Virus Komputer

Mengenal Virus Komputer

Seperti kata pepatah, semakin tinggi pohon semakin kencang pula angin menerpanya. Begitu pula dengan nasib pengguna komputer bersistem operasi windows saat ini, karena jumlahnya sangat banyak, maka muncul juga orang pintar usil, dan kurang kerjaan yang menghabiskan waktunya hanya untuk membuat program pengganggu bernama Malware (virus, worm, spyware dll). Tugas utama program tersebut adalah mengganggu kinerja komputer yang sedang digunakan.
pada dasarnya, programmer-programmer lokal kurang kerjaan inilah yang menyebabkan munculnya banyak virus di Indonesia. Kepandaian yang dimiliki namun tidak diiringi dengan pembawaan diri, etika dan moral yang baik, akhirnya hanya menimbulkan kesusahan dan kerugian waktu maupun uang bagi negara ini.

Mengenal Virus

Jika Anda pengguna komputer dengan sistem operasi windows, tentu pernah merasakan bagaimana repotnya bekerja di komputer yang terkena virus. komputer rasanya lambat, sehigga bekerja pun jadi kurang nyaman. Bagi pengguna aktif di depan komputer tidak rela jika program program komputernya hanya akan memperberat kinerja memory saja yang menyebabkan performa komputer menjadi lambat. Oleh karena itu, mereka menambahkan penderitaan pengguna komputer dengan cara menyembunyikan file (terutama file dokumen) dan menggantikannya dengan file virus tersebut, sehingga penguna komputer (terutama yang awam) merasa bingung, karena file dokumennya hilang.
Belum lagi jika sedang mengerjakan sesuatu di komputer, tiba-tiba komputer me-restart dengan sendirinya, sampai file-file yang sedang dikerjakan secara otomatis menjadi hilang. Hal ini tentu akan membuat pengguna komputer menjadi stress berat apalagi jika pekerjaan yang mereka kerjakan sedang dikejar target. jadi, sebenarnya apakah virus komputer itu? Berikut ini akan dibahas mengenai virus komputer supaya Anda mengetahuinya.
Virus komputer adalah sebuah program komputer yang bisa menyalin dirinya sendiri dan menginfeksi komputer tanpa sepengetahuan penggguna komputer tersebut, atau dengan kata lain virus komputer adalah program ilegal yang masuk dan merusak sistem operasi atau aplikasi di komputer Anda. (Ingat! Bahwa virus hanya merusak sistem operasi atau aplikasi komputer yang digolongkan sebagai perangkat lunak, artnya virus komputer tidak merusak hardware komputer Anda).
Beberapa virus lebih tinggi tingkatannya tidak hanya bisa menyalin/mereplikasi dirinya sendiri, namun juga memodifikasi hasil replikasinya tersebut, sehingga semakin sulit ditanggulangi. Virus seperti ini disebut Metamorphic virus, atau virus yang berubah wujud.

Cara Penyebaran Virus Komputer

Pernahkan Anda terserang flu? Tentu saja pernah, bukan? Influenza merupakan contoh penyakit yang disebabkan oleh virus organik dan menyerang manusia
Virus penyebab influenza digolongkan sebagai virus jenis RNA dari keluarga Orthomyxoviridae. Virus tersebut bisa menyerang melalui medium udara, kemudian masuk ke tubuh dan membuat kondisi Anda menjadi demam, tenggorokan lalu badan menjadi sakit, kepala pening, dan batuk.
Begitu pula dengan virus komputer. Virus-virus tersebut hanya bisa menyebar jika ada media yang memungkinkan untuk virus tersebut berpindah ke komputer yang akan diinfeksinya. Virus komputer hanya menyebar jika apikasi virus tersebut bisa berpindah tempat atau bisa dieksekusi di komputer.
Jadi jangan terlalu khawatir dengan virus komputer. Anda juga tidak perlu takut yang berlebihan apalagi sampai timbul dalam pemikiran Anda akan menyimpan komputer di bunker bawah tanah yang tertutup atau ruangan terpencil agar tidak terkena virus komputer.
Media-media yang lazim digunakan untuk meneyebarkan virus komputer.
1. Jaringan komputer lokal.
2. Internet.
3. Disket floppy.
4. Keping CD atau DVD.
5. USB Flash disk,SDCard, MMC, atau media penyimpanan lainnya.

Virus, Worm, Trojan Horse

Selain virus, adapun software merugikan sebangsa virus yang terkenal dengan istilah nama worm dan kuda troya (trojan horse). Worm adalah aplikasi komputer seperti virus yang dapat disebarkan tanpa harus ada program induk aslinya, sedangkan kuda troya adalah file yang terlihat seperti tidak berbahaya namun menjadi berbahaya ketika dieksekusi. Berbeda dengan virus, kuda troya tidak memasukkan kode mereka ke file-file komputer lain. Namun, kadang sebuah virus juga bisa merangkap sebagai kuda troya dan worm, sehingga pembagian ini menjadi tidak jelas lagi.
Menyebarnya penggunaan jaringan komputer dan maraknya penggunaan jaringan komputer lokal (LAN) di kantor maupun rumah menyebabkan semakin semaraknya dunia viru di Indonesia. Kini virus menyebar menggunakan berbagai layanan jaringan seperti www, e-mail, dan sistem sharing file.
Cara kerja virus komputer yang dapat merusak komputer (beserta pemakaiannya) dapat terjadi dengan berbagai variasi, diantara:
1. Merusak program aplikasi terentu.
2. Menghapus file dan menghilangkannya dari komputer.
3. Memformat Harddisk.
4. Menyalin file virus ke seluruh folder, kadang dengan membuat ikon menyerupai folder, namun dengan ekstensi.exe . Ekstensi ini tidak terlihat di komputer Anda dalam kondisi standar.
5. Menampilkan pesan dalam bentuk teks, video, ataupun audio. Pesan ini bervariasi temannya, mulai dari sekedar ungkapan tidak bermutu tentang percintaan anak muda, persaingan antar para pembuat virus yang menyusahkan banyak orang, hingga pesan moral yang berisi sok kepedulian.
6. Menyedot pengalokasian memori komputer, sehingga performa komputer melambat dan terkadang bisa hang/crash atau bahkan kehilangan data.
7. Mematikan fungsi Task Manager dan Registry Editor.

Langkah Preventif Pencegahan Virus

Tidak ada langkah-langkah yang 100% efektif bisa mencegah sebuah komputer terserang virus. Penulis hanya menyarankan Anda untuk mem-backup data secara teratur (walau komputer telah terinfeksi virus). Hal ini sebagai langkah antisipasif apabila Anda mengalami kegagalan pada saat melakukan pembersihan virus, karena jika kegagalan itu terjadi, data Anda bisa menjadi ikut terhapus/hilang. Anda juga disarankan memiliki boot disk yang bisa digunakan untuk booting di saat darurat, dimana sistem operasi di komputer Anda mogok bekerja ketika dinyalakan. Kemudian lakukan langkah-langkah berikut.
1. Instalkanlah antivirus di komputer Anda.
2. Pastikan Anda memiliki virus definition terkini.
3. Apabila antivirus menemukan virus pada sebuah file, jangan langsung menghapus file tersebut, karena mungkin saja file tersebut adalah file sistem yang memungkinkan sistem operasi tidak bisa digunakan akibat hilangnya file tersebut. Anda bisa mengkarantina terlebih dahulu. File-file yang dikarantina bisa di-restore kemudian.

Sejarah Virus

Perkembangan virus tidak lepas dari perkembangan komputer di dunia. Program pertama di dunia yang dianggap sebagai virus adalah program bernama “Elk Cloner”. Program ini merupakan virus komputer pertama yang banyak menginfeksi orang.
Program “Elk Cloner” dibuat pada tahun 1982 oleh programmer bernama Richard Skrenta. Virus ini menyerang komputer dengan sistem operasi Apple DOS 3.3 dan disebarkan menggunakan media floppy disk.
Program “Elk Cloner” merupakan virus yang diikutkan bersama dengan game. Ketika disk yang berisi program game dan virus tersebut digunakan ke-50 kali, virus Elk Cloner akan mulai aktif dan menampilkan teks dengan layar yang kosong.
It wiil get on all your disks.
It will infiltrate your chips.
Yes it’s Cloner!
It will stick to you like glue.
It will modify RAM too.
Send in the Cloner!
Adapaun virus komputer pertama untuk komputer PC yang dikenal adalah @Brain yang dbuat oleh dua bersaudara berkebangsaan Pakistan bernama Basit dan Amjaad Farooq Alvi di kota Lahore, Pakistan.
Sebelum menjamurnya jaringan komputer, virus kebanyakan menyebar melalui media removable terutama disket, karena disket saat itu merupakan satu-satunya media pertukaran data di awal-awal berkembangnya PC.
Sebagian virus menginfeksi program yang disimpan dalam disket, sementara virus lainnya menginstalkan diri mereka pada boot sector dari disket. Dengan demikian, virus akan tereksekusi seandainya pengguna komputer membooting komputer dari disket.
Sejak pertengahan 1990-an, virus makro mulai bermunculan. Nama makro berasal dari bahasa yang digunakan untuk membuat virus, yaitu bahasa Macro yang merupakan fasilitas dari aplikasi Microsoft Office, seperti word dan excel. Virus ini menyebar di komputer yang menggunakan aplikasi Microsoft Office.
Karena program Microsoft Office juga ada di Mac OS, maka virus-virus makro turut tersebar pula di komputer dengan sistem operasi Mac OS.
Virus juga bisa mengirimkan link sebuah alamat URL web tertentu ke daftar kontak yang terdapat di komputer yang sedang terinfeksi, alamat URL tersebut sebenarnya virus yang di hosting pada server di internet. Apabila pihak yang dikirim merasa mengenal pihak pengirim, maka tentu saja pihak yang dikirim akan mengklik dengan yakin tanpa mengetahui sedikit pun bahwa jika link tersebut ditekan akan menyebabkan komputer juga terinfeksi virus.
Virus-virus varian baru juga bisa menyerang melalui web. Teknik ini sudah terkenal sejak tahun 2005. Salah satu teknik yang dipakai virus dan menyebar melalui web adalah XSS (cross-site scripting).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: