Apa sih Cluster Headaches (Sakit Kepala Cluster) itu?

Seperti yang di derita oleh Daniel Radcliffe, kaget banget pas aku baca salah satu artikel mengenai penyakit ini. Gak nyangka banget seorang Aktor sukses seperti dia, bisa menderita seperti itu yah….siapa yang gak kenal sih dengan Pemeran Harry dalam Film Harry Potter? Dia terpaksa membatalkan sejumlah kontrak awal tahun ini, ketika rasa sakitnya semakin parah dan harus mendapatkan perawatan medis. Dia di diagnosa mengalami sebuah kondisi yang menyebabkan rasa sakit yang hebat di sebagian kepala dan diperkirakan hanya satu persen orang dari populasi dunia yang menderita jenis penyakit itu. Dan mengharuskan minum 12 obat penghilang rasa sakit setiap harinya. Waduh, kasian ya sih Daniel. Jangan-jangan gara-gara terlalu mikirin perannya&serius banget aktingnya dalam  film Harry Potter, jadi sakit gini…hehehe….!! ^_^… Moga cepat sembuh yah?

DEFINISI

Sakit kepala cluster adalah satu dari tipe sakit kepala yang paling menyakitkan. Ciri yang mencolok dari sakit kepala cluster adalah sakit kepala ini terjadi dalam siklus atau rangkaian – apapun nama kondisi tersebut.

Pertarungan pada frekuensi serangan sakit kepala – disebut periode cluster – dari yang mingguan ke bulanan, biasanya terdiri dari periode ketika serangan sakit kepala berhenti. Pola dari satu orang ke orang lain bervariasi, tapi banyak orang memiliki satu atau dua periode cluster setahun. Pada saat periode berhenti, tidak akan ada rasa sakit di kepala untuk sebulan, dan terkadang setahun.

Beruntungnya, sakit kepala cluster adalah hal yang langka dan tidak mengancam nyawa. Pengobatan dapat membantu membuat lamanya serangan menjadi lebih pendek dan sakit yang lebih sedikit. Sebagai tambahan, pencegahan secara medis dapat membantu mengurangi sakit kepala.

GEJALA

Sakit kepala cluster menyerang dengan cepat, biasanya tanpa peringatan. Tanda dan gejala khususnya adalah:
•    Sakit yang mengerikan, biasanya terdapat pada atau sekitar mata, tapi dapat merambat pada area lain di wajah, kepala, leher dan pundak.
•    Sakit pada satu sisi
•    Kegelisahan
•    Keluar air mata secara berlebihan
•    Mata merah sebagai efek samping
•    Lendir atau basah pada lubang hidung sebagai efek samping pada wajah
•    Berkeringat, kulit pucat pada wajah
•    Bengkak di sekitar mata sebagai efek samping pada wajah
•    Ukuran pupil yang mengecil
•    Kelopak mata yang layu

Sakit pada sakit kepala cluster sering digambarkan sebagai rasa sakit yang tajam, menusuk atau membakar. Orang dengan kondisi ini berkata bahwa rasa sakit terasa seperti alat pengorek api yang panas pada mata atau bola mata serasa terdorong keluar. Orang dengan sakit kepala cluster muncul kegelisahan, menyukai kecepatan atau duduk dan berayun maju mundur untuk menenangkan rasa sakit. Kontras dengan orang dengan migrain, orang dengan sakit kepala cluster biasanya menghindari posisi berbaring karena dapat meningkatkan rasa sakit.
Beberapa gejala mirip migrain, termasuk mual, sensitive terhadap cahaya dan suara, dan pancaran, yang mungkin terjadi dengan sakit kepala cluster.

Karakteristik periode cluster
Periode cluster biasanya berakhir dari satu sampai 12 minggu. Tanggal mulai dan durasi masing-masing periode cluster mungkin akan sama dari period eke periode. Sebagai contoh, periode cluster terjadi musiman, seperti setiap musim semi atau musim gugur.
Banyak orang memiliki sakit kepala cluster yang berkelanjutan, yang maksudnya sakit kepala cluster terjadi untuk satu bulan ke tahun, periode berhentinya rasa sakit juga antara 6 sampai 12 bulan sebelum sakit kepala cluster lain muncul. Periode kronis mungkin berlanjut lebih dari setahun, atau periode berhentinya mungkin berakhir lebih singkat dari sebulan.

Saat periode cluster:
•    Sakit kepala terjadi setiap hari, terkadang beberapa kali sehari.
•    Satu serangan dapat terjadi dari 15 menit sampai 3 jam.
•    Serangan terjadi pada waktu yang sama setiap 24 jam.
•    Serangan biasa terjadi antara jam 9 malam dan jam 9 pagi.

Rasa sakit biasanya berkhir tiba-tiba seperti munculnya, dengan cepat intensitasnya berkurang. Setelah serangan, banyak orang bebas sepenuhnya dari rasa sakit akan tetapi muncul perasaan lelah.

Penyebab & Faktor Risiko

Penyebab

Penyebab pasti sakit kepala cluster tidak diketahui, tetapi ketidak normalan pada hypothalamus sepertinya berperan. Serangan cluster terjadi seperti rutinitas harian, dan siklus periode cluster sering mengikuti musim dalam setahun. Pola ini menunjukkan pola jam biologis tubuh terlibat. Pada manusia, jam biologis tubuh terdapat pada hypothalamus, yang berada di dalam pada tengah otak. Ketidaknormalan hypothalamus menerangkan waktu dan siklus alami sakit kepala cluster. Penelitian mendeteksi peningkatan aktifitas pada hypothalamus menajdi sumber sakit kepala cluster.

Faktor lain yang mungkin juga terlibat adalah:
•    Hormon. Orang dengan sakit kepala cluster memiliki ketidaknormalan tingkat hormon tertentu, seperti melatonin dan cortisol, terjadi saat periode cluster.
•    Neurotransmitter. Berubahnya tingkat beberapa reaksi kimia yang membawa impuls syaraf pada otak (neurotransmitter), seperti serotonin, mungkin memiliki peran dalam tumbuhnya sakit kepala cluster.

Tidak seperti migrain atau sakit kepala karena ketegangan, sakit kepala cluster umumnya tidak berkaitan dengan pemicu seperti makanan, perubahan hormon atau stress. Tapi sekali periode cluster mulai, mengkonsumsi alkohol dapat dengan cepat memicu pecahnya sakit kepala. Untuk alasan ini, banyak orang dengan sakit kepala cluster menghindari alkohol pada saat durasi periode cluster. Pemicu lain yang mungkin juga termasuk adalah penggunaan obat medis, seperti nitroglycerin, obat yang digunakan untuk penyakit jantung.

   
Faktor Risiko
       
•    Laki-laki. Lelaki lebih mungkin dari pada wanita untuk memiliki sakit kepala cluster.
•    Orang dewasa. Banyak orang dengan sakit kepala cluster pertama kali muncul pada saat usia akhir 20an, meskipun kondisi ini dapat berkembang pada usia berapapun.
•    Merokok. Kebanyakan orang yang mengalami sakit serangan kepala cluster adalah perokok.
•    Minum alkohol. Alkohol dapat memicu serangan jika anda memiliki risiko sakit kepala cluster.
•    Catatan keluarga. Jika orang tua atau saudara kandung memiliki sakit kepala cluster, anda dapat mengalami peningkatan risiko sakit kepala cluster.

Diagnosis

Cluster headache mempunyai ciri khas tipe nyeri dan pola serangan. Suatu diagnosis tergantung kepada gambaran dari serangan, termasuk nyeri, lokasi dan keparahan sakit kepala, dan gejala-gejala lainnya yang terkait. Frekuensi dan lama waktu terjadinya sakit kepala juga merupakan faktor yang penting. 

Keterlibatan fenomena otonom yang jelas adalah sangat penting pada cluster headache. Tanda-tanda tersebut diantaranya adalah rinorea dan hidung tersumbat ipsilateral, lakrimasi, hiperemi pada konjungtiva, diaforesis pada wajah, edema pada palpebra dan sindrom Horner parsial atau komplit, takikardia juga sering ditemukan. 

Pemeriksaan neurologis dapat membantu untuk mendeteksi tanda-tanda dari cluster headache. Terkadang pupil terlihat lebih kecil atau palpebra terjatuh bahkan diantara serangan.

Cluster headache adalah suatu diagnosis klinis, pada kasus-kasus yang jarang lesi struktural dapat menyerupai gejala-gejala dari cluster headache, menegaskan perlunya pemeriksaan neuroimaging. Uji yang dilakukan adalah CT- Scan dan MRI.

Terapi

Tidak ada terapi untuk menyembuhkan cluster headache. Tujuan dari pengobatan adalah menolong menurunkan keparahan nyeri dan memperpendek jangka waktu serangan. Obat-obat yang digunakan untuk cluster headache dapat dibagi menjadi obat-obat simtomatik dan profilaktik. Obta-obat simtomatik bertujuan untuk menghentikan atau mengurangi rasa nyeri setelah terjadi serangan cluster headache, sedangkan obat-obat profilaktik digunakan untuk mengurangi frekuensi dan intensitas eksaserbasi sakit kepala.

Karena sakit kepala tipe ini meningkat dengan cepat pengobatan simtomatik harus mempunyai sifat bekerja dengan cepat dan dapat diberikan segera, biasanya menggunakan injeksi atau inhaler daripada tablet per oral. 

 

Pengobatan simtomatik termasuk :

1. Oksigen

Menghirup oksigen 100 % melalui sungkup wajah dengan kapasitas 7 liter/menit memberikan kesembuhan yang baik pada 50 sampai 90 % orang-orang yang menggunakannya. Terkadang jumlah yang lebih besar dapat lebih efektif. Efek dari penggunaannya relatif aman, tidak mahal, dan efeknya dapat dirasakan setelah sekitar 15 menit. Kerugian utama dari penggunaan oksdigen ini adalah pasien harus membawa-bawa tabung oksigen dan pengaturnya, membuat pengobatan dengan cara ini menjadi tidak nyaman dan tidak dapat di akses setiap waktu. Terkadang oksigen mungkin hanya menunda daripada menghentikan serangan dan rasa sakit tersebut akan kembali.

2. Sumatriptan

 Obat injeksi sumatriptan yang biasa digunakan untuk mengobati migraine, juga efektif digunakan pada cluster headache. Beberapa orang diuntungkan dengan penggunaan sumatriptan dalam bentuk nasal spray namun penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan untuk menentukan keefektifannya.

3. Ergotamin

Alkaloid ergot ini menyebabkan vasokontriksi pada otot-otot polos di pembuluh darah otak. Tersedia dalam bentuk injeksi dan inhaler, penggunaan intra vena bekerja lebih cepat daripada inhaler dosis harus dibatasi untuk mencegah terjadinya efek samping terutama mual, serta hati-hati pada penderita dengan riwayat hipertensi.

4. Obat-obat anestesi lokal

 Anestesi lokal menstabilkan membran saraf sehingga sel saraf menjadi kurang permeabel terhadap ion-ion. Hal ini mencegah pembentukan dan penghantaran impuls saraf, sehingga menyebabkan efek anestesi lokal. Lidokain intra nasal dapat digunakan secara efektif pada serangan cluster headache. Namun harus berhati-hati jika digunakan pada pasien-pasien dengan hipoksia, depresi pernafasan, atau bradikardi. 

Obat-obat profilaksis :

1. Anti konvulsan

Penggunaan anti konvulsan sebagai profilaksis pada cluster headache telah dibuktikan pada beberapa penelitian yang terbatas. Mekanisme kerja obat-obat ini untuk mencegah cluster headache masih belum jelas, mungkin bekerja dengan mengatur sensitisasi di pusat nyeri.

2. Kortikosteroid

Obat-obat kortikosteroid sangat efektif menghilangkan siklus cluster headache dan mencegah rekurensi segera. Prednison dosis tinggi diberikan selam beberapa hari selanjutnya diturunkan perlahan. Mekanisme kerja kortikosteroid pada cluster headache masih belum diketahui. 

Pembedahan

Pembedahan di rekomendasikan pada orang-orang dengan cluster headache kronik yang tidak merespon dengan baik dengan pengobatan atau pada orang-orang yang memiliki kontraindikasi pada obat-obatan yang digunakan. Seseorang yang akan mengalami pembedahan hanyalah yang mengalami serangan pada satu sisi kepal saja karena operasi ini hanya bisa dilakukan satu kali. Orang-orang yang mengalami serangan berpindah-pindah dari satu sisi ke sisi yang lain mempunyai resiko kegagalan operasi.

Ada beberapa tipe pembedahan yang dapat dilakukan untuk mengobati cluster headache. Prosedur yang dilakukan adalah merusak jalur saraf yang bertanggungjawab terhadap nyeri.

Blok saraf invasif ataupun prosedur bedah saraf non-invasif (contohnya radio frekuensi pericutaneus, gangliorhizolisis trigeminal, rhizotomi) telah terbukti berhasil mengobati cluster headache. Namun demikian terjadi efek samping berupa diastesia pada wajah, kehilangan sensoris pada kornea dan anestesia dolorosa.

Pembedahan dengan menggunakan sinar gamma sekarang lebih sering digunakan karena kurang invasif. Metode baru dan menjanjikan adalah penanaman elektroda perangsang dengan menggunakan penunjuk jalan stereostatik di bagian inferior hipotalamus. Penelitian menunjukkan bahwa perangsangan hipotalamus pada pasien dengan cluster headache yang parah memberikan kesembuhan yang komplit dan tidak ada efek samping yang signifikan.

Prognosis

  1. 80 % pasien dengan cluster headache berulang cenderung untuk mengalami serangan berulang.
  2. Cluster headache tipe episodik dapat berubah menjadi tipe kronik pada 4 sampai13 % penderita.
  3. Remisi spontan dan bertahan lama terjadi pada 12 % penderita, terutama pada cluster headache tipe episodik.
  4. Umumnya cluster headache adalah masalah seumur hidup.
  5. Onset lanjut dari gangguan ini teruama pada pria dengan riwayat cluster headache tipe episodik mempunyai prognosa lebih buruk.

Pencegahan

Dikarenakan penyebab sakit kepala cluster tidak diketahui, anda tidak dapat mencegah kejadian pertamanya. Bagaimanapun, strategi pencegahan krusial untuk mengatur sakit kepala cluster karena memperlakukannya dengan obat-obatan akut sama saja tidak berguna. Pencegahan dapat menolong mengurangi risiko dan tingkat keparahan serangan dan risiko peningkatan sakit kepala. Pencegahan dengan pengobatan medis dapat juga meningkatkan efektifitas pengobatan medis akut.
Sebagai tambahan, anda dapat mengurangi risiko terkena serangan dengan menghindari nikotin dan alkohol, yang sering mempercepat sakit kepala cluster. 

Sumber :

http://health.kompas.com

 http://micymicy.blogspot.com

38 Komentar (+add yours?)

  1. wulandari
    Agu 26, 2012 @ 17:16:40

    thanks ya infonya,berguna banget.

    Balas

  2. laxmi
    Sep 10, 2012 @ 11:59:22

    saya dulu juga pernah mengalami sakit kepala cluster, padahal saya bukan peminum alkohol atau perokok. Itu terjadi dari tahun 1998 dan terakhir terjadi tahun 2010. Serangan ini terjadi tiap bulan Januari dan terjadi selama 15 menit setiap hari selama sebulan. Setelah bulan Januari, rasa sakit tiba-tiba hilang begitu saja tanpa perlu pengobatan.Ketika sakit ini datang, kepala sebelah kanan saya tersa sakit, menjalar kemata dan bola mata seperti keluar. Kepala seperti di bor. Jika ini terjadi, saya harus istirahat sebentar walau itu di atas meja.Sekarang rasa sakit itu hilang, mudah-mudahan tidak kembali lagi karena sakit kepala cluster seperti mimpi buruk bagi saya.

    Balas

    • norma07dp
      Sep 10, 2012 @ 13:53:45

      Turut prihatin yah…
      Pasti sakitnya gak bs aku bayangin deh, sakit kepala yang biasa aja,bs bikin drop apalg cluster sprt itu ya..

      Syukurlah klo akhirx smp berhenti sendiri, mudah-mudahan aja gak akan pernah kembali lgi sakitx itu.
      Aku sih gak terlalu paham dengan penyakit ini, aku hanya sharing buat jadi pengetahuan aja, tapi pada awalnya aku berpikir cluster ini adalah sakit kepala biasa yang menjadi kronis, tp ternyata berpeluang bagi siapa saja…

      Trima kasih yah, udah berbagi pengalaman di sini…^_^

      Balas

  3. dede
    Nov 30, 2012 @ 20:20:35

    saat ini saya sedang mrasakan sakit kepala cluster .
    sakit kepala ini bener2 sangat sakit dan ga enak.
    dibagian mata trasa sakit dan sngat tdak enak .
    mtaku kya mu kluar n mengeluarkan air .
    ak bnar2 tdk kuat menahan sakitnya .
    semoga aku pun sama seperti laxmi , smoga allah memberikan ksembuhan dan sakit kpala yg sangat menyebalkan ini segera hilang dan lenyap .

    Balas

    • norma07dp
      Mar 06, 2013 @ 21:28:21

      maaf yah baru bls..
      turut prihatin dgn kesehatannya…
      smoga anda segera sembuh..

      maaf klo sya krng mmberi solusi, krn sya bukan pakar kesehatan…
      sebaikx Anda diperiksa oleh dokter ahlinya..agar segera dpt penanganan secara intensif.

      Balas

  4. Slamet Ramelan
    Jun 11, 2013 @ 01:09:06

    Terimakasih informasinya
    ijin Share

    Balas

  5. KitKat
    Jun 19, 2013 @ 12:57:49

    Saya kena serangan ini baru beberapa bulan yang lalu dan serangannya masih berlangsung sampai saat ini….seumur hidup saya pada saat sakit tidak pernah terbesit dipikiran saya untuk mengakhiri hidup saya, tapi pada saat “serangan” ini muncul saya sempat mengucap “kalau boleh saya mati aja Tuhan” tapi saya tersadar bahwa saya salah, saya percaya kuasa Tuhan jauh lebih hebat dari sakit penyakit apapun…..keep in faith teman teman penderita cluster headaches….. Terima kasih Mba untuk postingannya yang sangat berguna ini…

    Balas

    • norma07dp
      Jul 12, 2013 @ 20:30:07

      aku ikut prihatin yah, semoga anda diberi kekuatan dan kesembuhan untuk menghadapinya..
      jgn prnh brniat untuk mengakhiri hidup anda, krn itu tak akan pernh menyelesaikan masalah..
      hadapilah ujian dari Tuhan, karna itulah manusia..

      jgn prnh menyerah dan terus berusaha untuk mengobatinya…!!

      thanks yah udah berbagi dan berkunjung ke sini…
      maaf yah baru sempat nge-balas kmntarx..?

      Balas

  6. Pandu
    Agu 03, 2013 @ 10:33:12

    sakit kepala cluster memang luar biasa sakit bahkan masuk peringkat 1# kondisi medis paling menyakitkan di dunia ( rasa sakit setelah persalinan/operasi caesar dan sakit setelah operasi hanya seperti cubitan kecil jika dibandingkan dengan sakit kepala ini) rasa sakitnya diibaratkan kalau kita sedang operasi mata dan seorang dokter gigi yang menarik keluar gigi kalian, sementara itu seseorang lainnya menumpahkan asam ke muka kita. Dan kita tidak dibius dan sadar apa yang terjadi. Dan setelah semuanya berakhir, Kita tahu bahwa hal itu akan terjadi lagi dan lagi.

    Saat serangan terjadi hampir tidak mungkin kalau tidak menangis. Karena hanya itu yang bisa mereka lakukan. Penderitanya juga banyak yang memilih bunuh diri karena itu satu-satunya obat dari “neraka” ini (dikabarkan sakit kepala ini belum ada penyembuhannya kebanyakan obat cuma mengurangi rasa sakit)

    Balas

    • norma07dp
      Agu 10, 2013 @ 12:23:38

      Yah, sangat setuju dengan pemikiran anda, kepala merupakan organ tubuh yang sangat perlu diperhatikan..
      contohnya seperti, klo aja disuruh pilih lebih baik tangan yang patah, daripada kepala yg retak atau pecah karena jatuh.

      ini sama halnya dengan sakit kepala Cluster, migren aja udah kayak kepala mo pecah, apalgi sakit yg tidak tertahankan.
      Semoga penyakit ini segeri ditemukan obatnya, dan untuk para penderita kita sangat prihatin tapi gak tau dengan cara apa kita bisa membantu.
      Semoga kalian sabar menghadapinya.
      jangan pernah berpikir untuk mengakhiri hidup Anda, karena inilah kehidupan yg harus kita lalui, karena lebih banyak orang yg kurang beruntung dan lebih menderita dibanding dengan kita.

      Terus Berjuang, dan Semangat!! ^_^

      Balas

  7. invader (@revinda_)
    Agu 23, 2013 @ 20:09:44

    Kalo dari apa yang saya baca di artikel ini, kayaknya penyakit ini serem banget ya..
    Sakit kepala biasa aja uda nggak enak apalagi yang kayak gini >.<
    thanks for sharing yah 🙂

    Balas

  8. Mama Vino
    Jun 19, 2014 @ 08:51:02

    Skrg q jg mderita penyakit it,dan yg buat q sedih q msh py baby kcil,jd kdg baby q kurang phtian dr q saat q mrasakan kambuhy sakit ini.

    Balas

    • norma07dp
      Jun 21, 2014 @ 14:49:03

      saya turut mendoakan semoga ibu tabah dan jangan putus asa mencari pengobatan dan konsultasi ke dokter dengan pemberian resep obat untuk dapat mengurangi rasa sakit..
      trima kasih udah brbagi di sini..

      Balas

  9. desita
    Agu 08, 2014 @ 22:26:49

    saya jg termasuk penderita penyakit ini,, tiap kali naik pesawat pada ketinggian tertentu penyakit ini menyerangku…rasa sakit di sudut mata, sakitnya luar biasa…sakitnya jg gak berpindah. sy termasuk org yg sering naik pesawat dan sudah 20 tahun sy terserang penyakit yg menyeramkan ini.

    Balas

    • norma07dp
      Agu 10, 2014 @ 22:56:07

      Hanya bisa bersabar ya mbak, semoga Tuhan mmberikan mujizat untuk kesembuhan penyakitnya, trslh brdoa semoga dgn prtolongan-Nya anda bs sembuh..

      Balas

  10. fendi
    Sep 02, 2014 @ 11:57:58

    Apakah penderita cluster bs sembuh total.kalau bs dgn cara apakah

    Balas

    • norma07dp
      Sep 02, 2014 @ 13:24:12

      cluster bukan penyakit, tapi gejala suatu penyakit akibat sistem imun tubuh terganggu. Dan sampai saat ini belum menemukan pengobatan secara total untuk dapat menyembuhkannya secara total, yang terkadang akan muncul kapan saja. Akan Tetapi pengobatan hanya bisa mengurangi dan melakukan pencegahan akibat dari rasa sakit yang dialami. langkahnya adalah Minum obat sesuai resep dokter, melakukan terapi yang disarankan atau jalan satu-satunya melakukan pembedahan. Namun terlalu banyak resiko yang harus dipertimbangkan.

      Balas

  11. Beti
    Okt 24, 2014 @ 12:02:20

    Terima kasih infonya mba,
    saya sekarang sedang mengalami sakit kepala cluster (menurut diagnosa dokter) dan memang sakit banget dan ganggu banget….. kalo lagi banyak kerjaan gini diserang si “cluster” jadi tambah sedih…..

    Balas

    • norma07dp
      Okt 31, 2014 @ 13:11:36

      iya sama2 mbak..
      turut prihatin yah mbak.. skit kepala cluster ini butuh kesabaran ekstra, karena smp sekarang blm ada penemuan untuk dapat menyembuhkannya…hanya obat penenang dan pereda gejala yg biasa yg disarankan oleh dokter.

      Balas

  12. amri
    Des 04, 2014 @ 19:40:47

    Assalamualaikum..
    saya juga salah seorang daripada pesakit cluster, bermula pada tahun 2004 dan seterusnya tahun 2010 dan kini 2014…sakit ini sangat menyakitkan hingga ahli keluarga juga sangat memahami apabila saya mengahadapi sakit tersebut. sehingga kini saya masih mengkaji dan membuat catatan sendiri untuk mengurangkan rasa sakit tersebut.. sakit yang dialami oleh saya sekitar waktu jam 3 pagi dan 11 malam..sakit di bahagian mata kiri dan di sekitar kening…saya juga berdoa agar penyakit ini tidak menyerang saya lagi…hanya Allah s.w.t sahaja yang boleh menghilangkan segala penyakit dalam tubuh kita…amin..semoga kawan2 yang menghadapi masalah yang sama seperti saya cluster headache dapat bersabar dan bertahan melawan penyakit ini…teriam kasih juga pada Puan Norma kerana memberi info yang sangat tepat pada kami…sekian…

    Balas

  13. Ellywiyet Naurelita
    Apr 22, 2015 @ 16:20:53

    sya br aj mengalaminya….rasanya sakitttt bangt n bener2 membuat kt mennagissss krn tdk thn. pertama perkiraan saya krn migrain….saya cb bertahan utk tdk minum obat selama 4 hari …tapiii hari ke 4 sekitar jam 2 sya merasakan kepala saya terasa ada bisul yg mo pecah berdenyuttt… n rasanya panas , mata n hidung mulai keluar air…puncaknya jam 15.30 n itu…sdh tdk thn lagi…saya menangis (dikntr)….saking tdk tahannya…m diksh obat penghilang nyeri aj…alhmdllh 30 menit kemudian berangsur2 rasa itu hilang. mohon penjelesan jika mo berobat…apkah hrs kedokter syaraf or kedokter yg lain? term kash

    Balas

    • norma07dp
      Apr 26, 2015 @ 15:49:57

      Saya turut prihatin yah, gejala yang anda sebutkan itu bagiku sudah cukup berat, sakit kepala biasaaja pun kadang gak tertahankan dan hanya sebentar. tapi jika emang udah berhari-hari itu patut untuk di waspadai. Sebaiknya emang perlu memeriksakan diri ke dokter. emang belum ada penemuan untuk dapat menyembuhkan, obat hanya sebagai penghilang rasa sakit,dan itu hanya sementara. Jadi sebaiknya, sebelum sakitnya semakin menyerangbaiknya ke dokter syaraf untuk penanganan lebih lanjut.

      Mohon maaf udah telat ngebalas..bru buka soalnya, terima kasih udah berbagi di sini. Semoga cepat sembuh.

      Balas

      • imam setiawan
        Apr 29, 2015 @ 21:00:46

        Makasih infonya ya say a kena penyakit INI juga udh sempet hilang selama 6 bulan eh kambuh lagi T.T

        Baru tau nama penyakitnya skrg ternyata gk Ada penyembuh permanent nya ya T.T

      • norma07dp
        Mei 03, 2015 @ 13:49:01

        Turut Prihatin yah..
        iyaa emang ini tergolong msih baru dan belum ada penemuan lebih dini untuk mencegah dan mengobatinya secara total.
        Makanya sewaktu-waktu bisa kambuh kembali, dan tetap di perlukan obat dgn resep dokter untuk meringankan rasa sakitnya.
        Terima kasih ya udah berbagi di sini.. 🙂
        Semoga cepat sembuh..

  14. Dewi15
    Mei 07, 2015 @ 14:22:40

    Saya ingin berbagi pengalaman seputar penyakit ini semoga bisa membantu teman2. Sudah sekitar 10 th,hampir rutin secara periodik 2 th sekali saya mengalami migrain hebat,biasa sampai mual,pilek. Sakitnya sekitar 1-3 jam biasanya sembuh saat pijat refleksi namun jg tau titik2 syaraf. Berapa kali ke dokter tidak mendapat jawaban yg jelas dan memuaskan. 2th lalu saya didiagnosa cluster headache namun juga tidak ada solusi penyembuhan ,hanya obat meredakan rasa sakit. Akhirnya tahun ini beberapa hari lalu sy kembali terserang pemyakit ini. Sy berkomsultasi dengan dokter bedah syaraf diberi obat melemaskan otot dan pereda rasa sakit, malamnya saya kembali terserang sakit namun tidak sehebat biasanya. Akhirnya saya pergi ke dokter THT di bandung Taufiq Busyori di jalan belitung no 4 bandung,dokternya rame sekali jam 2 dinihari baru masuk. Saya mendapat penjelasan singkatnya ini karena saluran pernafasan saya sempit sehingga oksigen tidak bisa masuk ke otak,sehingga rasa sakit timbul. Saya diberi obat dan sudah 2 hari tidak kambuuh. Ketika akan kambuh saya coba menarik nafas panjang. Saran saya utk teman2 penderita cluster:
    Pertama tentu berdoa,percaya Tuhan pastinmenyembuhkan.
    Coba konsultasi dengan dokter syaraf atau THT ,saya referensikan dokter taufiq tersebut.
    Coba tarik nafas panjang.
    Minum air oksigen.
    Berolahraga
    Coba berdiri dengan posisi kepala dibawah atau bungkukan badan
    Bisa dicoba totok seluruh badan
    Pijat refleksi/syaraf
    Itu beberapa hal yang bisa saya sarankan ,yang membuat saya tidak kambuh lagi dalam 2 hari dan semoga tidak pernah kambuh lagi karena ini benar2 mimpi buuk buat sya.
    Saya ingin berbagi agar teman2 lain juga bisa sembuh.semoga membantu. Maaf panjang.

    Balas

    • norma07dp
      Mei 07, 2015 @ 15:30:07

      Terima kasih mbak udah sharing di sini… 🙂
      Semoga bermanfaat, mudah-mudahan mereka mendapatkan solusi sprti yg mbak sarankan bagi penderita penyakit ini.
      Cepat sembuh mbak, moga tidak prnh kambuh lagi…

      Balas

  15. Asep Aziiz
    Jun 23, 2015 @ 15:13:47

    Selamat sore, saya mengalami sakit kepala kluster selama satu minggu lalu dan rasanya sangat2 meyakinkan. Apalagi saat ruku, setelahnya saya mngeluarkan airmata menahan sakit. Seumur-umur saya belum pernah mengalami. Merujuk pada keterangan Mbak Dewi15 yg bermanfaat terutama kaitannya dengan oksigen, saya sangat menyarankan teman2 utk mengonsumsi buah pisang karena salah satu manfaatnya, membantu kelancaran oksigen ke bagian otak. Silakan cek di internet.

    2 minggu sebelumnya saya mengalami radang tenggorokan dan berujung pada flu berat yang menyisakan cairan pada area dalam saluran pernapasan atas. Nah, cairan ini ternyata (menurut saya) mengganggu oksigen yang akan menuju otak. Pisang sangat membantu hal ini. pada hari ke 5 dan ke 6, sakit kepala saya menurun cukup drastis. Dan jangan lupa berdoa kpda Alloh karena sebesar apapun usaha yg dilakukan utk kesembuhan akan percuma bila kita sombong tanpa meminta pertolongan-Nya.

    Terima kasih.

    Balas

    • norma07dp
      Jul 07, 2015 @ 13:30:46

      Iyaa, bener mas, lebih peduli ke arah makanan yg kita konsumsi, mungkin lebih banyak khasiat yg akan di kita dptkan..termasuk buah-buahan yg memiliki nutrisi yg baik untuk sistem peredaran darah ke otak.
      terima kasih yah, udah share di sini infonya. Semoga yg menderita cluster dapat sembuh dgn pertolongan-Nya.

      Balas

  16. Selvii Adriian
    Jun 24, 2015 @ 10:18:59

    saat ini detik ini, saya sedang merasakan sakitnya. Terhitung dari jam 9 pagi tadi, dan ini sudah sejam. Ini bener-bener mimpi buruk. Saya menderita ini dari tahun 2006. Saya sudah mengalami, masa-masa yang sungguh buruk. Untuk meredakan sakitnya, saya lebih suka membenturkan ( menjedotkan ) kening kiri saya ke tembok. Sudah sering, tak mengapa kening biru, asal sakit ini pergi. Akhir-akhir ini saya memang sedang mencari pencegahan untuk penyakit ini. Jujur, saya terbantu dengan adanya artikel ini, terima kasih. Saya ingin sakit ini pergi dan tidak kembali, karna ini sungguh menyiksa. FYI mata kiri saya sekarang sudah terlihat agak lebih kecil karna ini.

    Balas

    • norma07dp
      Jul 07, 2015 @ 13:26:32

      Turun prihatin yah mbak, semoga lekas sembuh. Mohon jangan melukai diri sendiri lagi yah mbak.. Kita tak tau harus berbuat apa untuk bisa membantu mbak, hampir gak ada solusi untuk bisa mengatasinya selain obat-obatan yg dpt meringankan rasa sakitnya. Mohon bersabar dan banyak berdoa saja agar penyakitnya segera hilang. Saya hanya memberikan ilmu siapa tau banyak membantu orang lain. Semoga mereka lebih banyak informasi agar mereka lebih tau dan tenang untuk bisa menangangi rasa sakitnya sendiri.
      Moga cepat sembuh, makasih yah udah berbagi di sini.. 🙂

      Balas

  17. Mr.T
    Jul 10, 2015 @ 01:11:11

    Ternyata banyak yah yang terkena penyakit ini, saya pertama kali kena serangan Tahun 1994, dan saya sempat dirawat 3-4 kali di rumah sakit, obat-obatan yang saya pakai adalah cafergot, dan triptagic, saat saya menulis ini kepala sy masih rada sakit setelah serangan ke-3 malam ini, terakhir sakit sekitar 3-4 tahun lalu, dan saya pikir sudah sembuh, namun tahun 2015 bulan july ini, dan ini sudah hari yang ke-5 saya mengalami periode sakit, penyebab sakit dan pemicunya karena rasa tertekan , dan pikiran bawah sadar yang menyebabkan timbul rasa khawatir,
    saran saya, ambil tindakan dan pikiran yang membuat kita merasa berbahagia, menghirup oksigen dengan volume tinggi juga sangat membantu untuk meredakan sakitnya, semoga setelah sharing saya ini saya tidak kambuh-kambuh lagi, Thanks

    Balas

    • norma07dp
      Jul 10, 2015 @ 18:11:19

      Makasih yah udah berbagi di sini, moga pengalamannya bisa membantu byk org, dan udah lumayann banyak yg juga share di sini. Berarti penyakit ini lumayan serius yah, banyak yg udah mengalaminya. Semoga saja, penyakit ini cepat di temukan obat yg tepat untuk dpt menyembuhkan secara total. Saat ini kebanyak org minum obat cuman pereda sakit dan nyeri dan bisa kambuh lagi.
      Ya, benar bgt, lebih baik membuat diri menjadi lebih nyaman, jauhi stress agar tidak memicu timbulnya kembali rasa pusing dan sakit kepala yg bisa kapan pun datang menyerang.
      Moga Cepat sembuh yah…!!

      Balas

  18. Maulana yusuf
    Jul 25, 2015 @ 19:24:32

    Makasih buat informasinya 🙂 …
    Saya sedang mengalami sakit kepala cluster 😥 ,kalo lagi kumat kepala saya terasa ingin pecah …

    Balas

    • norma07dp
      Jul 30, 2015 @ 17:25:24

      iya sama-sama..
      makasih atas kunjunganx dan udah share di sini yah..
      Semoga lekas sembuh, tetap menjaga pola hidup sehat, dan hindari stress yg dpt memicu timbulx rasa sakit kepala.

      Balas

  19. Nawawi
    Agu 15, 2015 @ 20:33:27

    Terima kasih banyak atas infonya. saya sudah cukup lama menderita sakit semacam ini. Saya baru tahu kalau ini memang ada jenis dan banyak yang mederita penyakit serupa. Kalau saya makan telat atau stress atau juga kurang tidur selalu mendadak sakit bgt di bagian mata kiri. Tapi kadang juga datang tanpa penyebab yg jelas. Karena saya males minum obat2an, seringnya saya mengompress bagian mata yg sakit menggunakan es kemudian tidur. Atau kalau sedang kerja, hanya mengompress bagian mata dengan kain basah. Terima kasih infonya, saya mendapatkan cara lain untuk bisa mengurangi sakitnya…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: