No…No..No…

Valentine datang. bukan hanya cewek-cewek yang pengin punya pasangan, nih. Cowok juga ada , lho! Di saat mereka tebar pesona sana-sini, kita yang kena getahnya. Please, deh, kita, kan enggak mau valentine sama dia. Boleh kok kita say, no!
Enggak usah bingung gimana memulai kalimat menolaknya. Coba saja beberapa kalimat di bawah ini:
“kayaknya kamu salah mengerti, deh. Buat aku, kamu teman baik yang aku sayang. tapi enggak lebih dari itu.”
“Maaf, ya, tapi kamu itu aku anggap teman. Lagipula tahun ini aku memang enggak berencana merayakan
valentine, kok.”
“Yah, kok, malah ngajakin aku pergi, sih? Aku lagi enggak pengin Valentine-an sama cowok, nih! LAgian kita, kan, temanannya sudah asyik!” (Sambil bercanda)
“Jangan sam aku, deh. Tuh, kayaknya Si Sarah (nama teman lain yang kelihatannya mau pergi sama dia) lagi engak ada teman Valentine. Coba ajak dia saja!”

Iya kita memang jomblo, tapi kan enggak berarti kita desperate nyari cowok mana saja supaya bisa valentine-an! Susah-susah gampang untuk nolak cowok, apalgi ketika kita tahu dia sebenarnya baik. Salah-salah nanti sakit hati dan kita kehilangan teman! Tenang, ini ada beberapa tipsnya!

1. Sinyal-sinyal lampu merah
Langkah pertama yang bisa kita lakukan adalah sebarkan dengan gencar sinyal-sinyal bahwa kita enggak tertarik untuk pergi Valentine-an (ataupun jadi gebetan) dengan dia.
* Valentine nanti ke mana?
Kalau pertanyaan ini sudah terlontar dari mulutnya, bilang saja terus terang apa acara kita, seperti pesta Valentine sama teman-teman cewek. Atau kalau belum punya, bilang saja, enggak ada acara valentine.
* Mau kado Valentine apa?
Kita bisa jawab, kado apapun pasti berarti asal itu dari orang special, kayak teman atau ortu. Eh, eh, tapi kalau tiba-tiba dia ngasih surprise kado Valentine gimana? Nah, ini cboleh kita terima boleh kita tolah. Tapi make sure kalau menolak kita kasih.
Alasan yang jelas, misalnya kita enggak bisa terima kadonya karena kita memang enggak merayakan Valentine-an tahun ini. Kalau pun kita terima (karena enggak enak, misalnya), kita perlu juga memberitahu
dia bahwa ini enggak berarti kita lantas mau jadi pasangan Valentinenya!

2. Jujur
Kalau ternyata dengan melancarkan jurus-jurus sinyal lampu merah itu, dia tetap nekat (apalagi hari valentine semakin dekat!), mungkin sudah saatnya kita jujur, straight to the point. kapan, sih, momen yang pas untuk bilang kita enggak tertarik?
* Mau pergi sama aku Valentine nanti?
Jelas ketika dia nanya kita mau enggak Valentine-an bareng dia, kita bisa langsung bilang kita lagi pengin valentine bareng teman-teman.
* Kamu Valentine-an sama siapa?
Jawab saja bahwa kita lagi jomblo tapi enggak ngoyo mencari pasangan. Buat kta, mendingan jomblo daripada maksa! Intinya, kalau mengobrol dengan dia, kita jawab biasa saja. Ekspresi datar dan sibukkan diri kita dengan hal lain. Misal, ngetik SMS atau baca buku. Supaya dia makin ngeh kita sama sekali enggak tertarik.
* Dia mulai menyentuh
Misalnya merangkul, menggandeng tangan, atau apapun yang bikin kita risih! Sudah saatnya kita meng-cut dan menjelaskan dengan baik-baik kenapa kita lebih memilih Valentine jomblo. Jelasin juga masalahnya bukan di dia, tapi karena kita lagi pengin enjoy Valentine bareng teman-teman.
Seorang Unbeatable fun girl harus tetap bisa bersenang-senang di hari Valentine walaupun dia jomblo. Jadi jangan takut atau malu untuk memilih jomblo (dan enggak maksain kencan sama cowok yang enggak kita suka) karena kita masih bisa have fun sama teman-teman, kkok!
Dare yourself, dong!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: