang terjadi pada jaringan epitel, seperti kulit atau jaringan yang menyelubungi organ tubuh, misalnya organ pada sistem pencernaan atau kelenjar. Contoh meliputi kanker kulit, karsinomaserviks, karsinoma anal, kanker esofageal, karsinoma hepatoselular, kanker laringeal, hipernefroma, kankerlambung, kanker testiskular dan kanker tiroid.
  • Sarkoma, merupakan kanker yang terjadi pada tulang seperti osteosarkoma, tulang rawan seperti kondrosarkoma, jaringan otot seperti rabdomiosarcoma, jaringan adiposa, pembuluh darah dan jaringan penghantar atau pendukung lainnya.
  • Leukemia, merupakan kanker yang terjadi akibat tidak matangnya sel darah yang berkembang di dalam sumsum tulang dan memiliki kecenderungan untuk berakumulasi di dalam sirkulasi darah.
  • Limfoma, merupakan kanker yang timbul dari nodus limfa dan jaringan dalam sistem kekebalan tubuh.

Untuk penderita kanker serviks, jumlahnya juga sangat tinggi. Setiap tahun tidak kurang dari 15.000 kasus kanker serviks terjadi di Indonesia. Itu membuat kanker serviks disebut sebagai penyakit pembunuh wanita no 1 di Indonesia.

Tiap hari di Indonesia dari 40 wanita yang terdiagnosa menderita kanker serviks, 20 wanita di antaranya meninggal karena kanker serviks

Sementara kanker payudara, merupakan penyakit dengan kasus terbanyak kedua setelah kanker serviks. Penderita kanker payudara di Indonesia

Kanker hati juga menjadi jenis kanker dengan penderita yang banyak. Penderita kanker hati umumnya laki-laki. Penyakit kanker hati ini merupakan jenis penyakit kanker dengan jumlah penderita nomor  lima terbanyak di dunia dan menjadi penyebab kematian nomor tiga.

Sementara dengan penyakit-penyakit non-kanker yang mengakibatkan kematian, kanker menempati posisi ketujuh. Data menurut Riset Kesehatan Dasar tersebut menempatkan stroke, TBC, hipertensi, cedera, perinatal dan DM di atas jumlah kematian akibat kanker.

Untuk lebih jelasnya, simak 12 cara mudah untuk terbebas dari risiko kanker seperti di bawah ini.

1. Saring Air Keran di Rumah
Dengan memberi filter pada air keran di rumah, maka Anda akan mengurangi risiko terpapar bahan kimia yang diketahui atau diduga mengandung karsinogen dan bahan kimia pengganggu hormon lainnya.

Sebuah laporan dari President’s Cancer Panel dan Environmental Working Group tentang cara mengurangi paparan karsinogen menunjukkan bahwa air keran yang difilter di rumah terbukti lebih aman daripada air botolan yang kualitasnya seringkali tidak lebih tinggi, bahkan dalam beberapa kasus lebih buruk daripada sumber air kota.

Simpan air dalam wadah berbahan stainless steel atau kaca untuk menghindari kontaminan kimia seperti BPA yang bisa didapatkan dari botol plastik.

2. Sebelum Dipanggang, Rendam Dulu Dagingnya
Daging olahan yang hangus dan matang bisa mengandung senyawa kimia penyebab kanker bernama heterocyclic amines (HCA) yang terbentuk ketika daging dibakar pada suhu tinggi dan polycyclic aromatic hydrocarbons (PAH) yang masuk ke dalam makanan ketika arangnya dibakar.

“Rekomendasi untuk mengurangi konsumsi daging panggang memang benar-benar didasari bukti ilmiah yang solid,” kata Cheryl Lyn Walker, PhD, profesor karsinogenesis di Universitas Texas M.D. Anderson Cancer Center.

Kalaupun Anda memanggang daging, rendam daging ke dalam air berisi rosemary dan thyme setidaknya satu jam sebelum dipanggang.

Menurut penelitian dari Kansas State University, bumbu-bumbu kaya antioksidan itu dapat memotong HCA-nya hingga 87 persen.

3. Minum Kopi Setiap Hari
Orang yang minum kopi berkafein 5 cangkir atau lebih dalam sehari memiliki penurunan risiko kanker otak sebesar 40 persen seperti dikutip dari sebuah studi di Inggris pada 2010. Kebiasaan minum kopi 5 cangkir perhari ini mengurangi risiko kanker tenggorokan dan mulut.

Namun kopi memberikan perlindungan yang lebih kuat melawan kanker dibandingkan teh, yang dikatakan para peneliti Inggris juga menawarkan perlindungan terhadap kanker otak.

4. Banyak-banyak Minum Air Putih
Minum banyak air dan cairan lain bisa mengurangi risiko kanker kandung kemih dengan cara mengencerkan konsentrasi agen penyebab kanker dalam urin dan membantu mengeluarkannya lebih cepat. Menurut American Cancer Society, minumlah air minimal 8 gelas sehari.

5. Tambah Asupan Sayuran Anda
Jika Anda ingin membuat salad, pilihlah bahan-bahan yang warnanya hijaunya paling gelap. Klorofil yang memberi sayuran warna hijau itu sarat dengan magnesium. Menurut beberapa studi, senyawa itu bisa menurunkan risiko kanker usus besar pada wanita.

“Magnesium mempengaruhi proses pemberian sinyal pada sel-sel dalam tubuh dan tanpa jumlah asupan magnesium yang benar, sel-sel itu mungkin akan melakukan berbagai hal seperti membelah dan berkembang biak tanpa terkendali,” ujar Walker. Hanya setengah cangkir bayam matang saja memberikan asupan 75 mg magnesium atau 20 persen dari nilai hariannya.

6. Nyemil Kacang Brazil
Kacang brazil merupakan salah satu sumber selenium, antioksidan yang menurunkan risiko kanker kandung kemih pada wanita berdasarkan penelitian dari Dartmouth Medical School.

Penelitian lain menemukan bahwa orang yang memiliki selenium berkadar tinggi memiliki risiko kematian lebih rendah dari penderita kanker paru-paru dan usus.

Para peneliti berpikir selenium tidak hanya melindungi sel dari kerusakan radikal bebas tetapi dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan menekan pembentukan pembuluh darah yang memberi makan tumor penyebab kanker.

7. Bakar Faktor Risiko Kanker Payudara Anda
Olahraga ringan seperti jalan cepat 2 jam seminggu bisa memotong risiko kanker payudara Anda hingga 18 persen. Latihan secara teratur dapat menurunkan risiko Anda dengan membantu Anda membakar lemak yang menghasilkan estrogen dan berkontribusi terhadap kanker.

8. Tanyakan Kepadatan Payudara Anda pada Dokter
Wanita yang telah menjalani mammogram berisiko terserang kanker 4-5 kali lebih tinggi dari wanita dengan skor kepadatan yang rendah. Satu teori mengatakan bahwa kepadatan payudara dihasilkan dari tingginya kadar estrogen yang dimilikinya sehingga penting bagi wanita yang memiliki kepadatan payudara tinggi untuk melakukan latihan fisik secara teratur.

“Menyusutkan lemak pada tubuh Anda juga mengubah faktor pertumbuhan serta memberikan sinyal pada protein seperti adipokine dan hormon seperti insulin agar cenderung mematikan proses dalam sel-sel yang berusaha meningkatkan pertumbuhan kanker,” lanjut Walker.

9. Jangan Pakai Pengering Cucian
Sebuah pelarut yang dikenal sebagai PERC (singkatan dari perkloroetilena) yang digunakan dalam pengering tradisional dapat menyebabkan kanker hati dan ginjal serta leukemia.

Bahaya utamanya bisa terjadi pada para pekerja laundry yang menangani bahan kimia atau pakaian, meskipun para ahli belum menyimpulkan bahwa konsumen juga berisiko terserang kanker.

Alternatif untuk mengurangi paparan racun dari pengering: Cuci pakaian dengan tangan dan sabun lembut dan keringkan dengan udara, setelah itu bersihkan tempat cucinya dengan cuka putih.

10. Kurangi Penggunaan Ponsel
Gunakan ponsel Anda hanya untuk panggilan pendek atau SMS-an, bisa juga dengan menggunakan perangkat hands-free yang mengurangi pancaran frekuensi radio dari kepala Anda.

Meskipun bukti bahwa ponsel mampu meningkatkan risiko kanker otak “tidaklah konsisten dan konklusif”, ungkap laporan President’s Cancer Panel. Namun sejumlah review terhadap beberapa studi menunjukkan adanya kaitan diantara keduanya.

11. Blokir Sinar Matahari dengan Baju Berwarna
Memilih pakaian tertentu saat Anda keluar rumah dengan bijaksana dapat membantu melindungi Anda dari kanker kulit, kata para ilmuwan Spanyol. Dalam penelitiannya, baju berwarna biru dan merah menawarkan perlindungan yang lebih baik terhadap sinar UV daripada baju berwarna putih dan kuning.

Jangan lupa juga untuk memakai topi, meskipun melanoma bisa saja muncul dimanapun di tubuh Anda namun sebagian besar terjadi pada bagian tubuh yang terpapar sinar matahari. Peneliti dari University of North Carolina di Chapel Hill telah menemukan bahwa orang yang mengidap melanoma di kulit kepala atau leher berisiko meninggal hampir dua kali daripada penderita kanker di bagian tubuh lainnya.

12. Makan Makanan Bersih
President’s Cancer Panel merekomendasikan untuk membeli daging bebas antibiotik dan hormon tambahan yang diduga menyebabkan masalah endokrin, termasuk kanker.

Laporan ini juga menyarankan agar Anda membeli produk makanan yang ditumbuhkan tanpa pestisida. Kalaupun tidak ada, belilah bahan makanan biasa lalu cucilah bahan makanan itu secara menyeluruh untuk menghilangkan residunya. Setidaknya 40 jenis karsinogen banyak ditemukan dalam pestisida. Bahan makanan dengan pestisida paling banyak seperti seledri, buah persik, stroberi, apel dan blueberry.

Berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: