“Virus 9 Juli” Internet akan Di Blokir,Periksa Komputer Anda Sekarang!

Saat ini tengah beredar kabar berita di dunia maya bahwa FBI telah mengumumkan bahwa internet akan mati total pada tanggal 09 Juli 2012.

Kiamat internet atau internet doomsday disebabkan semua komputer yang terhubung dengan internet tidak bisa lagi mengakses email, Facebook, Twitter, YouTube atau semua domain di internet.

Nama virus ini memang sangat berbeda dengan virus pada umumnya. Virus ini, sepertinya telah dirancang dengan sangat baik, sebab mereka ingin mematikan koneksi internet pada tanggal 9 Juli 2012.

Apakah berita ini benar adanya? Yuk, simak penjelasannya dulu ya…^_^

Jika melihat keinginan virus 9 juli untuk mematikan koneksi internet pada tanggal 9 juli 2012 itu adalah tidak mungkin, karena tidak semua komputer terinfeksi dengan virus tersebut. Jika virus ini menyerang ISP untuk mematikan seluruh koneksi di dunia ini, hal itu mungkin. Namun, jika ambisinya adalah mematikan semua koneksi di seluruh dunia, itu adalah hal yang tidak mungkin.

Jangan lupa check apakah komputer Kamu aman atau tidak?

Tepatnya pada bulan November 2011. Disitus FBI dengan tegas menyatakan bahwa mereka akan mematikan Internet pada 09 Juli 2012. Dan itu akan berakibat buruk “bagi pengguna yang terdeteksi/terinfeksi oleh virus DNS Changer Malware tersebut. Sebagaimana yang dicantumkan pada website FBI. Jadi yang mati total buka internetnya, tetapi dimana komputer yang telah terjangkit virus tersebut tidak dapat lagi terhubung dengan internet.

Lebih lanjut disebutkan oleh situs online itu, virus yang bernama DNS Charger Trojan dibuat oleh Cybercriminal asal Estonia. Virus ini diperkirakan akan sanggup menginfeksi semua PC berbasis Windows dan Mac serta merusak router yang terhubung dengan internet. Mengerikan sekali ya, membayangkan data dan naskah kita serta berbagai dokumen yang tersimpan di PC atau laptop dan blog tersapu habis oleh virus ini.

Pada tahun 2007 lalu, virus DNS Charger Trojan itu pernah melumpuhkan 500 ribu PC. Oleh karena itu, FBI menyarankan agar para pengguna internet melakukan tiga langkah penting, yaitu:

  1. Memeriksa semua pengaturan di dalam Komputer.
  2.  Menggunakan atau mengaktifkan anti virus terbaik didalam Komputer.
  3.  Memeriksa sistem dalam komputer yang terhubung dengan internet. Sayangnya, FBI tidak menjamin bahwa tiga langkah tersebut dapat menyelamatkan komputer dari serangan virus DNS Charger Trojan tersebut.

Apa itu DNS Changer Malware?
Pada 8 November 2011, FBI dan kepolisian Estonia berhasil menangkap beberapa penjahat cyber dari sebuah perusahaan asal Estonia, Rove Digital. Rove Digital menyebar virus DNS Changer dengan berbagai cara, mulai dari mengunjungi situs tertentu ataupun mengklik iklan online, yang semua itu telah disisipi DNS Changer.

Apa Yang Akan Di lakukan DNS Changer Tersebut?
DNS Changer yang menyerang sistem operasi Windows dan Mac mengubah konfigurasi Domain Name Server (DNS) pada komputer korban, dan diam-diam mengerahkannya ke server DNS palsu milik Rove Digital.

Rove Digital bisa saja mencuri data korban, mungkin kartu kredit atau dokumen penting lainnya, untuk mendapat keuntungan materi. Dan DNS Changer Malware sendiri telah mengeinfeksi jutaan komputer di dunia.
Namun saat ini FBI sudah menyita server DNS palsu Rove Digital dan masih mengamankannya.
Karena ini adalah server DNS palsu yang sarat akan tindakan penyalahgunaan, penegak hukum Amerika Serikat memerintahkan FBI untuk mematikan server DNS palsu Rove Digital itu pada 9 Juli 2012. Dan, akibatnya, korban-korban DNS Changer akan kesulitan mengakses internet.
Tanpa DNS, pengguna internet tidak bisa mengakses sebuah situs dengan mengetik alamat situs web-nya, misalnya google.com, facebook.com, dan wordpress.com.
Untuk mengakses tanpa DNS, pengguna harus memasukkan alamat Internet Protocol (IP) situs-situs tersebut. Namun, tidak semua pengguna internet mengetahui nomor IP address situs-situs tersebut. Hal ini akan membuat seseorang kesulitan mengakses internet, atau berpikir bahwa jaringan internetnya terputus.

Jadi, yang dimatikan bukanlah internet secara keseluruhan, melainkan komputer yang memakai DNS palsu Rove Digital.

Terus bagaimana cara mengetahui Apakah Komputer kita Terkena DNS Changer Malware atau Tidak?

Untuk mengetahui apakah komputer Anda terinfeksi DNS Changer, FBI menyediakan alatnya secara online. Berikut tahapannya:

1. Kunjungi http://www.dcwg.org.

DCWG merupakan kepanjangan dari DNS Changer Working Group, sebuah situs yang dibangun ahli keamanan untuk memantau virus DNS Changer.

2. Klik tombol hijau “Detect” di pojok kiri atas.

3. Anda akan diarahkan ke halaman baru seperti gambar di bawah ini. Klik tautan http://www.dns-ok.us/ .

 

4. Jika komputer Anda tidak terinfeksi, di monitor akan muncul logo besar berwarna hijau dengan pesan, “DNS Resolution = GREEN”.

Maka, Anda tidak perlu melakukan apa pun.


5. Namun, jika yang muncul di monitor Anda adalah logo “MERAH“, tampaknya komputer Anda terinfeksi DNS Changer.

Segera Kamu meng-install salah satu software antivirus gratis, untuk membasmi program jahat dari DNS Changer tersebut.

Bagaimana dengan pengguna Open Source (Linux)? So, selama ini PC yang berbasis Linux memang tidak pernah terserang virus.

Telah dapat disimpulkan bahwa pengguna Open Source (Linux) lebih aman dari serangan DNS Charger Trojan itu. Akan tetapi, ditengah kehidupan yang serba ngenet ini, tiba-tiba kita kehilangan akses terhadap email dan berbagai domain di internet. Biasanya begitu mudah dapat berinteraksi dengan teman-teman di seluruh dunia, lalu akses itu terhenti. Selama ini begitu mudahnya mengirim uang via internet banking atau SMS banking, sistem pelayanan perbankan, penerbangan, atau aktivitas ekonomi lainnya, lalu fasilitas itu hilang. Jadi Bingung kan nantinya? Masa kita harus kembali ke sistem manual. Wah, parah!!

Moga semua itu gak akan terjadi dan virus DNS Charger Trojan hanya isu. Namun, kita semua perlu waspada terhadap berbagai kemungkinan.

Saran aku sih, untuk pengguna Windows  sebaiknya lebih memperhatikan PC Kamu yah saat ini untuk lebih mencegah lebih jauh, misalkan meng-aktifkan sistem firewall, anti virus yang handal untuk PC Kamu. Ini sih gak menjamin lho, tapi setidaknya lebih waspadalah terhadap kemungkinan yang akan terjadi.

OK…!!

 

Sumber :

http://tekno.kompas.com

http://teknologi.kompasiana.com

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: