TIPS Kurangi Bahaya Radiasi Ponsel

Dari kisah nyata baru-baru ini yaitu seorang gadis muda belia yang gencar sekali menggunakan teknologi handphone ini. Namun ada kejadian aneh baru-baru ini menimpanya, sering terjadi gelombang-gelombang kecil yang menggerakkan tangan-tangannya tanpa disadari hingga menyebabkan gangguan kesadaran dan akhirnya dia harus dirawat di ruang ICU (Instalasi Care Unit).

Dari hasil CT Scan didapatkan penyebabnya adalah radiasi, dilihat dari pekerjaanya,tidak ada yang kemungkinan menyebabkan radiasi, dari aktivitasnya pun tidak ada, namun ada satu benda yang kemudian dicurigai dokter karena intensitasnya bersama nyaris 24 jam, yaitu hand phone yang selalu menemaninya hingga saat tidur pun.

Begitu tingginya tingkat radiasi yang disebabkan oleh ponsel bagi kesehatan penggunanya seperti timbulnya tumor otak, kangker dan lain sebagainya peneliti di Amerika telah membuat tip untuk menghindari atau mengurangi dampak radiasi yang telah di sebabkan oleh ponsel. hal ini seperti yang telah di ungkapkan dalam situs The Food and Drug Administration’s yakni:

Bahwa bukti adanya hubungan antara ponsel dengan masalah kesehatan memang belum ada, namun FDA membenarkan bahwa ponsel mengeluarkan radiasi level rendah dan energi radiofrekuensi (RF) tidak panas yang tidak akan merusak DNA.
Meskipun demikian, energi RF bersifat kumulatif dan bisa juga membahayakan jika berlebihan. Apalagi saat ini sudah banyak anak-anak yang memiliki ponsel dan berisiko terkena radiasi tersebut. Jika ketika masih kecil sudah terkena radiasi tersebut, kemungkinan pada saat dewasanya akan mengalami gangguan kesehatan.

Sebelumnya, organisasi The Environmental Working Group (EWG) pernah melakukan studi pada tahun 2007 dan melaporkan bahwa adanya peningkatan jumlah anak hiperaktif sebesar 80 persen pada anak-anak yang semasa kecilnya menggunakan ponsel atau ketika di dalam kandungan ibunya sering menelepon dengan ponsel.
Untuk itu, satu-satunya langkah mengurangi radiasi tersebut adalah dengan menjauhkannya sebisa mungkin dengan organ tubuh “Sebaiknya gunakan speaker daripada mendekatkan ponsel ke telinga. Jarak otak dan telinga yang dekat akan membuat radiasinya cepat masuk ke otak
dan inilah beberapa tip yang telah di keluarkan oleh peneliti Amerika untuk mengurangi atau menghindari radiasi yang telah di sebabkan oleh ponsel yakni:

  1. 1.  Menggunakan telepon umum (biasa) jika ingin berbicara cukup panjang
    2. Jika tidak memungkinkan memakai speaker, gunakan headset untuk menjauhkan radiasi dari tubuh
    3. Tidak meletakkan handphone dalam satu ranjang ketika sedang tidur
    4. Cari tahu berapa jumlah RF dari ponsel dengan menggunakan metode Specific Absorption Rate atau SAR. Di Amerika, SAR yang diperbolehkan adalah 1,6 watt per kilogram dan setiap ponsel memiliki SAR yang berbeda-beda.
    5. Setiap perusahaan ponsel memberi keterangan label emisi radiasi pada ponselnya agar konsumen bisa lebih mengantisipasi bahayanya.

Sudah lama diakui bahwa gelombang yang berasal oleh telepon genggam alias handphone bisa menyebabkan gangguan kesehatan dan mental mulai dari yang ringan sampai yang berat. Beberapa dampak buruk akibat pemakaian telepon tanpa kabel adalah seperti gangguan emosional pada anak karena penggunaan hape saat anak-anak serta ibu hamil, tumor otak/glioma, dan lain sebagainya.

Kurangi segera pemakaian telepon seluler anda agar terhindar dari bahaya resikonya dengan bantuan beberapa tips berikut ini :

1. Gunakan Alat Bantu Ponsel Agar Tidak Terhubung Langsung

Gunakan aksesoris  berupa handsfree, headset, earphone atau speakerphone saat bicara dengan handphone agar menjauhkan radiasi dari otak yang berdekatan dengan telinga kita. dan juga Aktifkan speaker  karena dengan  menggunakan speaker saat berbicara akan mengurangi energi atau tingkat kekuatan radiasi ponsel. Semakin jauh Anda dari antena ponsel, semakin rendah sinyalnya. Kabel headset pada banyak ponsel juga bisa bertindak sebagai antena, sehingga dapat mengirimkan sejumlah radiasi elektromagnetik ke kepala Anda.

2. Jangan Terlalu Sering Menggunakan Ponsel

Batasi waktu penggunaan hp, jangan terus-menerus berada dekat dengan kita. jika kita tidur matikan saja hp dan nyalakan telepon rumah kabel biasa, aksesoris online.

3. Ingat Waktu

Jangan menelepon terlalu lama dengan hape karena lebih baik memakai telepon rumah biasa yang memakai kabel yang bebas radiasi gelombang elektromagnetik.

4. Jangan Tidur Bersama Ponsel

Jauhkan handphone yang aktif dari tempat tidur kita jangan sampai kita tidur dekat dengan hp untuk menghindari paparan radiasi terus-menerus di tempat yang sama. Anda memang membutuhkan alarm pada ponsel untuk membantu Anda bangun pagi. Tetapi, jangan meletakkan ponsel di dekat posisi kepala Anda. Medan elektromagnetik bisa mengurangi produksi melatonin pada tubuh, dan penyapu radikal bebas yang dapat melindungi sel-sel tubuh Anda dari kerusakan DNA. Seperti Anda tahu, kerusakan DNA dapat meningkatkan risiko kanker dan penyakit lain.

5. Beli Ponsel yang Low Radiation

Beli hape yang memiliki RF Specific Absorption Rate atau SAR rendah di bawah 1,6 watt/kg agar radiasi yang dihasilkan tidak terlalu besar yang dapat mengganggu organ tubuh kita. aksesoris online.

6. Hindari Kontak Langsung dengan Tubuh

Hindari menaruh ponsel di tempat yang tetap di dekat tubuh kita dalam jangka waktu yang lama. Jika sering di kantong celana maka sering-sering dipindahkan ke saku atau media penyimpanan yang lain. Dalam suatu penelitian, ditemukan bahwa pria yang membawa ponselnya di dalam saku celana cenderung memiliki jumlah sperma yang 25 persen lebih rendah dibandingkan dengan kelompok pria lain yang tidak menyimpan ponselnya di saku celana. Bagian lain dari tubuh menyerap radiasi pada intensitas yang berbeda, dan jaringan testikular kemungkinan juga lebih mudah diserang.

7. Pelajari dulu Jenis Ponsel yang akan diBeli

Pelajari produk ponsel yang anda akan beli dan belilah yang mencamtumkan info keterangan label emisi radiasi lalu pilihlah yang aman bagi tubuh kita dan orang di sekitar kita. aksesoris online.

8. Menghindari Dekat dengan Orang yang sedang Menelpon

Jauhi teman atau orang yang berada di sekitar kita yang sedang bertelepon ria dalam jangka waktu lama agar kita tidak terkena imbas radiasi ponsel milik orang lain.

9. SMS-an saja

Bila hobi Anda SMS-an, ini saatnya Anda memaksimalkan hobi Anda. Mengirim teks membatasi durasi paparan radiasi, dan menjaga jarak ponsel dari kepala dan tubuh kita. Namun perhatikan juga, pria sebaiknya tidak SMS-an sambil memangku ponsel. Jumlah studi yang menemukan kerusakan vitalitas dan motilitas (sperma yang dapat bergerak sendiri secara spontan) sperma dilaporkan meningkat. Bisa jadi, hal ini pun tak akan baik pengaruhnya pada rahim.

10. Pilih offline mode

Saat ponsel tidak digunakan, biasakan untuk mematikannya. Atau, atur menjadi offline, standalone, atau flight mode, yang akan mematikan transmitter-nya namun masih memungkinkan Anda untuk menggunakan ponsel untuk main game atau mendengarkan musik. Pokoknya, membuka aplikasi lain kecuali menelepon dan browsing internet.

11.  Dari Kuping Kiri ke Kuping Kanan

Bila ada kondisi yang mengharuskan Anda menelepon, cobalah memindahkan ponsel dari telinga kiri ke telinga kanan berulang kali. Hal ini bisa membatasi paparan pada satu sisi kepala saja, yang sering dikaitkan dengan meningkatnya risiko tumor otak dan kanker kelenjar ludah pada telinga yang sering digunakan untuk mendengarkan ponsel.

12. Hindari Ruang Sempit

Saat berada di lift, kereta, atau mobil, sebaiknya tak usah sering-sering menelepon. Lagipula, menggunakan ponsel saat mengemudi juga akan membahayakan keselamatan Anda maupun pengguna jalan raya lainnya.

13. Perhatikan Sinyal

Jangan menggunakan ponsel ketika sinyalnya lemah, atau ketika Anda sedang berkendara di dalam mobil yang melaju sangat cepat (kereta api juga termasuk). Hal ini secara otomatis akan memicu kekuatan sinyal hingga maksimum, karena ponsel berusaha terhubung ke antena relay yang baru.

14. Kurangi bermain-main dengan Smartphone

Perangkat seperti BlackBerry atau iPhone menghasilkan emisi yang lebih tinggi daripada ponsel, karena mereka bergantung pada energi dari baterai untuk melakukan aktivitas e-mail, koneksi internet, dan men-display warna.

15. Jauhkan Ponsel Ketika Belum Tersambung

Setelah menekan tombol nomor ponsel teman Anda, jangan langsung mendekatkan ponsel ke telinga. Saat itu, ponsel itu sedang berusaha terkoneksi, dan sedang mengirimkan sinyalnya yang terkuat, tunggu beberapa saat sampai panggilan Anda terkoneksi ke jaringan operator, baru kemudian tempelkan telinga ke speaker. Sedikit banyak hal ini bisa mengurangi efek radiasi.

16.   Rentan Terhadap Anak-Anak
Anak-anak tentu memiliki ketahanan fisik yang lebih lemah ketimbang orang dewasa, termasuk dalam hal radiasi handphone. Untuk itu biasakan Anak Anda untuk tidak terlalu sering memanfaatkan handphone untuk aktifitas voice. Tapi Anak-anak perlu juga diberi pemahaman untuk pemanfaatan handphone di kala darurat.

17.  Jangan Gunakan Handphone di Elevator
Elevator (Lift) telah menjadi standar fasilitas di gedung-gedung bertingkat. Elevator pun kini sudah banyak yang dilengkapi penguat sinyal oleh para operator. Namun ada pendapat untuk menunda bertelepon di dalam ruang metal tertutup, dalam hal ini adalah elevator dan kendaraan box. Alasannya aktifitas handphone dapat memicu hukum Faraday sehingga bisa menjebak radiasi yang dipancarkan dan di khwatirkan akibatnya berbalik ke pengguna.

18.   Indikator Kekuatan Sinyal
Dikala ingin melakukan panggilan, sebaiknya perhatikan pula kondisi jaringan operator di layar handphone. Jika melakukan panggilan di saat sinyal lemah atau satu bar maka proses kerja handphone untuk terkoneksi ke jaringan operator bertambah berat. Ini juga membawa efek pada tingkat radiasi.

19.   Gunakan Handphone dengan SAR Rendah
Setiap handphone yang beredar memiliki tingkat SAR (specific absorption rate) yang berlainan. SAR diartikan sebagai ukuran tingkat penyerapan energi dari RF (radio frequency) yang dapat masuk ke dalam tubuh. Semakin rendah tingkat SAR maka kian bagus handphone yang dimaksud. Indikator SAR umumnya sudah disertakan dalam buku manual pengoperasian handphone.

20.   EMR Protection
Gunakan perangkat baik handphone ataupun lainnya dengan validasi EMR (Electric & Magnetic Radiation) protection. Salah satu yang mencuat saat ini seperti pemanfaatan bio energy dan Scalar Energy. Radiasi EMR dapat bersifat kumulatif pada tubuh Anda, wujud yang paling mudah dilihat yakni biological stress. Jadi sangat penting untuk menggunakan Pelindung Anti Radiasi.

21.   Mengkonsumsi Suplemen
Radiasi dari perangkat Microwave di base station dapat mengurangi tingkat anti oxidant di dalam tubuh. Hal ini bisa menjadi ancaman, sebab anti oxidant diperlukan tubuh untuk perlindungan dan membawa pengaruh pada indikator stress, infeksi dan penyakit-penyakit lain. Untuk itu Anda perlu mengkonsumsi suplemen yang mengandung elemen Melatonin, Zinc, Gingko Biloba dan Bilberry Extract. Keempat elemen tersebut bisa meningkatkan anti oxidant, melindungi sel otak dan kesehatan mata.  

Pengguna ponsel berat (beberapa jam / hari) ditemukan terkena kangker getah bening non-Hodgkin pada leher di area yang sering mengalami kontak ponsel. Beberapa menit paparan radiasi ponsel dapat mengubah 5% sel kangker aktif menjadi 95% sel kangker aktif, selama periode paparan dan beberapa saat setelah itu. Risiko terkena tumor yang amat langka, neuro-epithelia, yang berkembang di luar otak, meningkat dua kali lipat pada penggunaan ponsel di bandingkan non-pengguna.

Pada tahun 1998, tercatat tak kurang 8 tuntutan hukum berkenaan dengan timbulnya tumor otak akibat penggunaan ponsel.

 

Kerusakan Sistem Pertahanan Tubuh dan DNA
Beberapa studi menunjukkan bahwa radiasi ponsel telah menyebabkan kerusakan DNA dalam sel tubuh. Menurut penelitian di Inggris, radiasi dari frekuensi radio yang lemah serupa dengan dipancarkan ponsel – dapat melemahkan system pertahanan tubuh yang bertugas melawan infeksi dan penyakit.

 

Bayi Cacat
di USA Radiasi ponsel juga dikaitkan dengan bahaya terhadap ibu hamil dan janin yang dikandungnnya. Sebuah studi menunjukkan bahwa radiasi ponsel menyebabkan cacat pada emberio ayam.

 

 Peningkatan Tekanan Darah
Jerman. pada sebuah studi yang dilaporkan dalam media Lancet pada 1998, tekanan darah pada subyek yang diteliti meningkat 5-10Hg-peningkatan yang lebih dari cukup untuk memicu stroke atau serangan jantung pada orang-orang yang berisiko tinggi.
Ini kali pertama sebuah bukti yang sangat meyakinkan bahwa radiasi ponsel dapat mengubah fungsi sel dalam badan manusia.

 

Penyakit Alzheimer’s, Multiple Sclerosis & Parkinson’s
Swedia. Hanya dalam tempo dua menit terpapar pancaran gelombang ponsel, dapat melemahkan batas pengaman dalam darah, sehingga protein dan racun/toksin bocor dan kemudian masuk ke dalam otak. Inilah yang membuka jalan bagi berkembangnya berbagai penyakit seperti Penyakit Alzheimer’s, Multiple Sclerosis & Parkinson’s
Studi lain menunjukkan pengguna ponsel 30 menit/ hari terkena risiko pikun (memory loss) dua kali lipat disbanding pengguna ponsel kurang dari dua menit/hari.
USA Riset terhadap tikus menunjukkan paparan gelombang ponsel selama 45 menit menyebabkan
terhambatnya kemampuan belajar dan ingatan jangka pendek mereka.
Inggris. Riset yang disponsori pemerintah menunjukkan keterkaitan antara radiasi ponsel dengan kehilangan ingatan jangka pendek dan pikun sesaat.

 

Jantung dan Batu Ginjal
Eropa. Riset baru-baru ini menunjukkan radiasi ponsel dapat menyebabkan kebocoran hemoglobin – pembawa oksigen ke seluruh tubuh – dari sel darah merah, hal ini berakibat pada timbulnya sakit jantung dan batu ginjal.

 

Penurunan Gairah Sex, Rasa Terbakar dan Kelelahan
Ukroina. Riset pada binatang menunjukkan pengguna ponsel dapat menurunkan gairah sex secara drastis. Tikus yang terpapar radiasi ponsel menghasilkan jauh lebih sedikit hormone testoteron dalam darah dibandingkan tikus yang tak terpapar. Semakin tinggi tingkat radiasi semakin sedikit testosterone yang dihasilkan, sehingga menurunkan gairah seksual.
Skandinavia. Riset yang disponsori oleh industry ponsel, pemerintah Norwegia dan Swedia menegaskan adanya korelasi antara lama frekuensi/ seringnya penggunaan ponsel dengan munculnya gejala-gejala kelelahan/ fatique rasa terbakar, dan sakit kepala. Pengguna ponsel juga ada yang melaporkan telah mengalami kulit gatal-gatal, terbakar dan kejang-kejang.

 

 Racun Dari Tambalan Gigi
Riset pun menunjukkan bahwa radiasi ponsel dapat mengaktifkan mercuri dalam tambalan gigi sehingga menghasilkan sejenis gas beracun. Beberapa pakar percaya bahwa gas itu dapat menyerang otak dan system syaraf sehingga mengakibatkan kondisi seperti depresi, asthma, Alzheimer’s dan Multiple Sclerosis.

 

Sakit Kepala, Pusing-Pusing, Kehilangan Konsentrasi
Swedia. Riset yang disponsori industry ponsel terhadap 11.000 pengguna ponsel 4 – 5 kali sehari menghadapi risiko 3,6 x lebih besar terkena sakit kepala dari pada pengguna ponsel kurang dari dua kali sehari. Para pengguna juga menghadapi risiko 2,3 kali terkena pusing-pusing dan 5,4 kali terkena kehilangan konsentrasi dibanding non-pengguna. Orang-orang muda menghadapi risiko lebih besar, mereka yang berusia dibawah 30 tahun menghadapi risiko 3 – 4 kali lebih besar dibandingkan pengguna yang lebih tua.

 

BAHAYA RADIASI HP – HANDPHONE TERHADAP ORGAN TUBUH KITA

Di seluruh dunia saat ini telah terdapat 570 juta pemakai handphone dan dalam jangka waktu 5 tahun lagi jumlahnya akan terus meningkat hingga mencapai 1,4 bilion.
Suatu hal yang tetap masih menjadi perselisihan pendapat tentang pemakaian telephone selular adalah mengenai bahaya terdapatnya radiasi yang dicurigai dapat menimbulkan terjadinya tumor otak pada pemakainya. Isu kontroversi mengenai apakah gelombang radiasi yang dipancarkan antena hand-phone berhubung demikian dekatnya ke kepala sewaktu pemakainya berbicara hingga dapat mengganggu jaringan sel otak yang rawan terhadap paparan gelombang elektromagnetik.

Isu negatif ini menjadi sangat membimbangkan ketika awal Ogos tahun lalu seorang ahli saraf (neurologist) dari Maryland, AS mengajukan saman bernilai $ 800 juta kepada pembuat mobile-phone serta Persatuan Industri Telekomunikasi Selular ( CTIA – Cellular Telephone Industry Association ). Neurologist tersebut ialah Dr. Christopher Newman yang menderita penyakit tumor otak yang muncul kerana keaktifannya dalam menggunakan hand-phone. Namun sampai saat ini saman tersebut masih berhasil ditolak dengan alasan bahwa bukti dan kajian ilmiah yang mendukung risiko terjadinya kanker otak dinilai tidak cukup meyakinkan.

Gelombang elektromagnetik yang dipancarkan handphone adalah sejenis gelombang microwave yang termasuk jenis radiasi non-ionisasi dan levelnya tergolong rendah / low level radiation. Dari puluhan kajian ilmiah yang telah dilakukan sampai sekarang ini, belum terdapat bukti ilmiah hasil olahan kajian yang skala cakupan dan secara komprehensif dapat meyakinkan bahwa efek radiasi non-ionisasi pada pemakaian handphone berakibat serupa dengan efek pancaran radiasi gelombang elektromagnetik jenis ionisasi yang telah dinyatakan positif sebagai salah satu penyebab tumor otak atau pun kerusakan DNA pada sel jaringan tubuh manusia.

Walaupun demikian berhubung bagi pengguna yang kerap memakai handphone, para ahli mengingatkan pemakai mobile-phone agar tetap bijak dan berhati-hati. Para ahli organisasi kesehatan sedunia (WHO) sangat menganjurkan agar pemakaian hand-phone terutama di kalangan usia kanak-kanak dibatasi sedemikian rupa ataupun pemakaiannya dengan menggunakan “hands-free” guna untuk meminimalkan risiko yang mungkin terjadi, berhubung alasan rawannya sel otak dalam usia kanak-kanak yang sedang mengalami pertumbuhan.

WHO tengah mengadakan kajian menyeluruh mencakup 10 negara guna menyingkap kesan pemakaian mobile-phone terhadap risiko terjadinya kancer pada jaringan tubuh di daerah leher dan kepala.
Badan FCC Amerika telah menguji tingkat radiasi yg dipancarkan beberapa handphone. Kekuatan radiasi handphone yg akan diterima otak atau yg dinamakan SAR (Specific Absorption Rate) diukur dalam satuan watt/kg. FCC menetapkan bahwa semua handphone yg memancarkan radiasi diatas 1.6 watt/kg dilarang untuk diproduksi (dilarang masuk di amerika).

Sebenarnya semua handphone yg beredar masih bisa dikategorikan “aman” karena tingkat SAR-nya masih dibawah 1.6 watt/kg. Meskipun demikian ada beberapa org yg merasa agak pusing atau telinganya panas setelah menggunakan handphone-handphone yg dikategorikan “aman” tersebut. Jadi yg betul-betul aman (bukan sekedar aman saja) adalah yg tingkat radiasinya dibawah 1 watt/kg. Maka dari itu utk memisahkan yg “aman” dan yg “betul-betul aman”.

 Ada beberapa hasil penelitian (dari “ELECTRICAL SENSITIVITY”nya Prof. Dr.dr.anies, M.Kes,PKK ) yaitu sebagai berikut:

  • Penelitian di Finlandia, radiasi elektromagnetik telepon seluler selama 1 jam mempengaruhi produksi protein pada sel. Meskipun tdk harus membahayakan kesehatan, tetapi jika terjadi pd sel otak dpt berakibat fatal.
  • Laporan dari European Journal of Cancer Prevention Augst 02 menyatakan pengugnaan HP lebih rentan bagi timbulnya kanker orak daripada tdk pernah menggunakannya sama sekali
  • ICNIRP (International Comission on Non Ionizing Radiation Protection) dan FCC (Federal Communication Commision) menyatakan telepon seluler aman, meskipun wajib bagi produsen mencantumkan tingkat pajanan radiasi SAR (Spesific Absorption Rate) pada buku manualnya
  • Meskipun emisi telepon seluler sangat kecil, apabia berada di dekat kepala selama beberapa menit dpt menaikan suhu di sel-sel otak sekitar 0,1 derajat C.

 

Beberapa Penemuan di berbagai negara tentang Bahaya-bahaya penggunaan ponsel :

Memanaskan Otak dan Kulit

  • Di Inggris. Ponsel dapat membuat panas otak sehingga mengganggu fungsinya. Sebuah kajian yang telah diterbitkan di Inggris tahun lalu, mengungkapkan tingkat paparan (exposure) gelombang dari ponsel yang ditempelkan di dekat telinga atau bagian badan tertentu lebih besar daripada tingkat paparan dari stasiun ponsel terhadap seluruh badan.
  • Di Swedia. Sebuah studi menunjukkan peningkatan rasa/sensasi panas sebesar 48 kali terhadap telinga, muka dan kepala dari pengguna ponsel. Di Swedia juga dilaporkan pada tahun 2006 bahwa kita memiliki risiko 240 persen lebih besar terkena kanker otak berbahaya, tepatnya di bagian kepala yang berdekatan dengan telinga yang sering digunakan untuk bertelepon. Penggunaan ponsel meningkatkan risiko terkena tumor otak sebesar 2,5 kali. Anak-anak yang tulang tengkoraknya lebih tipis dan otaknya lebih kecil menghadapi risiko lebih besar.
    Australia. Tikus percobaan yang terkena radiasi ponsel selama 18 bulan, menghadapi tingkat risiko dua kali lipat terkena kanker.
  • Di Rusia. Ponsel dapat meningkatan suhu permukaan kulit sampai 4,7 oC yang dapat mengarah ke timbulnya kangker kulit. Di Inggris, ditemukan seorang pengguna ponsel yang meninggal karena tumbuhnya sel-sel kanker pada permukaan kulit yang sering bersentuhan dengan ponsel.
  • Di USA. Pengguna bersat ponsel mengalami penurunan hormone melatonin yang amat penting untuk mencegah berkembangnya sel-sel kangker.
    di Austria Perokok pengguna ponsel punya risiko lebih besar terkena kangker dibanding pengguna ponsel non perokok.

Beberapa peneliti memperingatkan bahwa dampak panas ponsel ini dapat menyebabkan paras pengguna bergaris-garis dan cekung yang menjadi awal terjadinya penuaan dini. Diduga panas menyebabkan sel-sel badan menurun kerjanya karena proses-proses dalam sel tak dapat berjalan secara efisien.

Ayo Kurangi Resiko Radiasi Ponsel HP Anda.

55 Komentar (+add yours?)

  1. a'Handayani Enr
    Jun 18, 2012 @ 13:58:00

    mksi info’a..
    tapi kalo s’andainya tu hp ttep aktif cma kita gnti profil’a jadi offline (ga bisa nelfon/sms), masih ada pancaran radiasi yang masuk ga??
    (butuh banget jawabannya)
    mksih🙂

    Balas

    • norma07dp
      Jun 18, 2012 @ 14:39:55

      iya sama2…

      Gak ada, karena ketika HP sedang offline otomatis gelombang radioaktif jadi non-aktif.
      Selama HP masih hidup maka radiasi akan selalu terjadi, radiasi timbul dari gelombang elektromagnetik, sumbernya dari baterai.
      Radiasi akan timbul ketika kita dapat sinyal dari operator yang kita pakai dengan kartu SIM yang menjadi mediatornya, dan radiasi ini akan semakin kuat ketika kita sedang sms’an, telfonan, atau sedang internetan.

      Balas

  2. maya
    Okt 04, 2012 @ 10:10:20

    hmmm bgitu yah..??? trnyata HP lbih bnyak dampak buruk.y..???

    Balas

  3. kim jong
    Des 05, 2012 @ 20:31:27

    kalo HP Blackberry kan ada pengaturan operator kan ada matikan koneksi trus di sinyal tulisannya OFF itu masih muncul radiasi apa nggak

    Balas

    • norma07dp
      Feb 28, 2013 @ 21:55:19

      sinyal hnya dbawa oleh gelombang elektromagnetik..
      jika sinyal itu gak ada trs gak bisa melakukan apa2 sprti sms, nelpon,internetan sama sekali
      maka radiasi pun otomatis tidak akan ada..

      Balas

  4. agus
    Feb 10, 2013 @ 11:46:02

    kak norma aku juga mau tanya nih…
    kalo kartu simnya di lepas dari hpnya efek radiasinya masih ada ga iya ???
    mohon jawabannya.

    Balas

    • norma07dp
      Mar 01, 2013 @ 20:01:04

      udah gak ada…
      knp..?? krn gelombang elektromagnetikx udah trputus jika kartu simx tdk trpasang…
      otomatis jaringan / sinyalx gk ada kn…
      radiasi hnya trjd ketika trhubung dngn sinyal yg dipancarkn dr krtu sim trsebut..

      Balas

  5. atin
    Mar 08, 2013 @ 11:19:59

    kak,kalo kita sedang telfonan sambil charger,dampak seperti apa?

    Balas

    • norma07dp
      Mar 09, 2013 @ 17:51:36

      Jangan sekali-kali menggunakan telepon cellular saat terhubung ke saluran listrik!
      telepon Anda bisa Meledak,
      ketika meledak Anda bisa bisa terlempar ataupun terbakar…

      Balas

  6. luluk muthoharoh
    Des 02, 2013 @ 10:53:59

    gunakan handphone secara bijak, jangan samapai merugikan kita

    Balas

    • norma07dp
      Des 06, 2013 @ 00:56:04

      Yah, betul… manfaatkan dgn fungsi sebaik-baikx dan dipergunakan sebagai kebutuhan yg mendesak, bukan karena pengen memiliki suatu barang elektronik yg mewah untuk memuaskan diri anda.

      Balas

  7. BUDI TUMANGGER
    Des 08, 2013 @ 23:07:13

    trimaksih penjelasnnya mbak, tapi kami membutuhkan info yg mendetail terhadap dampak negaTif dalam penggunaan HP. mbak saya merasa ada cairan dekat telinga apakah hal itu sudah dampak negatif dri penggunaan HP?

    Balas

    • norma07dp
      Des 15, 2013 @ 17:20:10

      iya sama-sama…
      ditunggu aja yah selanjutnya info yg lbh lengkapnya, karna lebh banyak butuh referensi yg akurat dan terpercaya. jgn smp memberikan informasi yg salah…
      thanks ya udah berkunjung ke sini….^_^

      Balas

      • Dwi Apriyandi
        Des 16, 2013 @ 20:21:59

        mbk norma07dp mau tanya kalau pas tidur di saping kepala ada speaker aktif yang bunyi itu gmna mbk ada dampak negatifnya enggak? terimakasih

      • norma07dp
        Des 16, 2013 @ 23:37:20

        Speaker punya radiasi ato sinyal gelombang elektromagnetik-nya, gak? Gak ada kan? itu gk brpengaruh ke otak.
        nmun jika dilihat dari sisi negatifnya ada sih, so pasti jka suara speakernya itu sangat keras, tentu akan brdampak pada gangguan pendengaran smp bs memecahkan selaput gendang telinga.

  8. kosmas
    Feb 07, 2014 @ 19:49:47

    wah very nice inpoh ni..
    Misalny kalo tidur dgn hp idup diranjang tp pake mode pesawat ada radiasi’a ga??

    soalny dipake buat alarm…. :v

    Balas

    • norma07dp
      Feb 26, 2014 @ 15:34:21

      maksih udah brkunjung ke sini yah..
      radiasinya gk ada, itu sm aja klo dlm keadaan off air.. sebaikx klo tidur itu hp di jauhkn dari kepala, biasanya org2 menaruh hp di bawah bantalkn?

      Balas

  9. maichifa ayuning tyas
    Apr 10, 2014 @ 11:23:47

    kalau waktu tidur handphone saya taruh dibwah bantal dalam keadaan handphone saya matikan. itu juga ada radiasinya?.dijawab ya terimakasih

    Balas

  10. denny lukito
    Jun 25, 2014 @ 14:19:27

    Kalo kartu sim aktif tetapi data selulernya tidak diaktifkan(tidak bisa internet) apakah ada radiasinya?

    Balas

  11. Noura titik
    Agu 02, 2014 @ 01:49:39

    Terima kasih banyak atas info Nya mbak Norma
    Sangat bermanfaat

    Balas

  12. nana
    Agu 13, 2014 @ 13:27:42

    bak mau nanya…. kalo orang hamil sering menggunakan hp apa ada dampak negatif nya gk buat cabang bayi nya kelak….?? mohon di beri keterangan nya nyak bak

    Balas

    • norma07dp
      Agu 14, 2014 @ 17:15:30

      maaf yah mbak telat ngeblsx…
      iya, paparan radiasi dari ponsel selama kehamilan akan menghambat pertumbuhan, mempengaruhi perkembangan otak si anak, kecemasan dalam beraktivitas, dan miskin memori. Ini disebabkan terjadinya gangguan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) di tubuh manusia. ADHD adalah gangguan perkembangan yang ditandai dengan kurangnya perhatian, hiperaktif dan impulsif. Maka jauhkan lah ponsel anda dari perut anda yang sedang hamil.

      trima kasih yah, udah brkunjung ke sni..^_^

      Balas

  13. joelia
    Agu 16, 2014 @ 03:33:16

    mbak, kalau misalnya gak ada kartu simnya gak ada, tapi tetap browsing internet, masih ada radiasinya gak?

    Balas

    • norma07dp
      Agu 16, 2014 @ 06:49:25

      Iya Mbak tetap masih ada, meskipun tanpa penggunaan kartu sim, pasti anda mengantikannya dgn yang lain misalnya layanan wifi, tentu akan tetap sama. Radiasi jelas ada, di sekitar kita gelombang elektromagnetik yang terus mengalir di udara. BTS memiliki medan elektromagnetk disekitarnya yang dapat berakibat penurunan trhadap kekebalan tubuh kita. Efeknya merubah DNA dan perubahan radikal dalam tubuh akibat frekuensi radio. Jika di dalam tubuh terdapat radikal bebas, hal tersebut dapat memicu karsinogen atau senyawa yang dapat menimbulkan kanker.

      trima kasih yah udah share di sini..^_^

      Balas

  14. Suryati Komala Astuti
    Agu 22, 2014 @ 12:33:32

    Solusinya apa mbak?, krn kan kita tdk bs menghindar dari semua itu, hp, peralatan yg berhubungan dg listrik itu juga radiasi, mereka itu jg yg kami perlukan…ada solusi ga mbak?

    Balas

    • norma07dp
      Agu 27, 2014 @ 11:45:11

      Semua itu memang kebutuhan hidup, bukan di hindari tapi dapat di batasi penggunaannya..
      misalkan hp gk usah digunakan jika memang tidak perlu, hindarkan dri diri kita sejauh mungkin..

      Balas

  15. arya ghonic
    Des 07, 2014 @ 19:43:39

    Kak jika kita maen game online tw browsing tinggian mana radiasi dri pada nlpon??

    Balas

    • norma07dp
      Des 07, 2014 @ 22:42:23

      Radiasi akan lebih tinggi ketika kita sedang nelpon. Ketika kita menggunakan telepon seluler, 70-80 persen energi radiasi yang dipancarkan dari sinyal telepon itu langsung diserap kepala. Ketika menelepon/ditelepon, telepon seluler memancarkan gelombang elektromagnet agar dapat berkomunikasi dengan pemancar operator terdekat. Dalam jumlah yang berlebihan, maka radiasi ini cukup berbahaya. telepon seluler akan meningkatkan daya luncur gelombang elektromagnetnya secara otomatis, sehingga intensitas radiasi bertambah kuat. Di saat kita menempelkan ke telinga, maka radiasi yang dialami di bagian kepala akan bertambah.

      Balas

  16. Salsabillah shafa zhafirah
    Des 15, 2014 @ 21:46:59

    Berapa jarak dari tempat tidur kita ? Apa laptop juga mempengaruhi ?
    Kasih jawabannya ya ? Soalnya akhir akhir ini saya sering sakit kepala

    Balas

    • norma07dp
      Des 21, 2014 @ 15:22:55

      Sebaiknya sejauh mungkin mbak, jangan membiasakan menyimpan hp di bawah bantal jika kita sedang tidur. Klo masalah laptop juga bisa berpengaruhi terhadap paparan radiasi apabila kita menghubungkan/terkoneksi dengan internet. duduk dan menatap layar komputer juga bisa memyebabkan rasa mata perih dan sakit kepala akibat tegangnya otot leher.

      Balas

  17. Trackback: Efek Samping Penggunaan HP Terhadap Kesehatan | Sebutir Ilmu
  18. Laila Rambe
    Apr 06, 2015 @ 21:56:46

    Mbak saya mau nanya ni,
    Kan saya itu sering meletakkan hp di smping saya ketika saya tidur, trus saya juga sering ngannongin hp di kantong baju saya, dan terkadang saya merasa lelah bangat gitu mbak, walaupun saya gk krja apa-apa, dan ketika mlm kpla saya selalu pusing dan terkadang saya juga kehilangan konsentrasi , trus kadang pikiran saya itu kosong gitu mbak, apakah itu dampak dari penggunaan hp??? Dan kalau iya cara mengatasinya gimna ya mbak, tolong penjelasannya ya mbak

    Balas

    • norma07dp
      Apr 26, 2015 @ 22:02:32

      Tentu banyak sekali efek yg ditimbulkan akibat penggunaan ponsel setiap harinya. Akan melemahkan sistem pertahanan tubuh, paparan radiasi ponsel menghambat kemampuan berpikir, melemahnya ingatan, lalu kelelahan terjadi akibat penurunan sistem daya tahan tubuh.
      Untuk lebih menghindarinya, hindari penggunaan ponsel terlalu lama jika tdk dibutuhkan, Batasi penggunaan ketika melakukan waktu bicara, hindari menyimpan di sekitar kepala apalagi dsimpan di bawa bantal, lebih baik jarak radius semakin jauh akan semakin bagus, meski tetap ada gelombang yg terus mengalir di sekitar kita.

      Balas

  19. Ponsel Paling Aneh
    Apr 22, 2015 @ 10:47:08

    Mengerikan juga ya efek radiasi ponsel😦
    hampir setiap hari hidup tidak jauh dari ponsel
    semoga tidak terkena radiasi seperti itu
    makasih infonya, mbak.
    Salam kenal ya

    Balas

  20. Byan Bastian
    Apr 29, 2015 @ 09:34:18

    untung saya tidurnya sebelahan sama guling bukan sama ponsel =D.
    Setelah tau dampaknya ogah ah keseringan mainan HP ,telponan sana sini tanpa sadar dampaknya seperti apa, semoga postingan ini up terus biar banyak yang tau dan banyak yang sadar bahwa sebenarnya penggunaan ponsel itu hanya seperlunya saja.

    Balas

    • norma07dp
      Mei 03, 2015 @ 14:46:51

      Terima kasih sudah berbagi di sini, semoga bermanfaat!
      Dan semakin banyak yang sadar akan bahaya dan dampak negatifnya…
      Silahkan di share ke teman-teman, keluarga atau kerabat Anda.

      Balas

  21. Sujamak
    Mei 01, 2015 @ 14:21:34

    Thanks for your informations. makasih mbak. Apa2 pun kita perlu ingat kepada Allah, setiap kesulitan pasti ada jalan keluar. Makasih sekali lagi mbak.

    Balas

  22. ahmad
    Mei 11, 2015 @ 05:27:23

    mbak mau tanya, kalau hpnya berbentuk jam tangan gimana? kalau udah mode ofline gimana? thanks

    Balas

    • norma07dp
      Mei 12, 2015 @ 10:16:05

      Sama aja yah, mau berbentuk apapun, klo tetap terhubung dengan sinyal gelombang elektromagnetik, tetap mengalirkan dampak buruk bagi kesehatan.
      Mode offline, atau mati total tidak menimbulkan efek pancaran radiasi gelombang elektromagnetik yg langsung ke tubuh kita. Akan tetapi emang di lingkungan sekitar kita tetap berada dalam radius terhadap radiasi pancaran gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh stasiun2 jaringan, namun masih dlm skala kecil dan masih tergolong radiasi non-ionisasi level rendah.

      Balas

  23. Febina
    Jun 28, 2015 @ 01:25:36

    Mbak saya mau tanya, saya orang yang terlalu sering menggunakan hp terlebih buat menelpon, tapi kalau menelpon saya selalu memakai headset, apakah itu juga berbahaya? Apa juga dapat menimbulkan efek yang besar bagi tubuh? Terima kasih ya mbak.

    Balas

    • norma07dp
      Jul 07, 2015 @ 13:07:35

      Efek radiasi dari gelombang elektromagnetik itu sebenarx gak bisa dihindari dan jauh-jauh dari tubuh kita. Kan kita tetap terpaparkan gelombang yg ada disekitar kita, tapi masih dalam skala kecil. Akan tetap benda-benda yg terpapar langsung oleh sinyal sprti hp itu kan bisa langsung mengenai tubuh kita. Nah dgn menelpon menggunakan headset itu jauh lebih baik, minimal kita dpt mengurangi paparan radiasi langsung ke kepala lalu ke otak langsung. Cara itupun lebih baik dilakukan.

      Balas

  24. magnetite orgonite
    Agu 11, 2015 @ 14:25:36

    Bawalah orgonite kemanapun anda pergi. karena anda tidak tahu dimana akan terpapar radiasi elektromaknetik. Paparan radiasi elektromaknetik tertinggi ada di BTS selular dan perangkat wifi. Saat ini perangkat wifi itu ada disetiap sudut gedung, ada di setiap sudut kota, bahkan sudah merambah ke tepi pantai dan puncak gunung yang sepi.
    Informasi lebih detil tentang orgonite dapat di googling.
    Tata cara membuat orgonite dapat dipelajari di http://www.baligifter.org

    Balas

  25. Qhe Falkhi
    Agu 25, 2015 @ 23:02:54

    Semua yang berlebihan pasti dampaknya negatif, hehehe. Info yang menarik..

    Balas

  26. UC
    Nov 19, 2015 @ 14:31:51

    Kan saya itu sering meletakkan hp di smping saya ketika saya tidur, trus saya juga sering ngannongin hp di kantong baju saya, dan terkadang saya merasa lelah bangat gitu mbak

    Balas

  27. MetaPS (@metapuspitaS)
    Nov 28, 2015 @ 05:43:27

    kak kalo misalnya tidur dekat hp,tapi hp itu low bgt sampe mati apa menimbulkan radiasi?

    Balas

    • norma07dp
      Des 09, 2015 @ 12:39:14

      tidak ada ada radiasi lagi mbak karena udah nonaktif, gelombang elektomagnetik akan ada ketika tersambung dengan jaringan/sinyal secara langsung.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: