Inilah Rahasianya, Mengapa Ada Garis Timbul & Menonjol Huruf F dan J Pada Keyboard

Huruf - 10 JariSiapa yang sudah hapal posisi huruf tanpa melihatnya, atau siapa yang bisa mengetik 10 jari?

Ini sama seperti saya, lebih mudah dan lebih cepat mengetik tanpa harus melihat keyboard lagi.

Coba deh perhatikan baik-baik pada keyboard kamu, “Pasti kamu bilangnya, oh iya benar ada!”

Mungkin di antara kita sudah mengetahui mengapa di buat seperti itu. Tapi, bagi yang belum tau, pasti bertanya-tanya, apakah kegunaan dari tonjolan itu?

Ada yang tau sejak kapan keyboard diciptakan?

Di setiap keyboard pada computer PC dan Laptop pasti ada tonjolan garis horizontal pada huruf F dan J.

Nah, keyboard tersebut sudah diciptakan sejak tahun 1860-an oleh Sholes dan Dunsmore. Awalnya mereka membuatnya berurutan sesuai abjad. Namun, lambat laun seiring dengan meningkatnya kemampuan (kebiasaan) user, kecepatan mengetik menjadi lebih cepat padahal mekanisme mesin saat itu masih sederhana. Akibatnya, (baris) tombol tertentu menjadi sering macet dan menghambat pekerjaan.

 Huruf F J

Berdasarkan pengalaman mereka, akhirnya disusunlah keyboard yang sengaja dipersulit dan dibuat tidak efisien agar keyboard tidak mudah jammed. Desain mesin ketik itu kemudian dijual ke Remington untuk diproduksi secara massal tahun 1873. Susunannya terbagi dalam empat baris, baris teratas berupa “23456789-”, baris kedua “QWE.TYIUOP”, baris ketiga “XDFGHJKLM”, dan baris terbawah “AX&CVBN?;R”. makanya huruf keyboard diciptakan tidak beraturan.

Nah ini sejarahnya, tonjolan pada tombol huruf F dan J berawal pada tahun 1888, ketika Frank Edward McGurin menemukan metode touch typing, yaitu cara mengetik tanpa melihat tombol di keyboard.

Hanya keybord virtual yang tak memiliki tonjolan pada huruf F dan J.

 

Apakah itu Touch Typing?

Touch Typing merupakan salah satu cara orang mengetik tanpa menggunakan indera penglihatan ketika mengetik. Orang yang mengetik dengan cara touch typing akan menempatkan ke delapan jari mereka di sepanjang baris horizontal pada tengah-tengah keyboard, yaitu tombol huruf A, S, D, dan F pada kiri sedangkan huruf J, K, L dan ; pada tangan kanan.

 

Fungsinya :

Untuk membantu meningkatkan kemampuan dari touch typing itu sendiri. sebab tonjolan itu dapat membantu mereka mengidentifikasikan huruf yang dipencet tanpa perlu memperhatikan tombol pada keyboard. Di keyboard standar, deretan di bagian tengah terdapat huruf A, S, D, F, G, H, J, K, L, dan tanda : , ; , “ , ‘

Huruf F menurut McGurin adalah posisi yang paling tepat untuk meletakkan jari telunjuk kiri, sedangkan huruf J adalah tempat untuk meletakkan telunjuk kanan. Kemudian kedua jempol di letakkan pada tombol space bar dalam mengambil posisi untuk memulai mengetik. Nah, dengan bantuan tonjolan ini, pada penulis dapat merasakan apakah jarinya diletakkan di tempat yang tepat sangat mengetik, walaupun tanpa harus melihat keyboard.

Inilah adalah cara paling efektif dalam proses pengetikan. Sehingga hal demikian bisa mempermudah dan mempercepat seseorang ketika mengetik dokumen yang dikerjakannya.

Modifikasi tombol F dan J kemudian dipatenkan oleh June E Botich dari Naples, Florida pada tahun 2002, sehingga panduan taktis ini menjadi standar di hampir semua keyboard di seluruh dunia. Tujuannya untuk membantu lebih meningkatkan kemampuan dari metode touch typing itu sendiri. tonjolan pada huruf F dan J juga berfungsi untuk mengidentifikasi pada huruf yang di tekan, tanpa perlu memperhatikan atau melihat tombol pada keyboard.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: