Macam-Macam Sistem Operasi Jaringan Komputer

Jarkom4Pembahasan saya selanjutnya mengenai sistem jaringan, ini bukan hal baru lagi dan awam bagi kehidupan manusia pada zaman modern ini. Jaringan, ya semua orang membutuhkannya, bukan? Karena dengan jaringan tersebut sangat penting untuk manusia dengan mudah untuk melakukan sesuatu dengan mudah, melakukan berbagai kegiatan positif. Berkomunikasi, browsing di internet, sharing data, sharing dengan orang-orang di luar sana dan sebagainya. Terbukti bahwa pengetahuan manusia saat ini sudah sangat berkembang seiring dengan berkembangnya teknologi yang ada. Jadi bersyukurlah kita hidup di jaman sekarang ini. Walaupun dampak negatifnya juga tak pernah lepas dari teknologi yang ada.

Sistem operasi jaringan (Network operating System) adalah sebuah jenis system operasi yang ditunjukkan untuk menangani jaringan. Umumnya system operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditunjukan untuk melayani pengguna. Seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagai alat pencetak (printer), DNS service, HTTP service dll.
System operasi, layanan jaringan, aplikasi jaringan adalah merupakan komponen software jaringan computer. System ini dibutuhkan operasi jaringan untuk mengelola aliran data antara workstation dan server yang bekerja dengan drive pada perangkat yang telah terpasang di jaringan tersebut.

Jarkom1

Sebelum memaparkan jenis-jenis system operasi jaringan tersebut, lebih dulu mengetahui apa fungsi dari system operasi jaringan computer itu?

Fungsi Sistem Operasi Jaringan Komputer
– Menghubungkan sejumlah computer dan perangkat lainnya ke sebuah jaringan,
– Mengelola sumber daya jaringan,
– Menyediakan layanan, melayani permintaan client untuk mengakses aplikasi dari sumber daya jaringan system system operasi,
– Menyediakan kemanan jaringan bagi multiple user,
– Mudah menambahkan client dan sumber daya lainnya,
– Memonitor status dan fungsi elemen-elemen jaringan,
– Distribusi program dan update software ke client,
– Menggunakan kemampuan server secara efisien,
– Menyediakan toleransi kesalahan,
– Sebagai sarana komunikasi untuk melayani pertukaran pesan pada jaringan, pada bagian server menangani dan menyediakan routing, buffering pesan, mengirim pesan melalui jaringan dan keandalan transmisi,
– Mengontrol sumber daya lokal, dengan melakukan fungsi proses dan distribusi ke antara memori, proses perencanaan dan penjadwalan, prosesor manajemen dalam mesin multiprosessor, control peripheral dan proses fungsi manajemen sumber lainnya.
– Mengontrol sumber daya jaringan agar dapat digunakan secara bersama, penguncian berkas dan penguncian record yang dipakai bersama, menjaga sumber daya dan direktori jaringan, pengelolaan permintaan akses remote ke system file dan database, manajemen antrian permintaan (query) bagi pengguna jarak jauh untuk perangkat feriferal.

Karakter Sistem Operasi Jaringan
– Pusat kendali sumber daya jaringan,
– Akses aman ke sebuah jaringan,
– Mengizinkan user terkoneksi ke jaringan lain,
– Mengizinkan remote user terkoneksi ke jaringan,
– Backup data dan memastikan data tersebut tersedia.

Sistem Operasi

System Operasi Jaringan Komputer :

– Windows Server 2003
Merupakan salah satu system operasi untuk server setelah windows server 2000 yang diproduksi oleh Microsoft windows.
Kelebihan windows server 2003
• Fungsionalitas dan skalabilitas
• Cocok untuk organisasi atau perusahaan besar
• Tampilan server cukup bagus
• Dapat menggunakan DHCP
Kekurangan windows server 2003
• Kurang memadai di tengah kemajuan web 2.0
• Jika tidak teliti ketika menginstall, error sering terjadi
• Persyaratan perangkat keras pada waktu itu cukup tinggi

– Windows 98, Windows 2000 Profesional, Windows XP Profesional dan Windows NT Workstation
Seluruh windows yang ada di atas tidak digunakan oleh server, tetapi dapat menyediakan sumber daya untuk jaringan (work station), seperti mengakses file dan menggunakan printer.

– Microsoft LAN Manager

Adalah sebuah system operasi jaringan yang dikembangkan oleh Microsoft corporation bersama dengan 3Com Corporation LAN Manager didesain sebagai penerus perangkat lunak server jaringan 3+Share yang berjalan di atas system operasi MS-DOS.

– Novell NetWare

Adalah sebuah system operasi jaringan yang umum digunakan dalam computer IMB PC atau kompatiblenya. Sistem operasi ini di kembangkan oleh Novell dan dibuat berbasiskan tumpukan protocol jaringan Xerox XNS.
NetWare telah digantikan oleh Open Enterprise Server (OES). Versi akhir dari NetWare hingga April 2007 adalah versi 6.5 Support Pack 6, yang identik dengan OES-NetWare Kernel, Support Pack 2.

Kelebihan system operasi Novell NetWare
• Sebagai software jaringan
• Manajemen jaringan mudah
• Kecepatan komunikasi antar PC menggunakan LAN sangat cepat
• Perangkat keras (space disk dan memori) digunakan untuk server dan sudah diuji
Kelemahan Sistem Operasi Novell NetWare
• Masih berbasis DOS/mode tampilan yang belum grafis
• Hanya sebatas print file dan sharing data
• Fungsi server hanya sebatas penyedia basis data, dan yang melakukan komputasi malah client

– Microsoft Windows NT Server

Merupakan sebuah system operasi 32-bit dari Microsoft yang menjadi leluhur system operasi windows 2000, windows XP, windows server 2003 dan windows vista. System operasi tersebut pada awalnya mendukung beberapa platform mikroprosesor, di mulai dari intel 80×86 (hingga sekarang), MIPS R4x00 (dihentikan pada versi windows NT 4.0), digital equipment corporation alpha AXP (dihentikan pada versi 2000 Beta 3), IMB Power PC (dimulai pada versi windows NT3.51 dan dihentikan pada versi pada windows NT 4.0), seperti beberapa flatform lainnya seperti clipper dan SPARC (tidak dirilis untuk umum karena dibuat oleh pihak ketiga, Integraph). Saat ini system berbasis windows NT hanya mendukung flatform Intel 80×86, Intel IA64, dan AMD64 (atau x64), sementara flatform lainnya tidak didukung lagi, mengingat kurangnya dukungan dari pihak ketiga untuk prosessor tersebut.

Windows NTWindows NT di luncurkan dalam beberapa edisi, meskipun produk tersebut dibangun dan kode sumber yang sama, yaitu
1. Windows NT Workstation, yang dikhususkan untuk penggunaan pada workstation jaringan,
2. Windows NT Server, yang dikhususkan untuk penggunaan pada server jaringan,
3. Windows NT Enterprise Server atau windows NT Advanced Server, yang sama-sama ditunjukkan untuk penggunaan pada server jaringan tetapi menawarkan lebih banyak fungsi dan fitur daripada windows NT server standar.

– GNU/Linux

Adalah system operasi dengan menyusul pembangunan sebagai bebas perangkat lunak open source, yang meningkatkan popularitas dan permintan antara rumah dan perusahaan perangkat lunak computer user.
Linux turunan dari Unix yang merupakan freeware dan powerfull operating system, memiliki implementasi lengkap dari arsitektur TCP/IP. Beberapa varian Unix seperti SCO OpenServer, Novell UnixWare atau Solaris.
Kelebihan dari Linux
• Bebas dan terbuka sehingga tidak terdapat biaya lisensi untuk membeli dan menggunakan Linux
• Mudah digunakan
• Hampir semua aplikasi yang terdapat di windows, telah terdapat alternatifnnya di Linux. Kita dapat mengakses situs web open source as alternative untuk memperoleh informasi yang cukup berguna dan cukup lengkap tentang alternative aplikasi windows di Linux.
Kekurangan Linux
• Banyak pengguna belum terbiasa dengan Linux dan masih windows minded
• Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux. Untuk mencari daftar hardware yang didukung oleh Linux kita bisa melihat Linux-Drivers.org atau Linux hardware.org
• Proses instalasi windows software yang tidak semudah di windows. Instalasi software di Linux akan mudah jika terkoneksi dengan internet atau bila mempunyai CD/DVD repository-nya, bila tidak harus mendownload satu persatu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya

Linux

– CentOS Linux

Merupakan system operasi Linux yang dapat digunakan untuk server, karena banyak distro system operasi linux yang dapat digunakan untuk server, misalnya redhat debian.
Kelebihan CentOS Linux
• Sangat kompatibel dengan redhat
• OS yang freeware yang handal untuk skala enterprise
• Satu-satunya OS yang didukung resmi oleh Cpanel
Kekurangan CentOS Linux
• Tergantung pada distro redhat, karena centos keluar setelah redhat
• Penampilan website kurang menarik
• Kurangnya dokumentasi tentang redhat

– Mac OS X Server

Mac (Macintosh Operating System) OS merupakan system operasi yang berasal dari FreeBSD yang free software dan dikembangkan menjadi non free software. Mac OS memiliki banyak peminat dan pengguna dikarenakan tampilannya yang menarik dan mudah.
Mac OS dibuat oleh Apple Computer khusus untuk computer Macintosh dan tidak kompatibel dengan PC berbasis IBM. Diperkenalkan pada tahun 1984, Mac OS sejak tahun 2006 telah memiliki kompatibilitas dengan arsitektur PowerPC maupun x86.
Kelebihan Mac OS
• Tidak mudah terkena virus
• Memiliki performa yang tinggi
• Memiliki tampilan GUI yang menarik
• Hardware dan system operasi berasal dari produsen yang sama
Kekurangan Mac OS
• Tidak dapat dirakit sendiri karena sudah lisence dari apple
• Hanya cocok bagi graphic designer
• Hanya pihak MacOs saja yang mengembangkan system operasi ini
• Biaya untuk membelinya sangat mahal
• Kurang cocok untuk aplikasi server dan game
• Software tidak terlalu lengkap

– UNIX

Adalah system operasi yang diawali dari project Multics (Multiplexed Information and Computing Service) pada tahun 1965 yang dilakukan American Telephone and Telegraph AT&T, General Electric (GE), dan Institut Teknolgi Massachusetts (MIT) dan biaya dari Departemen Pertahan Amerika (Department of Defence Advenced Research Project, DAFRA atau ARPA).
Unix didesain sebagai system operasi yang portable, multi-tasking dan multi-user.
Unix ini dapat menangani pemrosesan yang besar sekaligus menyediakan layanan internet seperti web server, FTP server, terminal emulation (telnet), akses database, dan network. File system (NFS) yang mengijinkan client dengan system operasi yang berbeda untuk mengakses file yang di simpan di computer yang menggunakan system operasi Unix.
Kelebihan Unix
• System operasinya gratis
• Tidak perlu menginstall driver lagi
• Mendapatkan aplikasi multimedia dan desain yang lengkap
• Tidak bisa terkena virus
• Desktopnya bagus
Kekurangan dari Unix
• Membingungkan karena berbeda dengan windows
• Format file yang terlalu sedikit
• Banyak software yang tidak compatible dengan Linux

– Debian Server

Merupakan system operasi linux yang dapat digunakan untuk server, karena banyak distro system operasi linux yang dapat digunakan untuk server.
Kelebihan Debian Server
• Gratis
• Lebih aman dari virus
• Sudah banyak yang menggunakannya dalam organisasi maupun perusahaan
Kelemahan Debian Server
• Perlu belajar tentang cara menggunakannya
• Aplikasi pada linux masih belum sebagus windows

Jarkom2
– Banyan VINES

Beberapa varian UNIX, seperti SCO OpenServer, Novell UnixWare, Solaris. Virtual Integrated Network Service (VINES) ini adalah sebuah system operasi jaringan yang popular pada akhir decade 1980-an hingga awak decade 1990-an yang banyak digunakan dalam jaringan-jaringan korporat.
Vines pada awalnya dibuat berdasarkan protocol jaringan yang diturunkan dari Xerox Network System (XNS). Vines sendiri menggunakan arsitektur jaringan terdistribusi client/server yang mengizinkan client agar dapat mengakses sumber daya di dalam server melalui jaringan.

Fitur-fitur yang diusung oleh banyan vines adalah :
• Memiliki layanan berbagi berkas (file-sharing),
• Memiliki layanan berbagi alat pencetak (print-sharing),
• Memiliki layanan direktori terdistribusi yang disebut sebagai StreetTalk untuk melakukan manajemen jaringan,
• Dukungan terhadap protocol transmission control protocol/internet protocol (TCP/IP),
• Menawarkan perangkat baru administrasi jaringan dengan menggunakan antarmuka grafis,
• Mendukung manajemen dengan menggunakan protocol simple network management protocol (SNMP).
Client-client yang didukung oleh vines adalah IMB OS/2.

Jarkom3
Sesuai dengan fungsi computer pada sebuah jaringan, maka tipe jaringan computer dibagi menjadi dua yaitu :

1. Jaringan peer to peer

Setiap computer yang terhubung dengan jaringan dapat berkomunikasi denan computer-komputer lain secara lagnsung tanpa melalui computer perantara.
Pada jaringan ini sumber daya terbagi pada seluruh computer yang terhubung dalam jaringan tersebut, baik sumber daya yang berupa perangkat keras maupun perangkat lunak dan datanya. Computer yang terhubung dalam jaringan peer to peer pada prinsipnya mampu untuk bekerja sendiri sebagai sebuah computer stand alone. Tipe jaringan seperti ini sesuai untuk membangun sebuah workgroup dimana-mana masing pengguna computer bisa saling berbagi pakai penggunaan perangkat keras.

2. Jaringan client/server

Terdapat sebuah computer berfungsi sebagai server sedangkan computer yang lain berfungsi sebagai client. Computer server berfungsi dan bertugas melayani seluruh computer yang terdapat dalam jaringan tersebut. Sedangkan computer client (workstation) sesuai namanya menerima lauanan dari computer server.
Untuk membangun sebuah jaringan client-server diperlukan beberapa bagian, suatu computer sebagai pusat data yang disebut sebagai file-server, computer sebagai tempat kerja disebut workstation, peralatan jaringan seperti network interface card, hub, dll, media penghubung antar computer, dll.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: