Deteksi Lebih Dini, Untuk Penanganan Lebih Dini “Kanker Payudara”

operasiSiapa sih, yang tidak mati berdiri, ketika mengetahui dirinya mengidap kanker payudara? Saya pun gak pernah menyangka, bahwa diri saya sudah menjalani operasi bedah dengan pengangkatan tumor payudara. Selama ini saya selalu mencoba waspada dan sangat peduli dengan penyakit yang satu ini, dan gak pernah terbesit dalam diri saya akan mengalaminya sendiri. Dengan sigap saya langsung memeriksakan diri ke dokter, pada saat saya mengetahui ada benjolan yang terasa sakit dan nyeri terus menerus setelah beberapa bulan terakhir ini. Saat itu pula saya langsung di rujuk ke Rumah Sakit, dan seketika itu setelah dokter bedah memeriksanya melalui fisik, tanpa ada pemeriksaan mammografi dan USG,  kemudian dokter langsung memberikan jadwal operasi pembedahan, keesokan harinya. Tentu setelah adanya persetujuan dari saya dan keluarga. Hari itu pun, sungguh saya sangat kaget, dengan pernyataan dokter bahwa benjolan yang masih saya anggap belum serius itu, kok tiba-tiba dokter sudah menyarankan pengangkatan. Syukur Alhamdulillah, karena semakin dini dilakukan pengangkatan tumor ini, maka semakin dini pun bisa dideteksi apakah tumor jinak atau tumor ganas penyebab kanker payudara itu. Saat ini, saya masih menjalani pemulihan, rawat jalan tetap dalam pengawasan dokter, kontrol dan pergantian perban, lalu pembukaan jahitan. Karena operasi bedahnya, baru selesai beberapa minggu yang lalu, pada awal-awal februari 2015.

save cancer

Maka dari itu, anda mewaspadai, jangan anggap sepele jika menemukan benjolan di sekitar payudara anda. Apalagi kalau memang menimbulkan rasa sakit, nyeri, sampai kulit memerah, kulit seperti kulit jeruk, atau mengeluarkan cairan dan nanah dari puting. Segera periksakan diri ke dokter, dan jangan biarkan berlama-lama sampai tumornya tersebut membesar dan membengkak. Deteksi lebih dini, untuk penanganan lebih dini, pada payudara anda!! Waspadalah.

Penyakit ini umumnya menyerang wanita,tapi tak sedikit juga para pria mengalaminya yang sampai saat ini belum ditemukan obatnya. Karena itu, tak ada pilihan lain kecuali mencegahnya sedini mungkin.

Ini sedikit percakapan konsultasi saya dengan seorang dokter media online. Pada saat awal saya mendeteksi ada benjolan tersebut :

Saya :

Siang Dok, saya belum menikah. sudah 2 minggu ini payudara saya ada benjolan tapi benjolannya di dalam kulit, jadi gak terlihat dibagian luar, ini baru terasa jika di raba kemudian dapat dicari. Di bagian payudara sebelah kanan, baru terasa sakit dan nyeri ketika diraba/disentuh. Lalu seminggu terakhir ini kok kenapa saya jadi sesak nafas dok, dada saya menjadi sesak? Terus saya haid 4 hari yang lalu, tapi lebih cepat dari waktunya, dan memang haid saya tidak pernah teratur dok. Apakah ini ada pengaruhnya dengan payudara saya dengan munculnya benjolan di bawah kulit? Apakah ini, sudah dikategorikan gelaja tumor / kanker payudara? Apa yang sebaiknya saya lakukan, Dok? Terima kasih.

 

Dokter :

Ibu/Saudari yang terhormat,

Benjolan atau tumor pada payudara bisa berupa tumor yang jinak maupun yang ganas. Untuk membedakannya perlu diketahui karakteristik tumor tersebut, seperti:

  • Ukurannya, apakah semakin bertambah besar
  • Permukaannya: licin atau berbenjol
  • Dapat digerakkan atau tidak (menempel pada kulit)
  • Bagaimana keadaan kulit  di atasnya
  • Apakah ada nyeri
  • Apakah ada pembesaran kelenjar getah bening di sekitarnya (termasuk ketiak)

 Benjolan Anda terdapat hanya di sebelah kanan, nyeri jika diraba. Meskipun diperlukan informasi lain seperti apakah mudah digerakkan, apakah kenyal atau keras, dll. namun tampaknya kami menduga bahwa benjolan pada payudara kiri Anda merupakan FAM.

Pada wanita  di bawah usia 30 tahun, tumor tersebut kemungkinan besar merupakan tumor jinak yang disebut fibroadenoma mammae (FAM). FAM merupakan gabungan antara jaringan glandula (kelenjar) dan fibrosa dan terjadi akibat adanya kelebihan hormon estrogen sehingga umumnya akan terjadi pembesaran atau pembentukan benjolan baru saat menstruasi atau hamil karena produksi hormon estrogen meningkat.

Di bawah usia 25 tahun, FAM lebih sering terjadi dibandingkan kista payudara. Selain FAM, penyakit fibrokistik atau dikenal juga sebagai mammary displasia adalah benjolan payudara yang sering dialami oleh sebagian besar wanita.Pada usia muda jarang sekali didapatkan tumor ganas pada payudara kecuali Saudari memiliki riwayat keluarga dengan keganasan pada payudara, Anda perlu lebih waspada terhadap  benjolan di payudara. 

 

Sedangkan sesak napas, atau dalam dunia kedokteran disebut sebagai dyspneu, dapat disebabkan oleh kelainan pada beberapa organ, seperti :

  • Kelainan pada jantung, seperti gagal jantung, penyakit jantung koroner, kelainan irama jantung, dll
  • Kelainan pada paru, seperti penyakit paru obstruktif kronik, asma, dll. 
  • Kombinasi kelainan pada jantung dan paru
  • Kelainan pada organ lain, seperti kelainan metabolik (asidosis), kelainan neuromuskular, kelainan pada THT, anemia, serangan panik, cemas, GERD (kelainan lambung), dll

Kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis bedah untuk wawancara medis dan pemeriksaan fisik mendetil serta pemeriksaan penunjang yang diperlukan untuk memastikan diagnosis dan mengetahui apakah terdapat hubungan antara sesak napas dan benjolan pada payudara. Dengan demikian Anda dapat memperoleh penanganan yang optimal. 

Kami memahami kekhawatiran Anda. Apakah ini pertama kalinya terjadi pada Anda? Bagaimana (berapa hari) siklus menstruasi Anda? Variasi siklus menstruasi yang mundur ataupun maju dalam kisaran waktu 5-7 hari, selama dalam kisaran sklus normal (21-35 hari) masih dalam batas wajar. Banyak hal yang dapat menyebabkan siklus menstruasi menjadi terlambat dan tidak teratur, antara lain:

  • Stres dan depresi
  • Nutrisi yang kurang, penurunan berat badan berlebihan, olahraga berlebihan, obesitas
  • Gangguan hipotalamus dan hipofisis sehingga terjadi ketidak seimbangan hormon dalam tubuh
  • Gangguan indung telur
  • Penggunaan obat-obatan, seperti obat antidepresi, kortikosteroid, kontrasepsi oral, dll
  • Penyakit kronik dan Sindrom Asherman
  • Hamil
  • dll

Adakah salah satu hal di atas terjadi pada Anda?

Jika keluhan semakin mengganggu maka kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk evaluasi menyeluruh.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan. Semoga dapat bermanfaat.

                                                                          *******

 

Apa itu Tumor Payudara?

Tumor payudara adalah benjolan pada payudara yang terbentuk akibat sel-sel payudara yang membelah dan menggandakan diri terlalu cepat. Tumor payudara dapat bersifat jinak dan ganas. Tumor jinak payudara tidak menyebar ke jaringan sekitar maupun ke organ tubuh lain. Namun tumor jinak bisa berubah menjadi ganas kalau dibiarkan bertahun-tahun. Sedangkan tumor ganas payudara dapat menyebar ke jaringan sekitar maupun ke organ tubuh lain. Tumor ganas payudara inilah yang disebut kanker payudara.

Bagaimana cara mengetahui secara dini adanya benjolan?

Yang terbaik dilakukan adalah pemeriksaan payudara sendiri setiap bulan. Selama ini saya sudah mengabaikannya, sudah terasa sakit baru saya menyadari adanya benjolan. Cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri dengan SADARI, langkahnya di bawah ini “deteksi dini SADARI.”

Apa yang harus dilakukan apabila memiliki benjolan?

Langkah pertama adalah menemui dokter. Dokter akan mencatat seluruh riwayat penyakit termasuk faktor resiko kanker payudara. Riwayat pada keluarga. Lalu dokter akan melakukan pemeriksaan fisik lengkap seperti pemeriksaan payudara pada puting, kelenjar getah bening di ketiak dan tulang selangka.

Pemeriksaan apa yang harus dijalani?

Benjolan pada payudara pemeriksaan dilakukan untuk mendiagnosis jenis benjolan biasanya berupa mammografi dan USG. Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh dokter ahli radiologi. Bila terdapat gambaran yang mencurigakan, maka pada pasien akan dilakukan biopsi, yaitu pengambilan sebagian jaringan tumor untuk menentukan jenis tumornya.

Kapan suatu benjolan dicurigai sebagai kanker payudara?

Terdapat benjolan ditemukan pada wanita usia 40 tahun atau lebih, benjolan tidak disertai nyeri, benjolan cepat membesar, keluar cairan dari puting (discharge) seperti darah atau nanah, benjolan yang keras, perubahan warna kulit di sekitar benjolan, dan puting yang tertarik ke dalam.

Proses Operasi

operasi pydr

Jenis penanganan kanker payudara yang pertama biasanya adalah operasi. Jenis operasinya bervariasi tergantung jenis kanker payudara yang Anda derita. Proses operasi biasanya ditindaklanjuti dengan kemoterapi, radioterapi, atau perawatan biologis untuk beberapa kasus tertentu. Kemoterapi atau terapi hormon juga terkadang dapat menjadi langkah pengobatan pertama.

Jika terdeteksi pada stadium lanjut setelah menyebar ke bagian lain tubuh, kanker payudara tidak bisa disembuhkan. Jenis pengobatan yang akan dianjurkan pun berbeda dan bertujuan untuk meringankan beban bagi penderitanya.

Operasi untuk kanker payudara terbagi dua, yaitu operasi yang hanya mengangkat tumor dan operasi yang mengangkat payudara secara menyeluruh (mastektomi). Operasi plastik rekonstruksi biasanya dapat dilakukan langsung setelah mastektomi.

Untuk menangani kanker payudara stadium awal, penelitian menunjukkan bahwa kombinasi operasi pengangkatan tumor dan radioterapi memiliki tingkat kesuksesan yang sama dengan mastektomi total.

Operasi untuk menyelamatkan payudara

Ini adalah operasi pengangkatan tumor di mana payudara secara keseluruhan tidak diangkat melainkan dibiarkan seutuh mungkin. Operasi ini meliputi pengangkatan tumor beserta sedikit jaringan di sekitarnya sampai mastektomi parsial atau pengangkatan seperempat bagian payudara (quadrantectomy).

Terdapat beberapa pertimbangan yang akan menentukan jumlah jaringan payudara yang akan diangkat:

  • Kuantitas jaringan pada daerah sekitar tumor yang perlu diangkat.
  • Jenis, ukuran, serta lokasi tumor.
  • Ukuran payudara.

Sejumlah jaringan sehat di sekitar tumor juga akan diangkat untuk memeriksa keberadaan sel-sel kanker. Kemungkinan kanker akan kembali tumbuh sangat kecil jika tidak terdapat sel-sel kanker dalam jaringan sehat itu. Tetapi jika sel-sel kanker ditemukan, lebih banyak jaringan perlu diangkat. Lalu radioterapi biasanya ditawarkan untuk menghancurkan sisa-sisa sel kanker.

Mastektomi (pengangkatan payudara)

Proses operasi ini adalah pengangkatan seluruh jaringan payudara, termasuk puting. Penderita dapat menjalani mastektomi bersamaan dengan biopsi noda limfa sentinel jika tidak ada indikasi penyebaran kanker pada kelenjar getah bening. Sebaliknya, penderita dianjurkan untuk menjalani proses pengangkatan kelenjar getah bening di ketiak jika kanker sudah menyebar ke bagian itu.

Operasi plastik rekonstruksi

Ini adalah proses operasi untuk membuat payudara baru yang semirip mungkin dengan payudara satunya. Ada dua jenis operasi plastik rekonstruksi, yaitu:

  • Operasi rekonstruksi langsung yang bisa dilakukan bersama mastektomi.
  • Operasi rekonstruksi berkala yang dilakukan beberapa waktu setelah mastektomi.

Operasi pembuatan payudara baru ini bisa dilakukan dengan menggunakan implan payudara atau jaringan dari bagian lain tubuh.

Langkah Kemoterapi

Kemoterapi umumnya ada dua jenis, yaitu kemoterapi yang biasanya diterapkan setelah operasi untuk menghancurkan sel-sel kanker dan kemoterapi sebelum operasi yang digunakan untuk mengecilkan tumor.

Kemoterapi menggunakan menggunakan obat-obatan antikanker. Beberapa jenis obat bisa diaplikasikan secara bersamaan. Jenis kanker dan tingkat penyebarannya akan menentukan jenis obat yang dipilih serta kombinasinya.

Kemoterapi umumnya diberikan melalui infus untuk pasien berobat jalan atau tanpa perlu menginap di rumah sakit. Dokter juga mungkin akan memberi obat dalam bentuk tablet untuk dibawa pulang.

Efek samping kemoterapi akan memengaruhi sel-sel sehat, misalnya sel kekebalan tubuh. Tapi obat dari dokter biasanya bisa mencegah atau mengendalikan sebagian efek samping. Beberapa efek samping dari kemoterapi adalah:

  • Hilangnya nafsu makan.
  • Mual dan muntah.
  • Sariawan atau sensasi perih dalam mulut.
  • Rentan terhadap infeksi.
  • Kelelahan.
  • Rambut rontok.

Dokter akan menjelaskan efek dari semua pengobatan terhadap kesuburan karena obat-obatan yang digunakan dalam kemoterapi juga bisa menghambat produksi hormon estrogen tubuh. Penderita yang belum mengalami menopause akan mengalami menstruasi yang terhenti selama kemoterapi. Ovarium seharusnya akan kembali memproduksi estrogen setelah pengobatan selesai. Tetapi menopause dini juga bisa terjadi pada wanita yang berusia di atas 40 tahun karena mereka mendekati usia rata-rata menopause.

Jika bagian tubuh lainnya sudah terkena penyebaran kanker payudara, kemoterapi tidak akan bisa menyembuhkan kanker. Tetapi kemoterapi dapat mengecilkan tumor, meringankan gejala-gejala, dan memperpanjang usia.

Langkah Radioterapi

Radioterapi adalah proses terapi untuk memusnahkan sisa-sisa sel-sel kanker dengan dosis radiasi yang terkendali. Proses ini biasanya diberikan sekitar satu bulan setelah operasi dan kemoterapi agar kondisi tubuh dapat pulih terlebih dulu. Tetapi tidak semua penderita kanker payudara membutuhkannya.

Sama seperti kemoterapi, prosedur ini juga memiliki efek samping, yaitu iritasi sehingga kulit payudara perih, merah, dan berair, warna kulit payudara menjadi lebih gelap, kelelahan berlebihan serta limfedema (kelebihan cairan yang muncul di lengan akibat tersumbatnya kelenjar getah bening di ketiak).

                                                                               ********

 

Jangan pernah remehkan kondisi ini, jika terdapat benjolan!!

 

Kanker payudara adalah tumor ganas di kelenjar payudara yang disebut kelenjar ducutus atau kelenjar getah bening.

Menurut data, 10 dari 100 wanita Indonesia adalah penderita kanker payudara. Sementara di dunia, setiap 3 menit ditemukan penderita kanker payudara dan setiap 11 menit ditemukan wanita meninggal akibat kanker payudara. Semua data tersebut menunjukkan betapa rentannya penyakit ini.

 

Kenali payudara Anda

Payudara merupakan kumpulan kelenjar dan jaringan lemak yang terletak antara kulit dan tulang rongga dada. Jaringan lemak inilah yang menentukan besar dan bentuk payudara Anda. Ketika seorang wanita mengandung, kelenjar-kelenjar pada payudara memproduksi air susu. Ketika sang wanita menyusui, maka kelenjar dan saluran menuju puting membesar.

Jaringan payudara juga mengandung pembuluh darah dan limfe. Yang terakhir berisi cairan bening mengandung zat sisa yang kemudian dibawa dari payudara ke nodus limfe. Lokasi nodus limfe yang ukurannya hanya sebesar biji kacang polong ini ada di ketiak. Fungsi nodus ini untuk menyaring dan membersihkan limfe.

 

 save cancers

Kanker payudara adalah….

Kanker payudara terjadi ketika sel-sel pada payudara terus tumbuh tanpa terkendali, bahkan sampai menyerang sel-sel di dekatnya dan terus menyebar ke tubuh. Sel ini akan bersaing dengan sel sehat dan bahkan ‘merebut’ makanannya. Jika terus berkembang, akhirnya sel kanker bisa mengalahkan sel sehat. Tak ada yang bisa memastikan berapa lama proses ini bisa terjadi, mungkin dalam hitungan bulan, tahun, atau minggu.

Ada beberapa alat yang bisa mendeteksi kanker payudara, yaitu ultrasonografi dan mammogram. Bahkan, mammogram dapat mendeteksi sel kanker sebelum si pasien sendiri dapat merasakannya.

 

Deteksi dini SADARI

 SADARI

Cara deteksi dini yang pertama adalah pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) secara teratur sebulan sekali pada saat 7 atau 10 hari setelah menstruasi. Kondisi ini memungkinkan pemeriksaan lebih teliti dan akurat, sebab setelah menstruasi payudara dalam keadaan tidak tegang.

Pada wanita yang telah menopause, waktu yang tepat untuk melakukan SADARI adalah pada tanggal tertentu setiap bulannya. Misalnya tanggal satu, atau tanggal yang mudah diingat.

Umumnya benjolan yang ditemukan dengan SADARI teratur berukuran 1,5-2 cm,sedangkan benjolan yang tidak sengaja teraba dan benjolan tersebut adalah kanker biasanya berukuran 2 cm (stadium I) dan 3 cm (stadium II).

Ukuran kanker juga mempengaruhi penyembuhan, semakin kecil ukurannya semakin mudah disembuhkan, dan juga sebaliknya.

 

 Langkah-langkah SADARI

 

  • Berdiri menghadap cermin. Lihat kedua payudara dan perhatikan dengan seksama apakah ada sesuatu yang tidak biasa seperti perubahan warna, ada urat yang menonjol, atau perubahan bentuk lain dari biasanya. Perhatikan juga apakah terdapat perubahan pada puting terjadi kerutan, atau pengelupasan kulit.
  • Periksa setiap perubahan dan kontur serta bentuk payudara dengan cara dekap tangan di belakang kepala, dan tekan tangan ke depan. Lalu tekan tangan erat pada pinggul dan sedikit menunduk ke depan cermin ketika kita menarik punggung dan siku ke depan.
  • Letakkan kedua tangan di atas kepala dan perhatikan kembali bentuk payudara. Lalu bungkukkan badan hingga payudara tergantung ke bawah, dan periksa lagi apakah ada kelainan.
  • Lakukan pemeriksaan saat mandi, dimana busa-busa sabun memungkinkan jari-jari meluncur mulus di sekitar payudara.
  • Angkat kedua tangan keatas, perhatikan apakah kedua payudara terangkat bersamaan? Jika tidak, waspadalah.
  • Berbaring ditempat tidur dan letakkan tangan kanan di belakang kepala, serta letakkan bantal di bawah bahu kanan. Lalu rabalah payudara kiri dengan telapak jari-jari kanan, lakukan hal yang sama pada payudara kanan, periksalah apakah ada benjolan di payudara.
  • Periksa juga apakah ada benjolan atau pembengkakan pada ketiak kiri. Kemudian periksa dan raba puting susu dan sekitarnya dengan tiga ruas jari membuat lingkaran dengan gerakan memutar.

 

Gejala kanker payudara

  • Adanya benjolan di sekitar payudara.
  • Keluar cairan tidak normal dari puting susu, cairan encer dapat berupa nanah, darah.
  • Keluar air susu pada ibu yang tidak sedang hamil atau menyusui.
  • Perubahan bentuk dan besarnya payudara.
  • Kulit dan aerola berkerut atau tampak seperti kulit jeruk.
  • Puting susu tertarik ke dalam.

 

 Mereka yang berisiko kanker payudara

 

  • Wanita yang mendapatkan menstruasi pertama kali dalam usia kurang dari 9 tahun.
  • Wanita yang mengalami menopause di atas usia 55 tahun.
  • Wanita yang di atas usia 35 tahun belum pernah hamil.
  • Wanita yang tidak menikah dan melahirkan anak.
  • Mempunyai saudara, ibu, atau kakak yang terkena kanker payudara.
  • Pernah mengalami operasi payudara yang disebabkan oleh kelainan atau tumor ganas payudara.
  • Wanita yang gemar makan junk food atau makanan berlemak tinggi.
  • Wanita yang tidak pernah menyusui.
  • Peminum 2-5 gelas alkohol per hari.
  • Kurang beraktivitas olaraga.
  • Menggunakan Hormone Teplacement Therapy (HRT) sesudah menopause.

 

 Bagaimana mengurangi risiko?

 Ada beberapa hal:

  • Lakukan SADARI.
  • Berolaragalah sesuai dengan anjuran dokter.
  • Lakukan pemeriksaan payudara sesuai usia. Dokter akan menentukan apakah Anda sebaiknya melakukan pemeriksaan USG (ultrasonography) atau mammogram.
  • Jalani pola hidup sehat, kurangi lemak, alkohol, jangan merokok, dan sembuhkan stres.

 SADARI.1

Bagaimana diagnosis kanker payudara dilakukan?

Saat ditemukan benjolan, mungkin Anda perlu melakukan mammogram atau USG, untuk melihat kemungkinan adanya kista dan bagi wanita muda dengan payudara yang besar. Mammografi sebaiknya dilakukan pada 10 hari sebelum menstruasi atau lima hari sesudah menstruasi selesai. Biopsi mungkin akan dilakukan, tergantung hasil pemeriksaan yang telah dilakukan. Cara ini merupakan cara terbaik untuk mengetahui apakah Anda mengalami kanker payudara atau tumor jinak.

Stadium kanker payudara ditemukan setelah pembedahan, setelah mengetahui penyebaran kanker pada organ-organ tubuh lainnya apakah sudah mengenai kelenjar limfe. Stadium-stadium ini akan membantu dokter menentukan jenis pengobatan yang sesuai dengan kondisi yang ada.

 

Bagaimana pengobatan kanker payudara?

Ada beberapa jenis pengobatan yang berbeda bagi setiap wanita untuk mengeluarkan jaringan kanker sebanyak mungkin. Kanker pada stadium awal dapat diobati dengan operasi pembedahan konservatif dan obat-obatan tertentu. Pada stadium lebih lanjut akan memerlukan ‘pengambilan’ seluruh payudara dan kelenjar limfe di bawah lengan. Konsultasikan dengan dokter mengenai kerugian dan keuntungan dari operasi rekonstruksi payudara.

Kemoterapi, yaitu penggunaan obat-obatan anti kanker yang ditujukan pada sel-sel target yang membelah terlalu kecil untuk diangkat lewat operasi. Obat-obatan ini juga dapat mengganggu proses pembelahan sel dalam tubuh, yang bisa menyebabkan timbulnya banyak efek samping. Tetapi cara ini seringkali dapat memperkecil risiko kekambuhan.

Terapi radiasi, menggunakan sinar X berenergi tinggi untuk membunuh sel-sel kanker. Tidak terasa sakit, tetapi efek sampingnya hampir sama dengan kemoterapi. Cara ini cocok untuk jenis dan stadium tertentu.

Terapi hormon, yaitu dilakukan pada wanita yang memiliki tumor yang menunjukkan keterlibatan dengan reseptor-reseptor estrogen, yaitu dengan memberikan obat penghambat estrogen yang disebut dengan nama tamoksifen. Bagi wanita yang melewati menopause, ada obat-obatan terbaru dan berharga lebih mahal yang disebut dengan inhibitor aromatase (aromatase inhibitors).

 

Berapa lama perlu melakukan kelanjutan tes?

Setelah operasi pembedahan, Kita perlu berkonsultasi dengan dokter setiap 3-4 bulan sekali atau sesuai dengan anjuran dokter.

Vitamin A dan serat cegah kanker payudara

Baru sedikit sekali penelitian yang dilakukan mengenai hal ini. Walaupun hasil penelitian yang ada cukup bagus menunjukkan kaitan keduanya dengan kanker payudara masih perlu banyak penelitian lagi untuk bisa menyatakan kebenarannya.

Nyeri payudara menjelang menstruasi?

Payudara atau kelenjar mammae, sebenarnya kelenjar keringat yang termodifikasi, yang responsif terhadap berbagai hormon, terutama ekstrogen dan progesteron (hormon yang juga bertanggung jawab pada keteraturan siklus menstruasi). Payudara yang terasa penuh atau nyeri sebelum atau selama menstruasi sebenarnya hal biasa, karena payudara juga mengalami perubahan yang hampir sama dialami oleh rahim saat siklus menstruasi berlangsung.

Payudara kanan dan kiri berbeda?

Payudara yang tidak sama besar, sangatlah umum. Pada sebagian besar wanita ukuran payudara kiri lebih besar ketimbang yang kanan. Bahkan beberapa wanita sehat juga memiliki puting susu ekstra.

Besar atau tesktur payudara juga cukup bervariasi. Benjolan-benjolan kecil juga kadang ditemukan pada payudara, dan kista yang tidak berbahaya juga bisa ditemukan pada wanita dalam kisaran 50-60 tahun. Kondisi ini disebut dengan istilah ‘perubahan fibrokistik’ berkenaan dengan kondisi ini perlu dipelajari lebih lanjut, karena hingga kini masih belum diketahui atau terbukti berkaitan dengan risiko kanker payudara dan kista, fibrosis, benjolan, dan rasa nyeri. Dan untuk pemeriksaan yang lebih detil lagi, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

 

Terapi Hormon Untuk Mengatasi Kanker Payudara

Khusus untuk kanker payudara yang pertumbuhannya dipicu estrogen atau progesteron alami (kanker positif reseptor-hormon), terapi hormon digunakan untuk menurunkan tingkat atau menghambat efek hormon tersebut. Langkah ini juga kadang dilakukan sebelum operasi untuk mengecilkan tumor agar mudah diangkat, terapi ini umumnya diterapkan setelah operasi dan kemoterapi.

Jika kondisinya kurang sehat, penderita tidak akan bisa menjalani operasi, kemoterapi, atau radioterapi. Karena itu, terapi hormon dapat menjadi alternatif sebagai proses pengobatan tunggal. Durasi terapi hormon yang umumnya dianjurkan adalah maksimal lima tahun setelah operasi. Jenis terapi yang Anda jalani tergantung kepada usia Anda, jika Anda telah mengalami menopause, tingkat perkembangan kanker, jenis hormon yang memicu kanker, dan jenis pengobatan lain yang dijalani.

Tamoksifen dan penghambat enzim aromatase adalah dua jenis obat yang biasanya digunakan dalam terapi hormon. Tamoksifen dapat diminum dalam bentuk tablet atau cair dan berfungsi untuk menghambat estrogen agar tidak mengikatkan diri pada sel-sel kanker.

Sedangkan penghambat enzim aromatase dianjurkan untuk penderita yang sudah mengalami menopause karena fungsinya adalah untuk menghalangi kinerja aromatase, yaitu substansi yang membantu produksi estrogen dalam tubuh setelah menopause. Contoh penghambat enzim aromatase dalam bentuk tablet yang tersedia dan diminum setiap hari adalah letrozol, eksemestan, dan anastrozol.

Tamoksifen dan penghambat enzim aromatase dapat menyebabkan beberapa efek samping yang mirip, antara lain sakit kepala, mual, muntah serta sensasi rasa panas, berkeringat, dan jantung berdebar (hot flushes). Tetapi tamoksifen memiliki efek samping khusus, yaitu dapat menyebabkan perubahan siklus menstruasi pada penderita kanker payudara.

Langkah Ablasi Atau Supresi Ovarium

Ablasi atau supresi ovarium akan menghentikan kinerja ovarium untuk memproduksi estrogen.

Ablasi sendiri bisa dilakukan dengan operasi atau radioterapi. Ablasi ovarium akan menghentikan kinerja ovarium secara permanen dan memicu menopause dini.

Supresi ovarium menggunakan agonis luteinising hormone-releasing hormone (aLHRH) yang bernama goserelin. Pemakaian obat ini akan menghentikan menstruasi untuk sementara. Menstruasi akan kembali normal setelah proses pemakaian selesai. Bagi penderita berusia mendekati usia menopause atau sekitar 45 tahun, menstruasi mereka mungkin akan berhenti secara permanen meski pemakaian goserelin sudah selesai.

Suntikan goserelin diberikan sebulan sekali. Efek samping obat ini menyerupai masa menopause seperti perasaan yang emosional, kesulitan tidur dan sensasi panas yang disertai dengan jantung yang berdebar-debar.

Terapi Biologis Dengan Trastuzumab

Pertumbuhan sebagian jenis kanker payudara yang dipicu oleh protein HER2 (human epidermal growth factor receptor 2) disebut positif HER2. Selain menghentikan efek HER2, terapi biologis juga membantu sistem imun untuk melawan sel-sel kanker. Jika tingkat protein HER2 Anda tinggi dan Anda mampu menjalani terapi biologis, trastuzumab mungkin akan dianjurkan oleh dokter untuk Anda setelah kemoterapi.

Antibodi berfungsi memusnahkan sel-sel berbahaya seperti virus dan bakteri. Protein ini diproduksi secara alami oleh sistem kekebalan tubuh. Trastuzumab adalah jenis terapi biologis yang dikenal sebagai antibodi monoklonal. Antibodi trastuzumab mengincar dan memusnahkan sel-sel kanker positif HER2.

Terapi ini tidak cocok untuk penderita dengan penyakit jantung seperti angina, tekanan hipertensi, atau penyakit katup jantung. Jika memang diharuskan untuk menggunakan trastuzumab, penderita harus menjalani pemeriksaan jantung secara rutin. Hal ini karena trastuzumab dapat menyebabkan efek samping pada jantung. Efek samping lain dari trastuzumab adalah:

  • Alergi pada pemakaian awal yang menimbulkan gejala mual, sesak napas, menggigil, dan demam.
  • Rasa nyeri dan sakit.

 

Makanan yang dapat mencegah kanker payudara

makanan pencegah kanker payudara

Satu dari sekian cara untuk mencegah kanker adalah dengan mengonsumsi beberapa makanan tertentu yang diyakini mengandung khasiat untuk melindungi tubuh dari penyakit mematikan tersebut. Berikut enam jenis bahan makanan yang telah diteliti ahli dapat mencegah kanker payudara :


Gandum

gandum
Gandum dapat dikonsumsi dalam bentuk sereal dengan segelas susu setiap pagi. Dimana setiap 1 gelas gandum setara dengan 10 gram dari kebutuhan serat yang digunakan untuk menurunkan tingkat estrogen dalam tubuh. Estrogen sendiri adalah hormon yang apabila kadarnya tinggi dapat merangsang pertumbuhan kanker payudara.

 

Brokoli

brokoli

Brokoli kecambang memiliki kandungan tinggi sulforaphane yang merupakan bentuk antioksidan. Para ilmuwan dari University of Michigan menemukan bahwa senyawa ini dapat menargetkan dan menghancurkan sel-sel tumor.

Ikan Salmon dan Tuna

ikan

Kandungan Omega 3 pada ikan Salmon dan Tuna dapat menekan risiko  kanker payudara pada wanita

 

Wortel dan Bayam

bayam

wortel

Hati-hati bagi yang tidak suka wortel dan bayam karena wanita yang tidak pernah mengkonsumsi wortel dan bayam, berisiko dua kali lebih besar terkena kanker dibandingkan yang sering mengonsumsi kedua jenis sayuran ini.

 

Yoghurt

yogurt

Yoghurt berfungsi memperlambat partumbuhan sel kanker payudara, terutama dalam jumlah banyak.

 

Susu Kedelai

kacang kedelai

Susu kedelai murni mampu menurunkan risiko terkena kanker payudara sebanyak 28 % jika dibandingkan dengan produk kedelai olahan.

 

Jus Jeruk

jeruk

Penelitian di Universitas Western Ontario, Canada memperoleh hasil bahwa jus jeruk bisa memperlambat pertumbuhan sel kanker hingga 50 %. (Berbagai Sumber/Nilna Rahmi Isna)

Buah delima

delima

Biji renyah dari buah delima (juga disebut sebagai arils) mengandung senyawa yang disebut asamellagic suatu antioksidan kuat yang dapat menghambat enzim yang berperan dalam perkembangan kanker payudara, menurut para ilmuwan asal US dari City of Hope Beckman Research Institute.
Sebagai sumber yang kaya antioksidan, buah delima juga telah dikaitkan mampu mempromosikan kesehatan jantung. Anda bisa mendapatkan antioksidan dari jus delima murni dengan minum satu cangkir (250 ml) per hari.

Telur

telur
Kolin, nutrisi penting yang berlimpah dalam telur, dapat menurunkan risiko perempuan menderita kanker payudara sebesr 24 persen, menurut sebuah studi AS yang melibatkan lebih dari 3.000 responden. Nutrisi penting ini ditemukan di kuning telur. US Institute of Medicine merekomendasikan, perempuan harus memenuhi sekitar 425 miligram kolin per hari. Beberapa sumber-sumber lain dari kolin diantaranya ikan, unggas, daging sapi, brokoli dan gandum.

Jamur

jmur
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Nutrition and Cancer pada tahun 2010 menyatakan, kebiasaan mengonsumsi jamur lebih tinggi dikaitkan dengan rendahnya risiko kanker payudara di kalangan perempuan yang pra-menopause. Cremini, tiram dan jamur shiitake, mengandung antioksidan seperti L-ergothioneine, yang dapat memberikan perlindungan terhadap kanker. 

Perkembangan dan pertumbuhan  kanker payudara yang berawal dari tumor melalui beberapa stadium:

 stadium-kanker-payudara

StadiumI
Bentuk dan ukuran  2 – 2,25 cm, dan tidak terdapat penyebaran (metastase) pada kelenjar getah bening ketiak. Pada stadium I ini, kemungkinan penyembuhan secara sempurna adalah 70 %. Untuk memeriksa ada atau tidak metastase ke bagian tubuh yang lain, harus diperiksa di laboratorium.

Stadium II

ukuran lebih besar dari 2,25 cm dan sudah terjadi metastase pada kelenjar getah bening di ketiak. Pada stadium ini, kemungkinan untuk sembuh hanya 30 – 40 % tergantung dari luasnya penyebaran sel kanker. Pada stadium I dan II biasanya dilakukan operasi untuk mengangkat sel-sel kanker yang ada pada seluruh bagian penyebaran, dan setelah operasi dilakukan penyinaran untuk memastikan tidak ada lagi sel-sel kanker yang tertinggal.

Stadium III

Tumor sudah cukup besar, sel kanker telah menyebar ke seluruh tubuh, dan kemungkinan untuk sembuh tinggal sedikit. Pengobatan payudara sudah tidak ada artinya lagi. Biasanya pengobatan hanya dilakukan penyinaran dan chemotherapie (pemberian obat yang dapat membunuh sel kanker). Kadang-kadang juga dilakukan operasi untuk mengangkat bagian payudara yang sudah parah. Usaha ini hanya untuk menghambat proses perkembangan sel kanker dalam tubuh serta untuk meringankan penderitaan penderita semaksimal mungkin.

Stadium IV atau stadium akhir,

Kanker sudah berkembang dan menyebar ke seluruh bagian tubuh. Tingkat kesembuhannya pun semakin menurun hingga 20%.

Dalam mencegah penyakit kanker  payudara sebaiknya periksa payudara anda saat terjadi gejala seperti diatas dan segera periksakan payudara anda dirumah sakit terdekat.

 

Ada 13 Cara Mencegah Kanker Payudara:

  1. Kesadaran akan payudara itu sendiri

Lebih dari 90% tumor payudara dideteksi oleh wanita itu sendiri. Perhatikan setiap perubahan pada payudara menjadi bagian penting perawatan k esehatan wanita. Saat ini, wanita disarankan untuk breast aware? Ini berarti wanita harus tahu seperti apa payudara mereka di depan cermin, dan rasakan saat mandi atau terlentang pada periode berbeda setiap bulan sehingga jika ada perubahan yang tidak normal dapat diketahui segera.

  1. Berikan ASI pada bayi

Beberapa penelitin menunjukkan ada hubungan antara pemberian ASI dan menurunnya resiko berkembangnya kanker payudara meskipun belum ada kesepakatan yang jelas akan hal ini. Para peneliti mengklaim bahwa lebih muda dan lebih lama seorang ibu memberikan ASI pada bayinya adalah semakin baik. Hal ini didasari pada teori bahwa kanker payudara berkaitan dengan hormon estrogen. Pemberian ASI secara berkala akan mengurangi tingkat hormon tersebut.

  1. Jika menemukan gumpalan, segera ke dokter

Penelitian menunjukkan banyak wanita menunda untuk ke dokter jika mereka menemukan gumpalan pada payudaranya, mereka takut memiliki kanker. Ini adalah hal terburuk yang mereka lakukan. Jika menemukan gumpalan, segera konsultasi ke dokter karena ini akan membantu menenangkan pikiran. Jika gumpalan tersebut adalah kanker, segera lakukan pengobatan yang tepat untuk menyelamatkan jiwa.

  1. Cari tahu apakah ada sejarah kanker payudara pada keluarga

Masih perlu banyak penelitian untuk memahami secara menyeluruh semua penyebab kanker payudara. Tetapi satu hal yang perlu untuk diyakini adalah faktor gen. Faktor ini setidaknya sebanyak 10% dari semua kasus kanker payudara. Hal ini dianggap satu dalam 500 orang membawa gen yang dapat membuat mereka diduga memiliki penyakit tersebut.

  1. Perhatikan konsumsi alcohol

Dalam sejumlah penelitian, alkohol memiliki kaitan dengan kanker. Hal ini didasari pada kenyataan bahwa alkohol meningkatkan estrogen.

  1. Perhatikan berat badan

Obesitas nampaknya dapat meningkatkan resiko kanker payudara. Para peneliti menemukan wanita dengan berat 44 sampai 55 pound setelah umur 18 sebanyak 40% memiliki resiko lebih tinggi terkena kanker dibanding mereka yang berubah-ubah hanya 4 atau 5 pound semasa remajanya.

  1. Olahraga secara teratur

Beberapa penelitian menyarankan bahwa olahraga dapat menurunkan resiko kanker payudara. Hal ini karena penelitian menunjukkan bahwa semakin kurang berolahraga, semakin tinggi tingkat esrogen dalam tubuh.

  1. Kurangi makanan berlemak

Ada banyak perdebatan tentang hubungan kanker payudara dengan diet. Tetapi ada bukti bahwa gaya hidup barat tertentu nampaknya dapat meningkatkan resiko penyakit. Pertahankan asupan makanan rendah lemak, tidak melebihi 30 gram lemak per hari. Hal ini akan membantu mempertahankan diet seimbang yang juga membantu menjaga berat badan. Kita menyimpan estrogen di lemak tubuh, jadi lebih sedikit lemak yang kita bawa, lebih baik.

  1. Setelah usia 50 tahun, lakukan screening payudara secara teratur

Meskipun masih diperlukan banyak penelitian untuk menentukan penyebab kanker payudara, satu dari faktor utama penyebab adalah faktor usia. 80% kanker payudara terjadi pada wanita berumur diatas 50 tahun.

    10.Belajar relaks

Banyak tercatat bahwa stres dapat menyebabkan semua jenis masalah kesehatan. Meskipun masih banyak perdebatan atas temuan ini, menurunkan tingkat stres akan menguntungkan untuk kesehatan secara menyeluruh, termasuk resiko kanker payudara.

     11. Masukkan brokoli ke dalam menu harian Anda

Kira-kira dalam sehari Anda hanya membutuhkan secangkir brokoli. Tahukah Anda, brokoli mengandung senyawa sulfuraphane yang secara ilmiah terbukti mengurangi risiko kanker.

     12. Jangan lupakan buah dan sayur dalam menu harian

Pilihlah sayuran berwarna hijau dan oranye. Makanlah tomat yang kaya dengan likopen. Konon likopen juga agen yang berfungsi memerangi kanker.

     13. Minumlah teh hijau yang kaya antioksidan

Disamping minum the hijau, kudaplah dark chocolate sesekali, karena secara ilmiah terbukti cokelat sebagai agen yang memerangi kanker. Namun ingat jangan cokelat manis, karena Anda tidak akan mendapat manfaatnya.

 

 

 Tips Payudara – Mitos Persepsi dan Fakta

Keindahan tubuh seorang wanita tidak akan lepas dari faktor keindahan payudara. Bahkan kesempurnaan kecantikan seorang wanita pun sedikit banyak akan dipengaruhi oleh payudara yang dimilikinya.

 

Adalah menjadi idaman setiap wanita untuk mempunyai payudara yang sehat, bulat padat dan kencang dengan ukuran yang cukup besar. Bagaimana dengan wanita yang kebetulan dikaruniai payudara yang mungil?

Jangan khawatir dan berkecil hati, Meski berukuran mungil, namun bila kencang tentu akan terlihat lebih menarik daripada payudara yang besar namun terkesan ‘turun’.

 

Akan tetapi banyak wanita yang belum mengetahui pengetahuan tentang payudara selain sebagai salah satu mahkota keindahan antara lain seperti yang dikutip dari Divinecaroline. National Breast Cancer Awareness yaitu :

 

  1. Perempuan merupakan satu-satunya mamalia yang payudaranya terlihat dan berkembang membesar seiring dengan kematangan umur seseorang itu. Mamalia lainnya seperti anjing, kucing dan hewan primata hanya akan mengalami pembengkakan payudara ketika hamil dan menyusui.

 

  1. Tidak ada seorang wanita pun yang memiliki payudara simetris. Setiap payudara pasti akan berbeda tapi karena perbedaannya itu sangat kecil maka banyak yang tidak menyadarinya. Secara umum payudara sebelah kiri akan lebih besar daripada sebelah kanan karena kerja jantung yang lebih banyak pada bagian kiri (bilik kiri).

 

  1. Tidur menyamping atau tidur dengan bertumpu pada satu payudara dapat mengubah bentuk payudara karena jaringan kulit pada payudara sangat elastis, mudah meregang dan dapat menyebabkan payudara turun. Pakar kesehatan telah menyarankan jika wanita ingin tidur menyamping, sebaiknya menggunakan bantal untuk menahan payudaranya.

 

  1. Mitos yang menyebutkan memakai bra/BH ketika tidur menyebabkan kanker payudara tidaklah benar karena tidak ada satu pun bukti ilmiah yang menyebutkannya.

 

  1. Payudara tidak mengandung jaringan otot sehingga tidak ada satu pun olahraga yang dapat mengubah bentuknya. Satu-satunya cara untuk membuat payudara terlihat kencang adalah dengan melatih otot-otot pectoral di bawah jaringan payudara.

 

  1. Menurut perusahaan bra/BH di Amerika, selama satu dekade belakang ini terjadi peningkatan rata-rata ukuran payudara wanita yang biasanya 34B menjadi 36C. Dan diperkirakan pada beberapa dekade yang akan datang, peningkatan tersebut akan terus terjadi.

 

  1. Risiko wanita kehilangan payudaranya akibat kanker payudara adalah 1 berbanding 8. Kebanyakan wanita yang mendapat kanker payudara adalah wanita perokok, obesitas atau mempunyai riwayat keluarga dengan penyakit tersebut.

 

  1. Seorang lelaki bisa juga menyusui karena memiliki kelenjar susu mamalia seperti pada halnya wanita sehingga bisa menghasilkan air susu. Biasanya lelaki yang bisa menyusui mempunyai masalah hormon atau sedang dalam masa terapi hormon untuk penyakit seperti kanker.

 Seiring dengan waktu seperti halnya bagian tubuh yang lain payudara perlu dirawat dan dijaga agar tetap menawan. Gangguan yang sering menjadi momok bagi para wanita tentu adalah Payudara yang menjadi kendur atau lembek yang akhirnya membuat payudara terkesan turun dan kurang menantang.

 Payudara lembek dan turun biasanya banyak disebabkan karena kelenjarnya berkurang. Penyebabnya bisa disebabkan karena faktor menyusui karena kelenjar menyusut setelah menyusui. Pada saat hamil pada wanita terbentuk saluran air susu. Kelenjar-kelenjar (saluran-saluran) baru ini menggantikan lemak asli dalam payudara. Sehingga ketika sudah tidak ada lagi air susu di dalam kelenjar tersebut payudara jadi kendur.

 Untuk mengantisipasinya ada beberapa langkah praktis yang dapat anda lakukan untuk menjaga agar payudara anda tetap indah dan sehat yaitu :

      1.Jagalah Pola Makan

Sama dengan bagian tubuh yang lain payudara juga memerlukan nutrisi , dengan menjaga pola makan yang seimbang maka berat badan anda akan terkontrol , yang akan membuat tubuh anda lebih ideal termasuk payudara anda.

 

     2.Jagalah Tingkat kelembaban

Permukaan payudara yang kering akan membuat terlihat kurang segar dan kencang, Gunakan pelembab seperlunya untuk menjaga kelembaban kulit payudara dan lakukan pijatan-pijatan khusus yang ringan. Bersihkan secara teratur bagian putting dengan air hangat dan kapas.

 

  1. Memakai Bra yang Sesuai

Adalah sangat penting menggunakan bra yang sesuai dengan bentuk dan ukuran payudara, dan disesuaikan dengan aktifitas yang dilakukan. Pilihlah Bra yang mudah menyerap keringat. Ukuran Bra yang sesuai akan dapat menopang dan menyangga payudara dengan baik.

 

  1. Olahraga

Olahraga rutin yang focus memperkuat otot dada akan sangat membantu mempertahankan kekenyalan dan kekencangan payudara. Untuk teknik olahraga ini sudah cukup banyak instruktur-instruktur olahraga yang dapat membantu anda di arena-arena kebugaran

 

  1. Sayangi dan syukuri payudara anda

 Dari sikap mental ini akan membuat pikiran lebih nyaman dengan kondisi apapun payudara kita, baik itu mungil, besar maupun extra besar. Itu adalah anugerah sang pencipta kepada anda.

 

Semoga Bermanfaat!!
Iklan

1 Komentar (+add yours?)

  1. jtxmisc
    Apr 29, 2015 @ 01:02:38

    is good artikel Thank you so much , is good artikel Thank you so much

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: