Cara Mengatasi Harddisk Bad Sector

Siapa yang sering ngalamin kayak gini, tiba-tiba PC/Laptop-nya mendadak berhenti dengan tampilan yang cukup membingungkan para pengguna newbie, misalnya aja tiba-tiba terjadi Blue Screen, Check Disk akibat Bad Sector. Terjadi tentu banyak faktor penyebabnya bisa dengan mati secara tiba-tiba tanpa perintah Shutdown ketika mati lampu atau naik turunnya tegangan listrik, Hardware yang tidak support, tidak kompitible atau terjangkit virus dan malware.

So, jangan panik ketika terjadi Check Disk secara tiba-tiba, karena sebenarnya Windows akan menjalankan secara otomatis tools ini ketika Harddisk sedang bermasalah, biarkan berjalan selama beberapa menit hingga kembali normal. Intinya sih, sedang memperbaiki dirinya sendiri. Tapi jika emang menginginkan sendiri melakukan proses Check Disk ini, silahkan aja lakukan secara manual ketika ada waktu luangnya. Dengan perintah yang akan saya jelaskan nantinya.

Hard Disk yang Bad Sector, perlu penanganan yang serius, kalo gak yah semakin banyak system yang error. Nah, apa Bad Sector itu?

Bad Sector adalah cluster dari sebuah data di dalam Harddisk yang tidak bisa terbaca. Suatu kondisi pada Harddisk yang mengalami kerusakan sehingga tidak bisa digunakan untuk tempat penyimpanan data. Kerusakan tersebut akan menyebabkan kerusakan yang lebih fatal terhadap Harddisk jika sampai menyebar. Misalnya tekanan pada head, piringan Harddisk yang memaksakan diri untuk membaca data adalah penyebab utama kerusakan fatal pada Harddisk. Bad sector sudah sangat umum terjadi, bukan hanya system yang error tapi juga bisa disebabkan oleh human error.

Penyebab terjadinya Bad Sector Harddisk adalah susunan data yang ada pada Harddisk tidak teratur dengan baik, sehingga tidak teratur pada saat membaca urutan file yang dibutuhkan program.

Bad Sector tidak hanya terjadi pada Harddisk tradisional dengan piringan magnetik, tetapi juga bisa mengenai drive yang bertipe SSD (Solid State Drive).

Apa sih penyebab sering terjadi Bad Sector?

  • Mematikan Laptop/computer dengan cara tidak benar, tidak secara normal, tidak menggunakan perintah Shutdown. Pada PC Computer, orang biasanya langsung mencabut kabel power atau langsung dengan tombol power on-off. Sering melakukan ini dapat menyebabkan kerusakan yang parah.
  • Seringnya Komputer mati tiba-tiba saat lagi beroperasi, ketika terjadi pemadaman listrik.
  • Tidak pernah dilakukan Harddisk Partition, akibat tumpukan file-file lama dan tidak teratur, kinerja Harddisk akan menurun dan proses loading sangat berat.
  • Cacat produksi pada Harddisk, kebocoran Harddisk sehingga debu bisa masuk, head yang menggores piringan Harddisk, membawa Harddisk dengan kurang pengamanan, terjatuh atau terbanting.
  • Usia Harddisk yang sudah tua, kualitas yang kurang baik, terlalu kepanasan misalnya pemasangan kabel yang kurang tepat atau kualitas kabel yang tidak baik.
  • Banyaknya Virus dan Malware menyerang, kerusakan penyebab dari virus tidak hanya merusak data saja tetapi dapat merusak system operasi akibatnya laptop/computer sering hang dan restart.
  • Tegangan yang overload, penggunaan tegangan yang normal dari power supply yang baik turut serta memperpanjang usia agar terhindar dari Harddisk Bad Sector.
  • Human Error, kelalaian manusia masih saja sering terjadi.
  • Terjadi bencana alam computer, tertimpa benda keras, kemungkinan Harddisk yang lemah akan rusak.
  • Terjatuh atau goncangan saat melepas harddisk keluar dari PC computer, pada Casing
  • Hindari medan area elektomagnetik, yang ber-magnet tinggi, seperti speaker aktif, ponsel, magnet, dll. Induksi kuat dari magnet bisa menyebabkan hilangnya data secara permanen.

Macam-Macam Bad Sector

  • Hard Bad Sector (Physical) yaitu kerusakan pada fisik Harddisk, bisa terjadi karena goresan head pada piringan. Penyebabnya adalah ketika Harddisk bekerja, laptop/computer-nya tersenggol atau terbentur sehingga terjadi guncangan, Harddisk terkena debu, cairan flashmemory SSD mungkin sudah mengering, Harddisk pernah jatuh. Dengan kata lain Hardware yang mengalami kerusakan. Ini juga sering terjadi pada Harddisk Ekternal. Hard Bad Sector tidak bisa di repair akan tetapi bisa di cegah.
  • Soft Bad Sector (Logical) yaitu sekelompok storage di Harddisk yang bekerja tidak benar. Kerusakan terjadi pada saat Error Correction Code (ECC) menemukan data yang tidak sesuai dengan konten di sector tersebut, atau menunjukkan ada sesuatu yang salah. Atau bisa di sebut error pada data bukan pada fisik. Ini diperbaiki dengan melakukan overwrite bilangan biner pada angka nol atau menggunakan Tools Windows Disk Check.

Cara Mengatasi dan Memperbaiki Harddisk Bad Sector

Windows sudah memiliki fasilitas “CHKDSK”. Apa itu CHKDSK? Check Disk (chkdsk) adalah perintah/syntax pada computer yang hanya bisa dijalankan di DOS OS/2 dan Windows yang dapat menampilkan status integrity system file di dalam Harddisk serta di memperbaiki error yang terjadi pada Harddisk/file system pada windows tersebut.

Tujuannya adalah menscan Harddisk (HDD) untuk mencari error yang terjadi pada Harddisk seperti Lost Sector, Bad Sector, Corrupting Sector. CHKDSK akan memindahkan file/data ke sector yang baik atau mengganti file duplikat.

Fungsinya adalah sebagai AutoRepair, apabila ada data/file system yang rusak maka Check Disk (CHKDSK) akan memperbaikinya secara otomatis.

Penyebab terjadinya, seperti di atas ketika terjadi naik turunnya tegangan listrik, hardware yang tidak support, tidak kompitible, atau terjangkit virus.

Jika tidak terjadi secara otomatis menampilkan CHKDSK, sebaiknya kamu menjalankan tool ini secara rutin di mana ada kesempatan untuk melakukannya. Hal ini bisa mencegah, mendeteksi, menandai dan mengatasi error yang ada pada Harddisk, sehingga system di windows tidak berusaha membaca data di sector yang sudah di tandai tersebut. Ada sedikit masalah dalam menjalankan CHKDSK ini adalah butuh waktu yang lama untuk melakukan pengecekan. Hal ini tergantung pada kekuatan RAM yang bagus dan besarnya kapasitas Harddisk termasuk jumlah file dan folder. Sebelum menjalankan CHKDSK ini, matikan semua program yang berjalan pada windows dan memiliki waktu yang senggang, selama kamu tidak membutuhkan memakai laptop/computer-mu.

Berikut Langkah-Langkah Yang Harus Di Lakukan Secara Manual :

  • Buka Windows Explorer.

1

  • Klik kanan pada drive yang ingin di check, lalu klik properties.

2

  • Setelah terbuka Properties, klik tab Tools.

3

  • Lihat di area Error-checking, klik tombol Check Now
  • Lalu muncul jendela baru, silahkan centang Automatically fix system error untuk memeriksa software yang rusak.

4

  • Silahkan centang Scan for and attempt recovery of bad sector jika tidak otomatis tercentang.
  • Klik Start, agar system mulai menjalankan pengecekan dan memperbaiki semua error yang ditemukan.

5

  • Klik tombol OK di pesan tersebut. Berarti komputer kamu mempunyai masalah pada file system-nya. Untuk itu kamu harus melakukan memperbaiki masalah tersebut. Tidak perlu ke mana-mana, klik kembali tombol Check now di jendela Properties. Kemudian beri tanda centang di opsi Automatically fix file system errors dan terakhir klik tombol Start.

6

Jangan gunakan computer saat windows melakukan pengecekan. Jika kamu melakukannya maka windows akan memberikan pesan error dan menanyakan apakah kamu ingin melakukan pengecekan setelah windows di-restart. Jika kamu menjawab “Yes” maka computer akan melakukan restart dan menjalankan pengecekan kembali. Apabila proses pengecekan gagal memperbaiki Bad Sector, mungkin perlu menyediakan uang kembali untuk membeli sebuah harddisk baru sebelum area Bad Sector menyebar dan data penting kamu masuk ke dalam area Bad Sector.

Pencegahan dan Perawatan Harddisk

  • Menjaga agar computer dalam keadaan tidak terlalu panas dan bebas dari debu.
  • Gunakan Hardware dari merek yang sudah teruji kualitasnya.
  • Jika ingin memindahkan laptop/computer-nya, lakukanlah dengan hati-hati. Jangan memindahkan PC Komputer yang sedang menyala.
  • Gunakan Power Supply pada PC computer yang dapat menyimpan listrik sementara jika tiba-tiba mati lampu.
  • Bawalah Harddisk eksternal dengan seminim mungkin guncangan yang terjadi pada perangkat.
  • Jangan gunakan kabel data yang terlalu panjang, karena akan mengurangi daya listrik yang masuk ke dalam Harddisk.
  • Gunakan UPS untuk mencegah PC/Komputer mati secara mendadak karena terjadi pemadaman listrik.
  • Selalu matikan Windows dengan benar.
  • Gunakan program untuk men-defrag (Disk Defragmenter) Harddisk secara berkala atau terjadwal otomatis, karena bisa memperpanjang umur Harddisk. Disk Degragmentation mengurangi pengerasan data hingga tidak mudah terkena Bad Sector.
  • Gunakan software yang berkualitas dan selalu meng-update antivirus.
  • Untuk mengatasi Bad Sector dengan cara lain dengan menggunakan HDD Regenerator, Ariolic Disk Scanner, Flobo Hard Disk Repair, dan lain-lain.

Cara Mengetahui Harddisk Sudah Kurang Baik

  • Lihat Indikator Harddisk pada LED Chasing, jika menyala terus berarti ada masalah dengan Harddisk-nya.
  • Lambat Booting saat mulai Windows, sekitar 8-15 menit.
  • Desktop sering Not Responding dan lambat memulai atau membuka program.

Cara mengetahui Harddisk yang mulai Rusak

Harddisk yang menggunakan S.M.A.R.T, dapat dilakukan melalui perintah CMD :

  • Buka Command Prompt atau dengan Windows+R lalu ketik CMD
  • Ketik “wmic
  • Lalu “diskdrive get status
  • Jika muncul “OK”, maka Harddisk baik-baik saja, jika tidak berarti ada masalah pada Harddisk-nya.
Selamat mencoba, siapa lagi yang akan menjaga dan memelihara barang penting yang 
berharga buat kehidupan kita klo bukan kita sendiri, kan!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: